Kisah Cinta Si Gadis Dingin

Kisah Cinta Si Gadis Dingin
(68) Ikatan Kita Terputus


__ADS_3

(68) Ikatan Kita Terputus.


...Welcome My Story Kisah Cinta Si Gadis Dingin....


...Happy Reading~...


.


.


.


Semenjak saat itu aku sangat jauh sekali hubungan ku dengan dirinya, kita hanya bisa saling mengabarkan tanpa harus bertemu seperti dulu lagi.


Chattingan mereka berdua semenjak tidak diperbolehkan bertemu kembali oleh Lia.


"Tio, aku kangen sama kamu."


"Aku juga kangen sama kamu, Sana tetapi setiap aku ingin bertemu dengan kamu, pasti ada mama kamu." Pesan balasan Tio yang kangen juga terhadap Tisana yang sudah tidak diperbolehkan bertemu kembali oleh Lia.


"Kenapa mama aku harus pakai segala mantan ayah kamu, Tio?." Ketikan Tisana yang kesel karena dirinya tidak bisa bertemu sang kekasih dalam waktu yang lama dengan alasan Lia itu mantannya ayahnya Tio, Alberic.


"Mana aku tahu, Sana." Balas pesan Tio ke Tisana.


"Coba saja kalau mama aku bukan mantan ayah kamu, Tio, hubungan kita tidak akan seperti ini!."


"Hiks! kenapa aku seperti disalahin sama kamu, Sana?."


"Aku tidak menyalahkan kamu, Tio. Aku cuma kesel aja!!."


"Kesel seperti apa itu?." tanya Tio di dalam chat.


"Pokoknya aku kesel aja!!." jawab Tisana di dalam chat.

__ADS_1


"Hahaha! kamu lucu, Sana apalagi kalau aku sembari membayangkan wajah kamu, pasti tambah menggemaskan dan tambah lucu."


...


Secara tiba-tiba Lia masuk ke kamar Tisana dan dirinya melihat bahwa anak perempuannya itu sedang chattingan bersama Tio.


"Tisana." ucap Lia dengan suara yang cukup keras.


Tisana terkejut akan kedatangan Lia ke kamarnya, ia buru-buru menghapus semua chattingannya bersama sang kekasih, Tio.


Selepasnya dirinya lagi terburu-buru untuk menghapus bekas chattingannya bersama Tio tetapi dirinya tidak berhasil dikarenakan handphone dirinya langsung diambil oleh Lia.


"Pasti kamu ingin menghapus riwayat chat kamu sama Tio kan?!!."


"Tidak, aku tidak menghapus riwayat chattingan dengan Tio."


"Kamu jangan berbohong, Tisana!."


"Mama tidak percaya sama ucapan kamu!."


"Terserah mama kalau tidak percaya." ucap Tisana yang ikut kesel sama mamanya, Lia.


.


.


.


Sedangkan Farel yang sedang menuju ke rumah orang tuanya Angelica untuk membayar utangnya tersebut dari hasil meminjam uang istrinya. Setelah sampai ke rumah orang tuanya Angelica, dirinya langsung membayar utangnya tersebut.


"Ini gua ingin membayar semua utang gua ke lu." ucap Farel sembari menyodorkan uang ke ayahnya Angelica.


Ayahnya Angelica sangat terkejut akan temannya, Farel langsung bisa melunasi semua utangnya dalam kurun waktu dua hari.

__ADS_1


"Lu bisa dapetin uang secepat itu darimana untuk bisa membayar utang lu itu?." tanya ayahnya Angelica yang terkejut temennya itu bisa mendapatkan uang untuk membayar utangnya itu dalam kurun waktu dua hari saja.


"Tidak perlu tahu." jawab Farel yang sembari keluar kembali dari rumah temannya itu.


Setelah utang dirinya sudah lunas, ia pulang ke rumahnya itu untuk bisa kembali bermesraan dengan sang istri tercintanya. Setelah sampai dirinya kembali ke rumah, ia langsung bermesraan dengan istrinya, Driana.


"Bagaimana dengan utang kamu sayang, udah lunas kan?."


"Sudah, terima kasih sayang sudah mau meminjamkan uang kamu ke aku untuk bisa melunasi semua utang aku."


"Iya, sama-sama suamiku sayang."


...


Sedangkan keadaan Tisana yang dimarahin oleh Lia dan dirinya berucap akan suatu kalimat yang membuat dirinya harus merelakan Tio.


"Sepertinya hubungan kita harus terhenti sampai sini, aku harus bisa merelakan kamu, Tio, terima kasih sudah ingin menjadi kekasih ku yang sangat aku cintai."


.


.


.


TAMAT


...


Akhirnya season pertama novel ini tamat, aku akan melanjutkan season kedua novel ini, tenang aja aku tidak akan lama membuat kalian menunggu episode baru di season kedua novel ini. Jangan lupa untuk selalu mendukung aku supaya aku bisa tambah semangat up season kedua novel ini.


Terima kasih bagi readers yang masih setia nungguin novel ini dan atas dukungannya.


Salam hangat Author.

__ADS_1


__ADS_2