Kisah Cinta Si Gadis Dingin

Kisah Cinta Si Gadis Dingin
(48) Nico Suka Sama Angelica!!!


__ADS_3

(48) Nico Suka Sama Angelica!!!.


Happy Reading


.


.



Angelica yang merasa percuma untuk memberi tahu Nico akan perjodohannya dan sebenarnya Angelica memendam rasa kepada Nico saat mereka pertama kali bertemu, ia tidak bisa untuk memberi tahu ke Nico akan perasaan sukanya pada Nico.


"Aku harus bagaimana untuk bisa membatalkan perjodohan ini? dan aku sama sekali tidak mau untuk dijodohkan karena aku sedang menyukai seseorang dari saat aku bertemu dengannya dan bodohnya, aku suka sama Nico, aku sama sekali tidak tahu untuk menghapus perasaan suka ini terhadap dirinya, aku bimbang, antara aku harus menerima perjodohan atau menolak perjodohan tetapi aku masih menyukai Nico dalam diam?!!." Batin Angelica yang bimbang untuk membuat keputusan antara menerima perjodohan tetapi dia harus berusaha untuk menghapus perasaan suka pada Nico atau menolak perjodohan tetapi dia masih menyimpan rasa pada Nico.


Nico yang merasa aneh terhadap Angelica, ia merasa seperti Angelica sedang menyembunyikan sesuatu terhadap dirinya, ia langsung menanyakan kepada Angelica yang sedang menyembunyikan sesuatu terhadapnya.


"Angelica." panggil Nico.


"Ada apa, Nico?." sahutnya.


"Tidak apa, Angelica, gua boleh nanya sama lu?!!."


"Boleh, mau nanya apa?."


"Lu ngerahasiain apa sama gua? kenapa gua ngerasa lu sedang merahasiakan sesuatu sama gua?!." tanya Nico.


"Tidak apa, kalau begitu, aku pulang dulu dan tenang saja, aku akan mampir lagi ke sini, Nico." jawab Angelica yang sekaligus ingin pulang ke rumahnya.


"Jawab pertanyaan gua, Angelica!!."


"Untuk apa aku harus menjawab pertanyaanmu, Nico? kita itu bukan lagi menjalani hubungan pacaran, jadi untuk apa kamu menanyakan hal itu kepadaku?." tanya Angelica.


"Karena gua suka sama lu, Angelica. Walaupun di dalam diri gua masih ada rasa penyesalan yang sudah menculik dan menyekap lu sama Fadri, ya, emang gua tidak pantas untuk menjadi cowok lu tetapi setidaknya lu masih menganggap gua sebagai teman ataupun sahabat cowok lu." jawab Nico yang juga menyimpan perasaan kepada Angelica selama 1 minggu belakangan ini.


"Hah? k-kamu s-suka sama aku?!!." ucap Angelica yang tidak percaya kalau Nico menyukai dirinya.

__ADS_1


"I-iya." sambung Nico atas ucapan Angelica yang tidak percaya akan pengakuan dirinya yang suka sama Angelica.


"Hah?!."


"Kenapa? lu masih tidak percaya kalau gua suka sama lu?."


"Masih tidak percaya aja kalau kamu suka sama aku, kan tadi awalnya kamu suka sama Tisana, kenapa kamu bisa suka sama aku?!!."


"Gua udah bilang ke lu kalau setiap manusia itu bisa berubah dari sikap, perasaan, hati, sifat dan kedewasaan manusia tersebut, gua sebagai manusia, gua bisa berubah dari cara gua memandang dunia ataupun hal yang lainnya seperti masalah hati, yang awalnya gua suka sama Tisana dan berakhir gua bisa suka sama lu, Angelica."


Angelica yang merasa senang kalau cowok yang dia suka, menyukai balik dirinya dan dia merasa, dia adalah perempuan yang beruntung bisa disukain sama cowok yang ia suka.


"Ahhh! sial!, hari ini aku bahagia banget karena bisa disukain balik sama cowok yang aku suka, sumpah! hati aku meleleh banget saat Nico bilang suka sama aku, ahh!." Batin Angelica yang sangat bahagia bisa disukain balik oleh Nico.


.



.



.


"Kenapa Tisana tidak mati? padahal gua udah buat dia kehabisan oksigen dan seharusnya ia udah mati dari semalam tetapi kenapa dia sadar?, ah! sial! padahal gua mengharapkan dia mati dan dendam gua terbalaskan dengan mudah dengan adanya dia mati."


Tio senang karena Tisana kembali sadar dan Tisana yang sudah kembali sadar.


"Hmm." ucap Tisana yang perlahan-lahan membuka matanya.


"Tisana, kamu sudah sadar?!!." ucap Tio.


"Aku di mana?." tanya Tisana.


"Kamu ada di rumah sakit, Tisana." jawab Tio.

__ADS_1


Tisana melihat sekelilingnya untuk memastikan dirinya benar ada di rumah sakit dan dirinya bertanya kepada Tio.


"Tio, apa yang sebenarnya terjadi padaku?." tanya Tisana.


"Yang sebenarnya terjadi kepada kamu, Sana, kamu kecelakaan dan aku bawa kamu ke rumah sakit, aku tidak tahu saat kamu dibawa ke rumah sakit dalam keadaan kritis, jadi saat pertama datang, kamu langsung dibawa ke ruangan ICU, hampir satu hari keadaan kamu kritis dan saat sore harinya, kamu dikabarkan sudah tidak dalam keadaan kritis, walaupun keadaan kamu sudah tidak kritis, Tisana, akan tetapi kamu belum menyadarkan diri selama sehari sejak kecelakaan itu." jawab Tio.


"Oh begitu dan sekarang papa, mama, Tiana dan bang Fauzal di mana?." tanya Tisana tentang keadaan keluarganya.


"Mereka ada di rumah sakit untuk menunggu kamu sadar walaupun ada di keluarga kamu yang mencelakai kamu." jawab Tio.


"Siapa?."


"Siapa lagi kalau bukan abang kamu? cuman dia doang yang membenci kamu, Sana."


"Oh." ucap Tisana dengan ekspresi wajah yang datar dan dinginnya.


Tio yang merasa heran terhadap sikap Tisana yang tidak membenci abangnya yang sudah memperlakukan dirinya dengan kekerasan sampai bahkan abangnya tersebut ingin membuat Tisana meninggal dengan cepat agar balas dendamnya terbalaskan.


"Tisana, kamu tidak membenci bang Fauzal sedikitpun, bang Fauzal sudah memperlakukan kamu dengan kekerasan sampai bahkan ia membuat kamu trauma dan tadi malam, bang Fauzal mencelakai kamu supaya kamu cepat meninggal dan yang aku herankan kenapa kamu tidak membenci bang Fauzal?!!."


"Tidak ada guna, aku membenci siapapun termasuk bang Fauzal karena menurut aku itu tidak bermanfaat dan tidak ada gunanya aku membenci orang."


"Kamu itu terlalu baik, Sana, aku ingatin, manusia tidak akan menyerah sampai lawannya kalah, apalagi kalau manusia itu adalah manusia egois dan manusia yang tidak punya hati alias mereka punya hati tetapi hatinya itu membuat orang sakit hati terhadap ucapan mereka dan akupun sebagai manusia, aku memang egois dan aku tidak selamanya menjadi orang baik, terkadang aku bisa jahat sama orang dan terkadang lagi aku bisa baik sama orang alias aku tergantung cara mereka memandang aku dan memperlakukan aku sebagai seorang manusia."


.



.


Bersambung~


...


Jangan lupa untuk like, favorit, gift dan votenya karena dukungan kalian membuat aku semangat updatenya.

__ADS_1


Terima kasih yang sudah mampir dan dukung Author.


__ADS_2