Kisah Cinta Si Gadis Dingin

Kisah Cinta Si Gadis Dingin
(62) Singa Betina Marah


__ADS_3

(62) Singa Betina Marah.


...Welcome My Story Kisah Cinta Si Gadis Dingin....


...Happy Reading~...


.


.


.


"Sok romantis kamu buat puisi seperti itu, sayang." ucap Driana yang lumayan kesel sama suaminya itu.


"Tapi bagus kan puisi yang aku buat untuk meminta uang ke kamu biar utang aku lunas?!!!." sambung Farel yang tidak peka terhadap perasaan Driana yang sudah meleleh akan puisi yang dibuat dirinya itu tetapi ternyata puisinya itu hanya untuk meminta uang supaya utang ia lunas.


"Biasa saja puisi yang kamu buat itu, sayang."


"Parah banget, puisi buatan aku biasa aja padahal susah tahu, sayang buat ngerangkai kata-kata yang bagus untuk dijadikan puisi tadi." ucap Farel yang sedikit protes akan ucapan istrinya yang bilang kalau puisinya biasa aja.


"Habisnya kamu buat puisi gitu hanya untuk bisa meminta izin ke aku untuk meminjam uang biar utang kamu lunas dan seharusnya kalau kamu ingin meminjam uang ke aku tidak usah bersusah payah untuk merangkai kata untuk dijadikan sebuah puisi, kamu tinggal to the point aja ke aku, apa susahnya? apa kamu takut aku bakal marah begitu dengan adanya kamu minta izin untuk meminjam uang ke aku?."

__ADS_1


"Hehe, bukannya aku tidak mau langsung to the point ke kamu tapi aku takut aja, kamu marah dengan adanya aku meminjam uang kamu, hehe!." ucap Farel yang sembari tersenyum kecil alias menyengir kalau Driana mengerti maksud dirinya tersebut.


"Bener kan tebakan aku kalau kamu tidak berani langsung ngomong untuk meminjam uang ke aku supaya utang kamu lunas. Kamu mau minjam berapa duit? buat bayar utang kamu itu." tanya Driana yang langsung to the point terhadap uang yang akan suaminya bakal pinjam.


"Berapa ya? masalahnya aku juga lupa, aku punya utang berapa ke Baric?!!!."


"Astaghfirullah, sayang! kenapa kamu pakai lupa segala utang kamu berapa juta ke dia?!!."


"Namanya manusia, tidak akan luput dari namanya lupa, hehe!." sambung Farel.


"Iya, aku juga tahu, manusia tidak akan luput dari lupa. Aku aja terkadang lupa siapa suami aku yang sebenarnya?!!."


"Hahaha!! aku bercanda doang, sayangku dan mana mungkin aku bakal lupa sama suami aku sendiri walaupun aku mempunyai suami yang sangat menyebalkan!." ucap Driana yang tersenyum karena membercandakan suaminya itu.


"Tidak lucu juga."


"Maaf kalau gitu, sayang ku."


"Hmm, yaudah aku maafin kamu."


"Terima kasih, sayangku."

__ADS_1


"Hmm, sama-sama."


Keadaan Tio yang masih berada di rumah sakit, ia panik kalau Tisana tidak ada di rumah sakit semenjak dia melihat kekasihnya itu di ajak mengobrol oleh mamanya.


"Tisana, kamu kemana? sial, dia tidak ada di sini, berarti dia kemana kalau gitu?!! gua harus cari dia sampai ketemu." ucap Tio yang panik akan Tisana yang tiba-tiba hilang.


.


.


.


Bersambung~


...


Jangan lupa untuk like, favorit, gift dan votenya karena itu semua membuat aku semakin semangat updatenya.


Yah, sedikit lagi novel season pertama ini hampir tamat. Kalian tetap baca ya novel ini sampai benar-benar tamat dan endingnya tidak menggantung. Dan tenang aja aku bakal buat ending novel ini happy ending.


Terima kasih yang sudah mampir dan dukung Author.

__ADS_1


__ADS_2