Kisah Cinta Si Gadis Dingin

Kisah Cinta Si Gadis Dingin
(6) PERCOBAAN BAGIAN 2


__ADS_3

Yalia: Tiana


Tiana: Apa..?


Yalia: Ini kakak lu..?


Tiana: Iya ini kakak gua


Yalia: Nama kakak lu siapa..?


Tiana: Nama kakak gua Tisana


Yalia: Kakak lu lebih cantik daripada lu , Tiana


Tiana: Sialan


Yalia: Hahaha..!


Tisana: Tio mampir sebentar ke rumah aku mau tidak..?


Tio: Boleh ( masuk ke dalam rumah Tisana ) Assalamualaikum


Tiana , Yalia Dan Tisana: Wa'alaikumsalam


Tiana: Kak Tio


Tio: Halo Tiana


Yalia: Abang kok lu disini..?


Tio: Lah lu juga Yalia , ngapain disini..?


Yalia: Gua ke sini karena Tiana mengajak gua ke rumahnya dan lagipula gua penasaran pengen melihat wajah Kak Tisana , Apa jangan - jangan abang temannya kak Tisana..?


Tio: Iya gua teman nya Tisana


Yalia: Serius bang Tio..? , lu temannya kak Tisana


Tio: Iya gua temannya Tisana sebentar lagi gua jadi pacar nya


Yalia: Hahaha..! kaya mau saja kak Tisana sama lu bang


Tio: Ya mau lah kalau gua penuh persyaratan nya


Tiana: Yalia, Kak Tio abang lu..?


Yalia: Iya , bang Tio abang kandung gua


Tiana: Serius..?


Yalia: Serius gua


Tiana: Tapi tidak mirip lu sama kak Tio


Yalia: Baka ( artinya b*d*h guys itu bahasa jepang )


Tiana: Kenapa lu bilang gua b*d*h..?


Yalia: Ya , karena lu itu b*d*h


Tiana: Tidak masuk akal


Yalia: Masuk akal lah


Tiana: Tidak


Yalia: Iya , masuk akal juga kata - kata gua barusan


Tiana: Terserah


Yalia: Nyenyenye


Tiana: Bwek ( Tiana mengomong itu sambil menunjukkan lidah nya seperti sedang meledek )


Yalia: Jam*t


Tiana: Sialan


Yalia: Bodo


Tiana: Sia..


Tio: Sudah - sudah jangan berantem


Tiana Dan Yalia: Siapa juga yang berantem..?


Tio: Tadi apa..? bukannya kalian berantem


Yalia: Bukan abang , gua sama Tiana itu kalau bercanda memang seperti itu


Tio: Oh , abang baru tahu


Yalia: Makanya jadi orang jangan sotoy ( sotoy itu dimaksudkan sok tau )


Tio: Gua tidak sotoy bambang


Yalia: Nama gua bukan bambang , mahijah

__ADS_1


Tio: Maksud lu mahijah pake baju rombeng


Yalia: Bukan bangggg


Tio: Aduh kuping gua langsung budek


Yalia: Salahin diri lu


Tio: kok gua..?


Yalia: Soalnya lu buat adek yang manis ini marah


Tio: Hahahahaha..!! Manis..?


Yalia: Kenapa lu ketawa bang...? emang benar gua manis


Tio: Hahaha..! masih manisan Tisana daripada lu


Yalia: emangnya adek lu ini tidak manis..?


Tio: Manis dan lagipula lu kan adik gua


Yalia: Heran gua sama lu bang


Tio: Heran kenapa..?


Yalia: Gua heran kadang lu manis dan kadang lu nyebelin jadi abang gua


Tio: Masa..? emang gua manis..?


Yalia: Bukan wajah lu tapi kepribadian lu itu bang


Tio: Kepribadian..?


Yalia: Iya kadang lu jadi abang ngeselin kadang perhatian sama gua sebagai adik lu


Tio: Yalia , maupun lu sebagai adik yang menyebalkan tapi gua tetap menyayangi lu sebagai adik gua dan wajar saja gua perhatian sama lu karena Yalia itu adik gua


Yalia: ( Terharu sama perkataan nya Tio ) Abang..?!


Tio: Apa..?


Yalia: Bisa saja lu buat gua terhura..!!


Tio: Terharu Yalia bukan terhura


Yalia: Maksud gua itu bang


Tisana: ( Ternyata Tio bisa menjadi lelaki yang manis dan pengertian ( tersenyum ))


Tiana: Kak Tisana , kenapa senyum - senyum..?


Tiana: Masa..?


Tisana: Iya


Tiana: Kak, aku boleh nanya sama kakak..?


Tisana: Nanya apa..?


Tiana: Apa kakak suka sama kak Tio..? jujur..!


Tisana: Tidak , kata siapa..?


Tiana: Kata aku


Mama Lia: Yaudah anak - anak kita makan bersama yuk..!


Tiana: Ayuk


Tio: Apa tidak apa tante saya sama Yalia adek saya makan dirumah tante..?


Mama Lia: Tidak apa


Tio: Terima kasih tante


Mama Lia: Sama - sama calon mantu


Tio: Maksud tante apa..? ( tidak salah dengar gua tante bilang gua calon mantu nya berarti mamanya Tisana sudah setuju kalau gua jadi mantunya ( happy ))


Mama Lia: Bukan apa - apa


Tisana: Mah aku tidak makan


Mama Lia: Kenapa Tisana..?


Tisana: Tidak apa ( masuk ke dalam kamarnya )


Tio: Tante kalau Tio boleh tau Tisana kapan jadi orang dingin..?


Mama Lia: ( Sedih ) sejak SMA


Tio: Sekarang kan Tisana sudah SMA tante


Mama Lia: Iya tante tahu tapi sebelum Tisana sekolah di sekolah yang sekarang Tisana sudah dingin karena ada sesuatu kejadian


Tio: Kejadian apa tante..?

__ADS_1


Tiana: Semuanya ayuk kita makan dahulu sebelum makanan nya dingin


Mama Lia: Yaudah nak Tio kita makan terlebih dahulu


Tio: Baik tante ( sumpah gua penasaran kenapa Tisana bisa menjadi dingin )


Keadaan Tisana


Tisana: Kenapa Tio penasaran banget..? aku tidak tahan sama kejadian itu sampai air mata ku terjatuh dari mata ku..! hua..! ( Tisana sedang menangis karena teringat kejadian di masa lalu nya ) Kenapa aku tidak bisa melupakan kejadian itu..? Apa karena orang itu spesial di hidup ku..? atau aku nya saja yang tidak bisa melupakan kejadian itu..? Apa karena aku merasa kehilangan orang spesial di dalam hidup ku..? aku tidak tahu..! huaa ( Tisana menangis )


Keadaan Tio , Tiana , Yalia Dan Mama Lia


Tio: ( Kasihan Tisana , gua harus membuat Tisana melupakan kejadian di masa lalu nya walaupun gua tidak tahu kejadian apa yang membuat Tisana dingin..? )


Tiana: ( Lagi - lagi kakak menangis )


Mama Lia: ( Mama minta maaf Tisana , mama minta maaf )


Yalia: ( Kak Tisana walaupun cantik tidak ku sangka kak Tisana punya masalah yang membuat Kak Tisana menjadi gadis yang dingin )


Setelah Selesai Makan


Tio: Akhirnya gua kenyang , terima kasih tante sudah mengajak kami makan bersama


Mama Lia: Sama - sama


Yalia: Terima kasih tante


Mama Lia: Sama - sama nak Yalia


Tiana: Mah aku mau ke kamar Kakak boleh..?


Mama Lia: Boleh , mama juga khawatir sama kakak kamu


Tiana: Baik mah ( berusaha membuka pintu kamar Tisana ) kok tidak bisa di buka..? Apa jangan - jangan kakak mengunci diri nya sendiri..?


Tio: ( Berusaha mendobrak pintu kamar Tisana )


Yalia: Minta izin dulu bang kalau lu mau mendobrak pintu kamarnya kak Tisana


Tio: Maaf lupa , tante apa saya boleh mendobrak pintu kamar Tisana..?


Mama Lia: Boleh


Tio: ( Mendobrak sekuat tenaga supaya pintu kamar Tisana terbuka ) sial tidak bisa terbuka..!


Tiana: Ayo kak Tio semangat untuk mendobrak pintu kamar kak Tisana..!


Tio: Yalia , Tiana bantu kakak mendobrak pintu Tisana


Tiana: Tapi..


Tio: Tidak usah pakai tapi - tapian


Yalia Dan Tiana: Baik


Tio , Yalia Dan Tiana: ( Mendobrak pintu kamar Tisana dengan kuat )


Tiana: Kenapa tidak buka - buka ini pintu..?


Tio: Kita dobrak pintunya lebih keras lagi


Yalia Dan Tiana: Yok


Tio , Yalia Dan Tiana: ( Mendobrak pintu kamar Tisana dengan kuat )


Tio: Akhirnya ke buka juga , Tisana..?!


Tiana: Kak Tisana bagaimana kak Tio..?


Tio: Tisana ( mengendong badan Tisana menuju ke rumah sakit menggunakan mobil )


Mama Lia: Tisana , hua ( Mama Lia menangis )


Tiana: Kak


Yalia: Kak Tisana


Setelah Sampai Ke Rumah Sakit


Tisana diantarkan pakai brankar atau tandu untuk menuju keruangan


Suster: Kalian dilarang masuk..!


Tio: Tisana ( berusaha untuk masuk )


Suster: Dilarang masuk terlebih dahulu


Yalia: Bang Tio ( menarik tangan Tio )


Tio: Kenapa..?


Yalia: Agar dokternya serius untuk menangani kak Tisana , abang jangan memaksa untuk masuk ke ruangan


Tio: Baik , ( Tisana bagaimana keadaan lu..? gua khawatir sama lu..! )


BERSAMBUNG~

__ADS_1


Terima Kasih Sudah Mampir Dan Membaca Novel Saya Yang Berjudul "Kisah Cinta Si Gadis Dingin"Tolong Dukung Author Agar Author Semangat Uploadnya , Like Dan Votenya , Terima Kasih~


Salam Hangat Author


__ADS_2