
LUXIUS POV
Ku berlari kearah seorang gadis yang tergeletak ditanah rasa cemas mulai menghampiri hatiku rasa takut akan kehilangan itu semakin kuat.
"Rey apa yang terjadi disini " tanya pada Rey yang hanya diam menunduk setelah kedatanganku
"maafkan aku tuan muda nona tadi langsung berlari ke luar setelah siuman dan ketika saya sampai disini nona sudah pingsan" mendengar penjelasan dari Rey membuatku semakin kalut dalam ketakutan
"cepat panggil dokter dan bawa dia kekamar Aluna "perintahku pada Rey
ku berlari kekamar dengan menggendong Aluna yang tampak pucat 5 menit kemudian Rey datang bersama dengan seorang dokter setelah memeriksa dokter itu hanya berkata jika Aluna kelelahan rasa bahagia kini menggantikan kecemasan.
__ADS_1
hari mulai beranjak sore dan tak ada tanda tanda Aluna akan siuman, akhirnya kuputuskan untuk pergi ke kamarku namun belum sempat aku berdiri Aluna mulai membuka matanya perlahan.
"Aluna kau sudah sadar " tanyaku pada Aluna yang hanya dibalas dengan tatapan kosong
"kamu......... siapa" apa yang dikatakan Aluna berhasil membuatku tak habis pikir Aluna yang ada dibapanku ini berubah sejak terakhir kali kami bertemu
"Dia Tuan Muda Luxius, apakah nona tidak mengingatnya" bukan aku yang menjawab tapi Rey gadis itu hanya menatapku diam seribu bahasa
"tidak" sungguh jawaban itu bukanlah jawaban yang aku inginkan. Bertahun tahun aku mencarinya dan saat ditemukan dia justru tak mengingatku sama sekali
"ya Aluna Lizabet Levark"jika dia ingat namanya kenapa dia tidak ingat aku
__ADS_1
Aluna tetap menatapku tapi kini matanya tidak hanya fokus padaku tapi pada tanganku
" liontin itu"ucapnya sambil menunjuk liontin yang ku genggam
"ini...?, ya yang satu milikmu dan yang satu langi milikku, kenapa" Aluna hanya diam wajahnya seakan mengisyaratkan bahwa dia tidak suka jika liontinya ada padaku
"kembalikan " pintanya dengan tetap dingin, Tuhan apa yang terjadi pada Aluna
"kalau aku tidak mau mengembalikannya" tanyaku dengan menyombongkan diri
Aluna hanya mengulurkan tangannya pada teko air lalu dengan sekali lambaian air itu terlempar padaku yang membuatku basah kuyup dengan gerakan cepat Aluna mengambil liontin nya dan pergi meninggalkan kediaman ku entah kemana dia pergi dia sama sekali tidak meninggalkan jejak satupun....
__ADS_1
**GOMENNASAI..... JIKA BANYAK KESALAHAN DALAM PENULISAN BERHUBUNG INI ADALAH NOVEL PERDANA SAYA MOHON DIMAKLUMI. .....
ARIGATOU GOZAIMASU MINNA**