Kisah Cinta Si Gadis Dingin

Kisah Cinta Si Gadis Dingin
(5) PERCOBAAN


__ADS_3

Tisana: ( Mengingat kejadian dimasa dahulu nya yang pacaran untuk kedua kalinya ) Kamu serius benar - benar mencintai aku..?


Tio: Iya , Tisana , gua benar - benar mencintai lu dengan tulus..!!


Tisana: Serius..? bukannya kamu dahulu membenciku bukan mencintaiku!!


Tio: Iya tapi itu dahulu , emangnya kalau dahulu gua benci sama lu , gua tidak bisa mencintai lu..?


Tisana: Bisa


Tio: Itu kamu tahu


Tisana: Kamu ngomong sama aku pake aku, kamu


Tio: Tidak boleh..?


Tisana: Bukannya tidak boleh tapi baru kali ini kamu manggil aku dengan kata kamu!!!


Tio: Yaudah Tisana jawaban kamu apa yang soal aku nembak kamu..?


Tisana: Kalau misalnya kamu benar - benar cinta aku , Apa kamu sanggup aku jadiin kamu percobaan..?


Tio: Percobaan..?


Tisana: Maksud aku , kamu sanggup tidak aku coba tes kamu..?


Tio: Tes apa..?


Tisana: Seterah aku , jawabannya..?


Tio: INSYALLAH


Tisana: Ok kalau begitu..!


Tio: Tapi kenapa harus memakai tes percobaan dahulu kalau mau jadi cowok kamu , Tisana..?


Tisana: Karena aku cuman pengen menemukan cowok yang benar tulus mencintai aku!!


Tio: Apa kamu pernah dikhianatin..?


Tisana: ( Diam )


Tio: Kamu tidak perlu jawab pertanyaan aku..!!!


Tisana: Serius..?


Tio: Iya , kamu tidak perlu menjawab pertanyaan aku!! Apa kamu punya trauma , Tisana..??


Tisana: Hmm ( iya )


Tio: Yaudah kalau kamu mempunyai trauma tidak usah ceritakan sama aku, OK..?!


Tisana: Hmn


Tio: Dingin


Tisana: Masa..?


Tio: Iya , dingin seperti sifat kamu yang kadang dingin juga tidak dingin


Tisana: Hehehe..!


Tio: Yaudah aku bakal mencoba tes percobaan itu..!!!


Tisana: Serius..???


Tio: Iya , SAYANG!!


Tisana: ( Tersipu ) A-apa kamu memanggil aku dengan sebutan sayang..?


Tio: Iya , karena aku sayang kamu!!


Tisana: B*d*h!!!


Tio: Kenapa kamu mengatakan aku b*d*h..?


Tisana: Karena kamu menggoda anak orang..!!!!


Tio: Hahaha..!!!


Tisana: Kenapa kamu tertawa..?


Tio: Tidak apa


Tisana: Yasudah..!!


Keadaan Nico


Nico: ( Bersenandung ) Gua ke rooftop saja daripada gua menunggu bapak - bapak..!!! ( teman - teman yang dimaksud Nico itu Fadri , kalean kan tau mereka berteman makanya Nico itu memanggil Fadri dengan sebutan bapak - bapak , Kutipan Author )


Setelah sampai ke rooftop


Nico: Lama banget dah Fadri ( melihat ke Tio dan Tisana ) itu bukannya Tio sama Tisana , mereka ngapain berduaan...?? Apa jangan - jangan Tio sudah menembak Tisana..? ( mendengarkan pembicaraan Tio sama Tisana ) APA..? jadi Tio sudah menembak Tisana tapi kenapa Tisana mengetes Tio untuk bisa menjadi kekasihnya..? bodo amat, pokoknya gua harus bisa mendapatkan Tisana..!!!!! berarti sekarang Tio saingan gua , gua tidak boleh kalah dari Tio..!!!!!!


Fadri: ( Mendengar perkataan Nico ) Woy Nico..!

__ADS_1


Nico: Apa..?


Fadri: ( Mendekati keberadaan Nico ) Nico , lu kenapa menjadi seorang pengkhianat..?


Nico: Maksud lu Apa..? Hah..!!


Fadri: Maksud gua Kenapa lu membenci Tio...? , lu tahu Tio itu sahabat kita tapi Kenapa lu membenci Tio...? Apa karena Tio menyukai Tisana makanya lu merasa tersaingin...?? tapi lu tidak perlu sampai membenci Tio karena masalah cewek..!!


Nico: Iya , gua membenci Tio karena Tio menyukai Tisana dan gua merasa tersaingin sama dia..!!!!!! ( benci sama Tio )


Fadri: Tapikan...


Nico: Gua tau Tio itu sahabat kita termasuk sahabat gua tapi mulai hari ini sampai seterusnya gua tidak mau berteman lagi sama Tio..!!!! ( munafik cuma gara gara cewek sampai begitu teman - teman , jangan di contoh ya perilakunya Nico , Kata Author )


Fadri: Ok , mulai hari ini dan sampai seterusnya gua tidak mau berteman sama lu , NICO..!!!!!!


Nico: Seterah lu..!!


Fadri: Ok kalau begitu , baguslah gua tidak usah berteman sama pengkhianat seperti lu..!! ( pergi menjauh Nico )


Nico: Gua tidak peduli , lu mau bilang gua pengkhianat atau munafik..!! intinya sekarang gua harus bisa mendapatkan Tisana.!!


Keadaan Fadri


Fadri: Br*ngs*k lu , Nico..! bisa - bisanya lu jadi teman pengkhianat..!!! Benci gua sama lu , Nico..!!


Keadaan Tio dan Tisana


Tio: Tisana , Kapan kamu akan mengetes ku..?


Tisana: Sekarang..!!


Tio: Yaudah , tes kapan dimulai , Tisana..?


Tisana: SEKARANG..!!


Tio: Maksud aku kamu mau mengetes aku dengan cara apa..?


Tisana: Terserah aku..!!


Tio: Iya , terserah kamu..!!


Tisana: Ok kalau kamu mau menjadi cowok aku , kamu harus pintar secara akademis..!!


Tio: Pintar secara akademis..! Kamu SERIUS..??


Tisana: Iya aku serius tapi itu persyaratan nya


Tio: Persyaratan nya harus pintar..!


Tio: Aku Tio Andransyah Putra berjanji akan menjadi cowok yang pintar secara akademis maupun fisik..! ( Tio berjanji untuk bisa memenuhi persyaratan nya yang diberi oleh Tisana )


Tisana: Kamu serius..?


Tio: Iya , aku serius akan berusaha mempenuhi persyaratan kamu , Tisana.!!


Tisana: Ok kalau begitu kamu harus mempenuhi persyaratn itu..!!


Tio: Dites nya kapan..?


Tisana: Sudah dimulai..!


Tio: Kapan..?


Tisana: Tadi yang kamu berjanji untuk bisa mempenuhi persyaratan itu


Tio: Jadi itu tes nya..! Hah..!! SERIUS..??


Tisana: Iya , aku serius Tio kamu harus bisa pintar secara akademis maupun fisik..!! Semangat..!!


Tio: Terima kasih


Tisana: Kamu tidak sanggup , Tio..?


Tio: Insyallah


Tisana: Intinya semangat ya , Tio..!


Tio: Ok ( Caranya bagaimana untuk bisa menjadi pintar..? sumpah gua bingung banget apalagi gua sudah berjanji sama Tisana untuk bisa menjadi cowok yang pintar..! gua harus berusaha untuk bisa menjadi pintar agar Tisana bisa menerima gua..!! ( Semangat membara untuk bisa mendapatkan Tisana ) )


Keadaan Nico


Nico: M*mpus lu Tio..! kayak lu bisa saja mempenuhi persyratannya Tisana..!! Hahaha..!!! ( ketawa jahat ) gua akan pastikan lu tidak bisa mengambil Tisana dari gua..! Hahah..!


Keadaan Tiana


Tiana: Sumpah bel istirahatnya lama banget aku sudah lapar pengen makan..! lapar~~ ( bunyi perut Tiana yang berbunyi ( kerucuk - kerucuk ) )


Teman - Teman: ( Melihat ke arah Tiana )


Tiana: Apa lihat - lihat..?


Teman - Teman: Gak apa


Guru Gaseline: Anak - anak sekarang kalian kerjakan latihan soal yang ada di papan tulis ini sampai jam istirahat , jam istirahat berbunyi kalian sudah selesai mengerjakan soal yang ibu kasih..! mengerti anak - anak..?

__ADS_1


Tiana Dan Teman - Teman: Baik bu


Guru Gaseline: Kalian harus mengerjakan nya dengan tenang ibu mau ke toilet sebentar kalau kalian ketahuan tidak tenang ibu akan hukum kalian..! PAHAM..?


Tiana Dan Teman - Teman: Paham bu


Guru Gaseline: Baguslah kalau kalian paham ( pergi ke toilet )


Tiana: Lapar..!


Yalia: Lu kenapa menggerutu begitu..?


Tiana: Habisnya gua lapar Yalia , kapan bel istirahat nya..?


Yalia: Mana gua tau


Tiana: Lu harus tau Yalia lagipula lu anak kepala sekolah


Yalia: Emangnya lu pikir dengan gua sebagai anak kepsek gua harus tau gitu..? hah..?!


Tiana: Gak juga..!


Yalia: itu lu tau


Tiana: Yalia lu pengen gak main ke rumah gua..?


Yalia: tumben lu ngajak gua


Tiana: Gua lagi baik


Yalia: Terus setelah sampai sana gua ngapain..? dan lagipula kita kan tidak ada kerja kelompok..!


Tiana: Ngapain saja terserah lu


Yalia: Sumpah gua penasaran sama kakak lu..!


Tiana: Makanya lu mau ya kerumah gua buat main..? please..?!


Yalia: Gua mau , yaudah sekarang kita kerjakan tugas yang dikasih ama guru Gaseline


Tiana: Iya ( mengerjakan tugas yang diberi gurunya )


Guru Gaseline: ( Menuju ke ruang kelas ) baguslah mereka semua mengerjakan tugas yang saya kasih


Bel Istirahat Berbunyi Ding Dong


Tiana: Syukurlah tugas gua sudah selesai sekarang tinggal gua kumpulkan ke guru Gaseline


Guru Gaseline: Baik anak - anak sekarang kumpulkan tugas kalian semua..!!


Teman - Teman: Baik


Tiana: Ini bu tugas saya , saya istirahat dahulu ya bu


Guru Gaseline: Yaudah kamu istirahat sana


Tiana: Ok bu


Setelah Istirahat , Bel Pulang Berbunyi


Tiana: Akhirnya pulang juga


Yalia: Yes gua bisa melihat wajah kakak lu


Tiana: Senang banget lu , Yalia


Yalia: Iya lah gua senang habisnya gua tidak pernah ketemu kakak lu itu


Tiana: Yaudah yuk ke rumah gua


Yalia: Yuk


Keberadaan Tisana


Tisana: Akhirnya pulang , syukurlah gurunya pada rapat hari ini


Tio: Tisana , pulang bersama yuk..?


Tisana: Ayuk


Nico: Tisana.. sialan Tio duluan yang mengajak Tisana pulang


Setelah Sampai Dirumah


Tisana: Assalamualaikum


Tiana , Mama Lia Dan Yalia: Wa'alaikumsalam


Yalia: ( Diam karena melihat wajah Tisana yang begitu cantik )


BERSAMBUNG~


Terima Kasih Sudah Mampir Dan Membaca Novel Saya Yang Berjudul "Kisah Cinta Si Gadis Dingin"Tolong Dukung Author Agar Author Semangat Uploadnya , Like Dan Votenya , Terima Kasih~


Salam Hangat Author

__ADS_1


__ADS_2