
Yalia: Tiana
Tiana: Apa..?
Yalia: Ini kakak lu..?
Tiana: Iya ini kakak gua
Yalia: Nama kakak lu siapa..?
Tiana: Nama kakak gua Tisana
Yalia: Kakak lu lebih cantik daripada lu , Tiana
Tiana: Sialan
Yalia: Hahaha..!
Tisana: Tio mampir sebentar ke rumah aku mau tidak..?
Tio: Boleh ( masuk ke dalam rumah Tisana ) Assalamualaikum
Tiana , Yalia Dan Tisana: Wa'alaikumsalam
Tiana: Kak Tio
Tio: Halo Tiana
Yalia: Abang kok lu disini..?
Tio: Lah lu juga Yalia , ngapain disini..?
Yalia: Gua ke sini karena Tiana mengajak gua ke rumahnya dan lagipula gua penasaran pengen melihat wajah Kak Tisana , Apa jangan - jangan abang temannya kak Tisana..?
Tio: Iya gua teman nya Tisana
Yalia: Serius bang Tio..? , lu temannya kak Tisana
Tio: Iya gua temannya Tisana sebentar lagi gua jadi pacar nya
Yalia: Hahaha..! kaya mau saja kak Tisana sama lu bang
Tio: Ya mau lah kalau gua penuh persyaratan nya
Tiana: Yalia, Kak Tio abang lu..?
Yalia: Iya , bang Tio abang kandung gua
Tiana: Serius..?
Yalia: Serius gua
Tiana: Tapi tidak mirip lu sama kak Tio
Yalia: Baka ( artinya b*d*h guys itu bahasa jepang )
Tiana: Kenapa lu bilang gua b*d*h..?
Yalia: Ya , karena lu itu b*d*h
Tiana: Tidak masuk akal
Yalia: Masuk akal lah
Tiana: Tidak
Yalia: Iya , masuk akal juga kata - kata gua barusan
Tiana: Terserah
Yalia: Nyenyenye
Tiana: Bwek ( Tiana mengomong itu sambil menunjukkan lidah nya seperti sedang meledek )
Yalia: Jam*t
Tiana: Sialan
Yalia: Bodo
Tiana: Sia..
Tio: Sudah - sudah jangan berantem
Tiana Dan Yalia: Siapa juga yang berantem..?
Tio: Tadi apa..? bukannya kalian berantem
Yalia: Bukan abang , gua sama Tiana itu kalau bercanda memang seperti itu
Tio: Oh , abang baru tahu
Yalia: Makanya jadi orang jangan sotoy ( sotoy itu dimaksudkan sok tau )
Tio: Gua tidak sotoy bambang
Yalia: Nama gua bukan bambang , mahijah
__ADS_1
Tio: Maksud lu mahijah pake baju rombeng
Yalia: Bukan bangggg
Tio: Aduh kuping gua langsung budek
Yalia: Salahin diri lu
Tio: kok gua..?
Yalia: Soalnya lu buat adek yang manis ini marah
Tio: Hahahahaha..!! Manis..?
Yalia: Kenapa lu ketawa bang...? emang benar gua manis
Tio: Hahaha..! masih manisan Tisana daripada lu
Yalia: emangnya adek lu ini tidak manis..?
Tio: Manis dan lagipula lu kan adik gua
Yalia: Heran gua sama lu bang
Tio: Heran kenapa..?
Yalia: Gua heran kadang lu manis dan kadang lu nyebelin jadi abang gua
Tio: Masa..? emang gua manis..?
Yalia: Bukan wajah lu tapi kepribadian lu itu bang
Tio: Kepribadian..?
Yalia: Iya kadang lu jadi abang ngeselin kadang perhatian sama gua sebagai adik lu
Tio: Yalia , maupun lu sebagai adik yang menyebalkan tapi gua tetap menyayangi lu sebagai adik gua dan wajar saja gua perhatian sama lu karena Yalia itu adik gua
Yalia: ( Terharu sama perkataan nya Tio ) Abang..?!
Tio: Apa..?
Yalia: Bisa saja lu buat gua terhura..!!
Tio: Terharu Yalia bukan terhura
Yalia: Maksud gua itu bang
Tisana: ( Ternyata Tio bisa menjadi lelaki yang manis dan pengertian ( tersenyum ))
Tiana: Kak Tisana , kenapa senyum - senyum..?
Tiana: Masa..?
Tisana: Iya
Tiana: Kak, aku boleh nanya sama kakak..?
Tisana: Nanya apa..?
Tiana: Apa kakak suka sama kak Tio..? jujur..!
Tisana: Tidak , kata siapa..?
Tiana: Kata aku
Mama Lia: Yaudah anak - anak kita makan bersama yuk..!
Tiana: Ayuk
Tio: Apa tidak apa tante saya sama Yalia adek saya makan dirumah tante..?
Mama Lia: Tidak apa
Tio: Terima kasih tante
Mama Lia: Sama - sama calon mantu
Tio: Maksud tante apa..? ( tidak salah dengar gua tante bilang gua calon mantu nya berarti mamanya Tisana sudah setuju kalau gua jadi mantunya ( happy ))
Mama Lia: Bukan apa - apa
Tisana: Mah aku tidak makan
Mama Lia: Kenapa Tisana..?
Tisana: Tidak apa ( masuk ke dalam kamarnya )
Tio: Tante kalau Tio boleh tau Tisana kapan jadi orang dingin..?
Mama Lia: ( Sedih ) sejak SMA
Tio: Sekarang kan Tisana sudah SMA tante
Mama Lia: Iya tante tahu tapi sebelum Tisana sekolah di sekolah yang sekarang Tisana sudah dingin karena ada sesuatu kejadian
Tio: Kejadian apa tante..?
__ADS_1
Tiana: Semuanya ayuk kita makan dahulu sebelum makanan nya dingin
Mama Lia: Yaudah nak Tio kita makan terlebih dahulu
Tio: Baik tante ( sumpah gua penasaran kenapa Tisana bisa menjadi dingin )
Keadaan Tisana
Tisana: Kenapa Tio penasaran banget..? aku tidak tahan sama kejadian itu sampai air mata ku terjatuh dari mata ku..! hua..! ( Tisana sedang menangis karena teringat kejadian di masa lalu nya ) Kenapa aku tidak bisa melupakan kejadian itu..? Apa karena orang itu spesial di hidup ku..? atau aku nya saja yang tidak bisa melupakan kejadian itu..? Apa karena aku merasa kehilangan orang spesial di dalam hidup ku..? aku tidak tahu..! huaa ( Tisana menangis )
Keadaan Tio , Tiana , Yalia Dan Mama Lia
Tio: ( Kasihan Tisana , gua harus membuat Tisana melupakan kejadian di masa lalu nya walaupun gua tidak tahu kejadian apa yang membuat Tisana dingin..? )
Tiana: ( Lagi - lagi kakak menangis )
Mama Lia: ( Mama minta maaf Tisana , mama minta maaf )
Yalia: ( Kak Tisana walaupun cantik tidak ku sangka kak Tisana punya masalah yang membuat Kak Tisana menjadi gadis yang dingin )
Setelah Selesai Makan
Tio: Akhirnya gua kenyang , terima kasih tante sudah mengajak kami makan bersama
Mama Lia: Sama - sama
Yalia: Terima kasih tante
Mama Lia: Sama - sama nak Yalia
Tiana: Mah aku mau ke kamar Kakak boleh..?
Mama Lia: Boleh , mama juga khawatir sama kakak kamu
Tiana: Baik mah ( berusaha membuka pintu kamar Tisana ) kok tidak bisa di buka..? Apa jangan - jangan kakak mengunci diri nya sendiri..?
Tio: ( Berusaha mendobrak pintu kamar Tisana )
Yalia: Minta izin dulu bang kalau lu mau mendobrak pintu kamarnya kak Tisana
Tio: Maaf lupa , tante apa saya boleh mendobrak pintu kamar Tisana..?
Mama Lia: Boleh
Tio: ( Mendobrak sekuat tenaga supaya pintu kamar Tisana terbuka ) sial tidak bisa terbuka..!
Tiana: Ayo kak Tio semangat untuk mendobrak pintu kamar kak Tisana..!
Tio: Yalia , Tiana bantu kakak mendobrak pintu Tisana
Tiana: Tapi..
Tio: Tidak usah pakai tapi - tapian
Yalia Dan Tiana: Baik
Tio , Yalia Dan Tiana: ( Mendobrak pintu kamar Tisana dengan kuat )
Tiana: Kenapa tidak buka - buka ini pintu..?
Tio: Kita dobrak pintunya lebih keras lagi
Yalia Dan Tiana: Yok
Tio , Yalia Dan Tiana: ( Mendobrak pintu kamar Tisana dengan kuat )
Tio: Akhirnya ke buka juga , Tisana..?!
Tiana: Kak Tisana bagaimana kak Tio..?
Tio: Tisana ( mengendong badan Tisana menuju ke rumah sakit menggunakan mobil )
Mama Lia: Tisana , hua ( Mama Lia menangis )
Tiana: Kak
Yalia: Kak Tisana
Setelah Sampai Ke Rumah Sakit
Tisana diantarkan pakai brankar atau tandu untuk menuju keruangan
Suster: Kalian dilarang masuk..!
Tio: Tisana ( berusaha untuk masuk )
Suster: Dilarang masuk terlebih dahulu
Yalia: Bang Tio ( menarik tangan Tio )
Tio: Kenapa..?
Yalia: Agar dokternya serius untuk menangani kak Tisana , abang jangan memaksa untuk masuk ke ruangan
Tio: Baik , ( Tisana bagaimana keadaan lu..? gua khawatir sama lu..! )
BERSAMBUNG~
__ADS_1
Terima Kasih Sudah Mampir Dan Membaca Novel Saya Yang Berjudul "Kisah Cinta Si Gadis Dingin"Tolong Dukung Author Agar Author Semangat Uploadnya , Like Dan Votenya , Terima Kasih~
Salam Hangat Author