Kisah Cinta Si Gadis Dingin

Kisah Cinta Si Gadis Dingin
(102) KUHP Pasal 285 [S2]


__ADS_3

(102) KUHP Pasal 285 [S2]


...Welcome My Story Kisah Cinta Si Gadis Dingin S2...


...Happy Reading~...


.


.


.


Sedangkan keadaan Driana yang masih di rumah sakit. "Fadri, apakah Bunda sudah boleh pulang dari sini?. Bunda bosen berada di sini, Fadri" ucap Driana yang bosen karena dirinya masih berada di rumah sakit.


"Kalau itu... Fadri tidak tahu Bunda. Yasudah Fadri akan tanya terlebih dahulu ke Dokternya," pungkas Fadri.


"Yaudah kamu tanyakan ke Dokter ya, Nak."


"Baik Bunda."


Fadri pun berjalan ke tempat Dokter tersebut berada dan di saat dirinya meninggalkan Driana, sekelompok preman yang disewa oleh Akasuki pun mulai beraksi untuk mencelakai Driana.


"Sebelum kita memperkosa dirinya, kita harus menculiknya terlebih dahulu supaya rencana ini berjalan dengan baik!!" ucap preman yang memimpin rencananya Akasuki.


"Baik." Ucap preman tersebut secara bebarengan.


Sekelompok preman tersebut pun memasuki ruang inap yang ditempati oleh Driana.


Tap


Tap

__ADS_1


Tap


Sebelumnya mereka menyuntikkan obat bius ke tubuh Driana supaya mereka dengan mudah membawa Driana tanpa teriakan dari dirinya itu.


Setelahnya, mereka membawa Driana ke mobil untuk ke tempat yang mereka tuju. Sesampainya, mereka secara langsung melaksanakan rencananya Akasuki. Dengan perlahan-lahan mereka membuka pakaian yang dikenakan oleh Driana.


"Wow bentukan tubuhnya sangat bagus, gua sudah tidak sabar untuk mencicipi tubuhnya tersebut," ucap salah satu preman tersebut dengan penuh gairah.


"Iya, apakah kita boleh mencicipi tubuhnya itu?," tanyanya.


"Ya, kita cicipi tubuhnya secara bebarengan," jawabnya.


"Baiklah kalau begitu."


Mereka pun mulai mendekati Driana dengan penuh gairah dan akan tetapi di saat mereka ingin memperkosa dirinya, ia tersadar dari obat bius yang disuntikkan kepada dirinya tersebut. Dengan sigap, Driana menghindar dari mereka.


"Mau apa kalian dengan diri gua ini?." Tanya Driana dengan tegas.


"Hahaha! apakah kalian ingin memperkosa diri gua ini? kalian tidak akan bisa memperkosa diri gua ini, para cowok bajing*n!" ucap Driana yang sembari memakai kembali pakaiannya.


"Lu menantang kami ya," ucap salah satu dari mereka. Ia pun menyerang Driana dari sisi belakangnya.


Driana pun berhasil menghindar dari serangan cowok tersebut. "Hahaha! beraninya serang dari sisi belakang, sangat pecundang sekali diri lu itu" ucap Driana.


"Berisik lu, b*tch!."


Sekelompok preman tersebut pun menyerang Driana secara barengan tetapi lagi dan lagi dirinya bisa menghindar sekaligus melawan serangan mereka.


Blam!


Blam!

__ADS_1


Blam!


"Hahaha! lemah sekali kalian. Cowok macam apa kalian yang bisa-bisanya kalah dari perempuan tua seperti gua ini?!! hahaha! lucu sekali kalian!," ucap Driana.


Sekelompok preman tersebut pun kalah dari Driana hanya dengan tiga serangan yang dirinya lakukan. Dan secara tiba-tiba datanglah seorang polisi yang akan menangkap sekelompok preman yang ingin memperkosa Driana.


"Kalian kami tangkap yang sudah tertera dalam KUHP dengan pasal 285 tentang tindakan pemerkosaan." Ucap Polisi tersebut.


Polisi tersebut pun menggembok tangan mereka dengan borgol dan Driana pun yang menjadi korban dari tindakan pemerkosaan mereka, ia pun ditanyain oleh salah satu dari anggota Kepolisian.


"Apa anda baik-baik saja? dan juga apa yang sudah mereka lakukan kepada diri anda, saudari Driana?." Tanya salah satu anggota Kepolisian tersebut.


"S-saya baik-baik saja dan juga mereka hampir memperkosa saya, Pak Polisi." Jawab Driana dengan gemetaran.


"Baguslah kalau saudari Driana baik-baik saja dan juga anda akan saya bawa ke kantor Kepolisian terlebih dahulu untuk kami tanyakan lebih lanjut tentang kejadian ini!" ucap salah satu anggota Kepolisian.


"B-baik Pak."


.


.


.


Bersambung~


...


Jangan lupa untuk like, favorit, gift dan votenya karena itu semua membuat aku semakin semangat updatenya.


Terima kasih bagi yang sudah mampir dan dukung Author.

__ADS_1


Salam hangat Author.


__ADS_2