
Berwisata di Pulau Bali tidak cukup jika hanya digambarkan dengan kata menyenangkan. Karena Pulau yang sudah terkenal sampai ke Mancanegara ini selalu menyuguhkan panorama alam yang sanggup memanjakan mata para wisatawan. Banyak sekali tempat-tempat wisata di Bali yang menarik untuk di kunjungi, dan di setiap tempat wisata memiliki keunikan dan keindahan tersendiri. Salah satunya pura Tanah Lot.
Tanah Lot sendiri merupakan salah satu objek wisata yang terkenal di Pulau Bali. Pura ini akan terlihat dikelilingi oleh air laut ketika air laut sedang pasang. Di bawah Pura terdapat sebuah goa kecil, yang di dalamnya terdapat beberapa ekor ular laut yang memiliki ciri-ciri berekor pipih seperti ikan, dengan warna hitam berbelang kuning. Menurut mitos masyarakat daerah sekitar, ular itu diperintahkan untuk menjadi penjaga dari pura yang ada di Tanah Lot ini.
Sama halnya dengan wisatawan yang mengunjungi Pulau Bali pada umumnya, mata Alika langsung takjub menyaksikan sebuah pura yang berdiri kokok di tengah laut itu. Memang tidak salah memilih Tanah Lot menjadi tujuan wisata. Semua capek yang sedari tadi mengganggu tubuhnya terbayarkan sudah.
“Nona manis kok baru sampai? Dari mana saja?” suara seorang cowok terdengar dekat di telinga Alika saat ia baru saja melangkah beberapa meter dari mobilnya. Dan tanpa menoleh pun Alika sudah hafal siapa si pemilik suara itu.
“Lo juga kenapa ngacir duluan?” tanya Alika dengan jutek
__ADS_1
“Gue males kalau perjalanan naik mobil. Nggak bisa menikmati pemandangan,” kilah Lian
“Dari mobil juga bisa kalau cuma mau lihat pemandangan.”
“Tapi kan nggak dapet udara segernya,”
“Panas gini lo bilang seger? Sakit Jiwa lo!”
Setelah satu jam rombongan Alika berada di Tanah Lot, mereka segera beralih ke Danau Bedugul yang letaknya tidak jauh dari tempat itu. Awalnya Alika mengira hanya mereka bertiga yang akan pergi menggunakan mobil seperti sebelumnya.
__ADS_1
Tapi mendadak Lian membayar seseorang untuk membawa sepeda motornya kembali ke penginapan dan dia sendiri ikut menaiki mobil bersama teman-temannya. Akibatnya ruang gerak di dalam mobil menjadi terbatas karena tambah satu orang yang tidak masuk dalam list penumpang. Dan kondisi itu membuat Alika kembali memancing pertengkaran dengan Lian.
Selama perjalanan menuju Danau Bedugul, tidak bosan-bosannya Alika berdebat dengan cowok yang saat ini duduk di sampingnya itu. Sedangkan Nadia dan Dony lebih memilih untuk tidur dan menikmati sisa perjalanan yang ada.
“Lo bisa geseran dikit nggak, Yan? Gue mau tidur nih!”
“Tidur ya tinggal tidur ajah. Repot banget jadi cewek.”
“Gue nggak bisa tidur kalau duduknya ajah dempet-dempetan kayak gini,”
__ADS_1
“Ya lo ngerti sikon dikitlah! Masak di mobil kayak gini lo mau tidur terlentang.”
Alika yang benar-benar sudah lelah berdebat dengan Lian memilih untuk tidak menyahut ucapan yang keluar dari mulut cowok itu. Sementara itu, rasa kantuk di matanya sudah tidak bisa ditahan lebih lama lagi. Yang Alika inginkan hanya memejamkan matanya dan tidur untuk beberapa saat sebelum sampai di tempat tujuan mereka.