Kisah Cinta Si Gadis Dingin

Kisah Cinta Si Gadis Dingin
(23) PENGGAGALAN RENCANA NICO 3


__ADS_3

(23) PENGGAGALAN RENCANA NICO 3


Tisana mulai mencurigai Tio karena Tio bertingkah aneh kepadanya, dan itu yang membuat Tisana mencurigai Tio, seperti Tio menyembunyikan sesuatu rahasia yang ia tidak ketahui, dan Tio merasa heran sama Tisana, Tisana dari tadi hanya diam saja dan itu membuat Tio berpikir bahwa Tisana mulai mencurigai dirinya tersebut.


"Sana, kamu kenapa..?" tanya Tio.


"Aku tidak apa" jawab Tisana.


"Tapi sepertinya kamu sedang mencurigai ku..?" tanya Tio yang merasa dicurigai oleh Tisana.


"Tidak, aku tidak mencurigai kamu, Tio" jawab Tisana.


"Kamu jawabnya jujurkan..?" tanya Tio.


"Aku jujur Tio Andransyah Putra" jawab Tisana.


"Okay kalau begitu, apa kamu mau pulang bersamaku..?" tanya Tio.


"Tentu saja, aku akan pulang bersama kamu sekalian ngadem di mobil" jawab Tisana.


"Jadi kamu mau pulang bersama aku itu cuma numpang ngadem" kata Tio.


"B-bukan begitu, Tio" kata Tisana.


"Terus apa kalau kamu bukan numpang ngadem..?" tanya Tio.


"Aku bisa melihat kamu yang sedang berada disamping aku" jawab Tisana.


"Masa..?" tanya Tio.


"Iya, Tio, masa kamu tidak percaya sama aku..!" jawab Tisana.


"Aku bukannya tidak percaya sama kamu tetapi kamu tumben banget ngomong seperti itu" ucap Tio.


"Oh begitu" ucap Tisana.


"Yaudah kalau begitu silakan masuk my wife ( artinya: istriku )" ucap Tio yang sembari membuka pintu mobil.


"A-apa maksud kamu memanggil aku my wife..?" tanya Tisana yang sembari tersipu malu sama omongannya Tio.

__ADS_1


"Aku tidak bermaksud apa-apa" jawab Tio.


"K-kenapa kamu memanggil aku itu istrimu..?" tanya Tisana yang masih tersipu malu oleh omongannya Tio.


"Karena aku mencintaimu 💕" jawab Tio.


"G-gombal" Kata Tisana yang semakin tersipu malu karena digombalin Tio.


"Cie, pacarku lagi tersipu karena omongan aku" ucap Tio yang membercandakan Tisana.


"K-kamu ngeselin" kata Tisana yang tersipu karena ketahuan oleh Tio bahwa dirinya itu sedang tersipu.


"Tidak apa kalau aku ngeselin biar penting kamu tetap menyukaiku" kata Tio.


"Kamu jangan sotoy" kata Tisana.


"Soto..? enak tahu" kata Tio.


"Bukan soto, Tio" ucap Tisana.


"Terus apa kalau bukan soto..?" tanya Tio.


"Yaudah, mangap Sana sayang 💕" kata Tio.


"Mangap..?" tanya Tisana.


"Maksudnya maaf bukan mangap, Sana" jawab Tio.


"Oh begitu, makanya kalau ngomong itu jangan sembari mangap nanti benaran mangap saat ngomong sama salah ucap yang tadinya kata maaf malah jadi mangap" ucap Tisana.


"Sana, jangan ngeledekin aku" ucap Tio yang ngambek sama Tisana.


"Yaudah, aku minta maaf sama kamu, Tio dan juga kamu jangan ngambek begitu nanti gantengnya luntur" kata Tisana yang berusaha untuk membuat Tio tidak ngambek lagi.


"T-tisana, jangan mulai kamu menggombali aku" kata Tio yang tersipu oleh perkataan Tisana.


"Aku bukannya menggombali kamu tetapi aku mau membuat kamu tidak ngambek lagi sama aku" ucap Tisana.


"Dasar php" ucap Tio.

__ADS_1


"Kenapa kamu bilang aku php..?" tanya Tisana yang bingung sama ucapan Tio.


"Tidak apa, yaudah kalau begitu silakan masuk ke mobil aku, Sana" ucap Tio.


"Baik, aku akan masuk ke mobil kamu untuk pulang" kata Tisana.


Tio dan Tisana memasuki mobil untuk pulang ke rumah masing-masing dan di dalam mobil, keadaan Tisana yang masih mencurigai Tio.


"Kenapa rasanya aku terus mencurigai Tio..?, apa Tio mempunyai rahasia yang aku tidak ketahui..? tetapi kalau tebakan aku benar, Tio mempunyai rahasia tetapi alasan dia tidak memberitahu ke aku itu apa..?, baik Tisana, kamu harus positif thinking, kamu tidak boleh mencurigai Tio, tahu saja alasan Tio tidak memberitahu aku karena Tio tidak mau melihat aku menangis karena rahasianya dan juga kemungkinan itu rahasia adalah masa lalu Tio yang aku tidak ketahui, okay, Tisana, kamu harus positif thinking sama pacar kamu sendiri" ucap Tisana didalam hatinya.


"Kenapa dari tadi Tisana diam saja..?, apa dia masih mencurigai gua..?, baik Tio, lu harus membuat Tisana percaya sama lu, supaya gua tidak pisah dari Tisana karena gua sudah membuat janji sama Nico yaitu pacar Tisana yang Tisana sudah anggap meninggal yang memiliki nama asli yaitu Putra dan isi janji tersebut adalah jika Putra mengalami amnesia, gua sebagai sahabatnya adalah gua harus pacarin pacarnya Putra yaitu Tisana dan kalau gua berhasil pacarin Tisana, gua harus membuat Tisana bahagia dan apabila kalau Putra mendapatkan kembali ingatannya, gua harus menjauhi Tisana dan gua harus memutuskan Tisana untuk tidak jadi pacar gua lagi, gua tidak mau putus sama lu, Tisana dan maka dari itu gua akan berusaha untuk membuat lu melupakan Putra dan gua akan berusaha untuk kamu tidak mencurigai ku" ucap Tio didalam hatinya.


Selama di mobil, mereka saling diam dan suasana menjadi canggung dan setelah sampai ke rumah masing-masing, mereka mengganti baju dan makan terlebih dahulu sebelum menyelamatkan Fadri dan Angelica dan akhirnya mereka langsung ke tempat Fadri dan Angelica berada untuk menyelamatkan mereka berdua dan setelah sampai ke tempat Fadri dan Angelica berada.


"Tio, Apa benar ini lokasinya..?" tanya Tisana.


"Iya, ini benar lokasi tempat penyekapan dan penculikan Fadri dan Angelica berada" jawab Tio.


"Yaudah kalau begitu, kita harus memakai strategi untuk menyelamatkan mereka tanpa ketahuan oleh Nico" ucap Tisana.


"Iya Tisana" ucap Tio.


"Strategi yang pertama yaitu salah satu dari kita harus melihat keberadaan Nico dan setelah salah satu dari kita sudah mengetahui Nico berada, salah satunya dari kita harus mencari pintu belakang supaya bisa masuk dari ruang paling belakang agar tidak ketahuan oleh Nico dan salah satu dari kita harus mencari Fadri dan Angelica berada dan setelah sudah menemukan mereka, salah satu dari kita melepaskan double tipe dan tali yang mengikat dan menempel di tubuh mereka dan setelah sudah melepaskan double tipe dan tali yang mengikat dan menempel di tubuh mereka, salah satu dari kita langsung membawa mereka pergi dengan menggunakan mobil yang salah satu dari kita jaga, setelah membawa mereka pergi dengan menggunakan mobil, salah satu dari kita memanggil polisi untuk menangkap Nico supaya Nico kapok dan berhenti menjadi orang jahat, baguskan strategi yang aku buat, Tio" kata Tisana yang berhasil membuat strategi.


"Bagus sekali strategi kamu tetapi yang menjaga mobil dan melihat Nico berada itu siapa yang akan melakukan diantara kita..?" tanya Tio.


"Yang menjaga mobil, mengendarai mobil dan memantau keberadaan Nico yaitu kamu dan sedangkan aku yang menyelamatkan Fadri dan Angelica berada dan setelah aku berhasil membawa mereka pergi dari tempat ini, aku akan menelepon polisi supaya Nico di penjara" jawab Tisana.


"Kamu yakin yang akan membawa mereka kesini..?" tanya Tio.


"Aku yakin" jawab Tisana.


"Yaudah kalau begitu kita mulai beraksi untuk menyelamatkan Fadri dan Angelica" ucap Tio.


"Okay" ucap Tisana.


Bersambung~


Terima kasih sudah mampir dan membaca novel saya yang berjudul"Kisah Cinta Si Gadis Dingin" tolong dukung Author agar Author semangat updatenya, like, favorit dan votenya, terima kasih~

__ADS_1


Salam hangat Author


__ADS_2