Kisah Cinta Si Gadis Dingin

Kisah Cinta Si Gadis Dingin
(106) Salting [S2]


__ADS_3

...Welcome My Story Kisah Cinta Si Gadis Dingin S2...


...Happy Reading~...


.


.


.


Tisana yang sudah sampai di rumah. Setelah dirinya ke psikiater untuk memeriksa kesehatan mentalnya tetapi sayangnya ia tidak bisa mempercayai Dokter tersebut dikarenakan trauma yang dialaminya.


"Akhh! kenapa aku tidak bisa mempercayai Dokter tersebut? padahal ia akan menyembuhkan luka di mental ku ini tetapi kalau misalnya aku ceritakan semuanya ke Dokter itu... aku takut ia akan mengecewakan diriku ini dan akhirnya didiriku akan menambah luka baru lagi di tubuhku, aku tidak mau hal tersebut terjadi" ucap Tisana yang khawatir akan menambah luka baru di dirinya apabila ia menceritakan semua luka yang selama ini dipendam.


Secara tiba-tiba Tisana mengingat trauma nya tersebut hingga ia menangis.


"Kenapa harus muncul kejadian itu yang akhirnya membuatku trauma? a-aku tidak ingin mengingat kejadian itu lagi, aku tidak ingin" ucap Tisana sembari menangis.


Suara tangisannya tersebut semakin besar hingga dirinya tidak ke kontrol kembali seperti semula, yang memutuskan dirinya untuk menyilet tangan yang sangat indah dan mulus tersebut.


Srett...


Srett...

__ADS_1


Srett...


"Hahaha sangat menyenangkan menyilet tangan ini dan juga sangat menyenangkan bisa melukai diri sendiri" ucap Tisana yang sembari melukai dirinya sendiri.


Ia selama berjam-jam terus melukai dirinya tersebut sembari mengurung dirinya sendiri di dalam kamar. Beberapa jam kemudian, Tisana pun tertidur dikarenakan kelelahan hingga matanya sembab dan banyak luka-luka di tangannya tersebut


...----------------...


Keadaan Nico yang sedang menemani Angelica menginap di rumah lama sang kekasihnya tersebut, yang sudah dijual oleh keluarganya.


Keesokan harinya, Nico dan Angelica pun memutuskan untuk pergi dari rumah orang tersebut. Mereka berdua pun mencari rumah yang akan ditempatkan oleh Angelica, hingga mereka berdua menemukan rumah yang cocok untuk Angelica.


"Sepertinya rumah ini cocok denganku, Nico dan juga aku akan membeli rumah ini!" ucap Angelica.


"Iya, tenang saja aku akan segera membeli rumah ini kok, Nico sayang" pungkas Angelica.


Nico pun tersenyum setelah dirinya dipanggil sayang oleh Angelica dan bisa dibilang bahwasanya ia salting dikarenakan ucapan Angelica tersebut.


"Kok jantung gua berdegup dengan kencang banget, tidak mungkin kan gua salting hanya karena Angelica bilang gua sayang" batin Nico.


Angelica yang merasa heran akan tingkah laku sang kekasihnya tersebut yang tiba-tiba pipinya memerah.


"Kamu kenapa Nico? kok pipi kamu itu memerah. Apa karena aku bilang sayang ke kamu ya?, makanya pipi kamu itu memerah" ucap Angelica yang menebak-nebak.

__ADS_1


"Gak, pipi aku gak memerah kok. Kamu nya aja yang salah lihat kali" ucap Nico yang berusaha untuk tidak terlihat salting dan pipinya yang berusaha untuk tidak memerah.


"Yang benar? kok aku gak percaya bahwasanya pipi kamu itu tidak memerah, Nico dan juga tadi aku lihat secara langsung kalau pipi kamu itu memerah" ucap Angelica yang sembari bercandain Nico.


"Iya, pipi aku tidak memerah kok, Angelica" lanjut Nico.


.


.


.


Bersambung~


...


Maaf ya para reader's aku baru up lagi dan juga terima kasih atas kesabaran kalian yang sudah menunggu episode ini.


Jangan lupa untuk like, favorit, gift dan votenya karena itu semua membuat aku semakin semangat updatenya.


Terima kasih bagi yang sudah mampir dan dukung Author.


Salam hangat Author.

__ADS_1


__ADS_2