Kisah Cinta Si Gadis Dingin

Kisah Cinta Si Gadis Dingin
(56) Angelica Terkejut Bahwa Fadri Orang Yang Dijodohkan Oleh Orang Tuanya


__ADS_3

(56) Angelica Terkejut Bahwa Fadri Orang Yang Dijodohkan Oleh Orang Tuanya.


...Welcome My Story Kisah Cinta Si Gadis Dingin....


...Happy Reading~...


.


.


.


"Baik, pak Baric." ucap Farel.


Baric mematikan teleponnya, Farel yang sebenarnya tidak terima kalau anak satu-satunya ia jodohkan tetapi ia menjodohkan anaknya tersebut untuk bisa membayar utangnya ke Baric, bokapnya Angelica.


"Sial, gara-gara gua punya utang ke Baric, gua harus terpaksa jodohin anak gua!!."


"Makanya, sayang, kamu jangan ngutang sama orang, apalagi teman sendiri dan akhirnya yang kena malah anak kita sendiri, dalam agama juga sudah tertulis bahkan banyak hadist bahas tentang utang dan aku ambil salah satu hadist aja "Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih punya hutang, maka kelak (di hari kiamat) tidak ada dinar dan dirham untuk melunasinya. Namun yang ada hanyalah kebaikan atau keburukan (untuk melunasinya).(HR. Ibnu Majah no. 2414, disahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah no. 437)." sambung Driana terhadap utang yang suaminya punya.


"Iya, aku juga tahu tetapi kan aku berutang juga ada alasannya."


"Apa alasan kamu berutang dengan teman kamu sendiri?." tanya Driana kepada suaminya, Farel.


"Ada tapi kamu tidak boleh tahu alasan sebenarnya aku berutang sama temanku." jawab Farel.


"Kenapa aku tidak boleh tahu alasan kamu mempunyai utang, Farel?!." tanya Driana kepada suaminya, Farel.


Farel lagi dan lagi mendiamkan ucapan istrinya itu dan ia keluar dari rumah, setelah ia keluar dari rumah, ia menaiki mobil untuk pergi ke suatu tempat yang biasa menjadi tempat renungan dirinya tersebut.

__ADS_1


Bram!.


Ia membuka kaca jendela mobilnya itu, untuk bisa menghirup udara segar yang masuk lewat kaca jendela mobilnya, saat kaca jendela mobilnya dibuka, ia berteriak sekeras mungkin.


Haaahh! adem banget anginnya.


Farel terus membuka kaca jendelanya sampai ke tempat tujuan ia untuk merenung tentang masalah utang dia yang berakhir kena imbas ke anak tunggalnya, Fadri.


"Bagaimana cara gua untuk bisa melunasi semua utang gua yang begitu banyak? apa gua meminjam duit ke rentenir? tetapi nanti, semua utang gua siapa yang bayar setelah gua mati? gua sama sekali tidak mau merepotkan istri dan anak gua. Seandainya kamu tahu alasan aku berutang Driana, kamu pun nanti selepas mendengar alasan aku berutang, kamu bakal terkejut, Driana. Alasan aku berutang, istriku yang selama ini aku tidak cerita padamu bahkan sampai sekarang, aku takut kamu membenci diriku dan alasan aku punya utang yaitu aku kalah berjudi sama temanku, maafin aku, istriku. Walaupun kamu tidak ada di sini, aku bisa membayangkan wajah kamu yang akan marah kepada suamimu yang bodoh ini!!." ucap Farel terhadap dirinya sendiri dan ia berusaha merenungi kesalahan dia tersebut.


...


Fadri dan Angelica yang saling melirik setelah mereka kesal karena tidak diperbolehkan protes oleh orang tua mereka.


"Kenapa kamu lirik-lirik ke arah aku?." tanya Angelica dengan nada kesel dan wajah judes.


"Tidak apa dan lu kenapa lirik-lirik ke arah gua?." tanya balik Fadri kepada Angelica.


"Tenang aja, gua akan menjamin rencana kita berjalan dengan lancar dan tadi orang tua lu telepon bahas tentang apa?."


"Orang tua aku tadi menelepon bahas tentang perjodohan aku sama cowok yang akan mereka jodohkan ke aku dan kalau kamu, Fadri?."


"Hah! sama dan juga ada orang yang lu suka tidak?."


"Ada dan orang yang aku suka itu adalah orang yang dekat dengan kalian."


"Maksud lu, lu suka sama Nico?." tanya Fadri dengan wajah yang bertanya-tanya.


"Hmm."

__ADS_1


"Sudahlah, sepertinya Angelica, kita batalin aja rencana kita untuk menjadi pacar bohongan supaya kita berhasil membatalkan perjodohan dari ortu kita. " ucap Fadri yang sepertinya ia akan menerima perjodohan dari orang tuanya itu.


"Kenapa kamu tiba-tiba berubah pikiran?." tanya Angelica yang kaget akan Fadri mau menerima perjodohannya itu.


"Tidak apa." jawab Fadri.


.


.


.


Setelah malam harinya pukul 08.00 PM atau jam 20.00, Angelica ataupun Fadri menuju ke restoran yang orang tua mereka pesan ataupun menyewa sementara restoran itu.


Setelah sampai ke restoran tersebut dengan bersama orang tua mereka dan mereka pun kaget kalau mereka berdua ternyata dijodohkan.


"Apa?." Kaget Angelica yang ternyata orang yang dijodohkan oleh orang tuanya itu adalah Fadri.


.


.


.


Bersambung~


...


Jangan lupa untuk like, favorit, gift dan votenya karena itu semua membuat aku semakin semangat updatenya.

__ADS_1


Terima kasih yang sudah mampir dan dukung Author.


__ADS_2