Mantan Tapi Sayang

Mantan Tapi Sayang
Curhat atau gosip


__ADS_3

Happy reading


Jam sudah menunjukkan pukul setengah enam sore, Keisha yang menunggu adik dan teman-temannya di ruang tamu itu berulang kali menoleh ke arah luar.


Reno yang datang dari dapur membawa segala susu untuk ibu hamil itu hanya bisa tersenyum melihat kekhawatiran istrinya pada teman-temannya yang belum pulang sampai saat ini.


"Sayang minum dulu susunya," ucap Reno meletakkan segelas susu itu di atas meja.


"Yank, kok anak anak belum pulang ya?" tanya Keysha yang hanya dijawab gelengan kepala oleh Reno.


"Mereka pasti masih ada di jalan, kamu tenang aja ya apalagi kan mereka sudah sama pacar mereka masing-masing. Aku yakin Gibran dan Vito bisa menjaga pacar mereka," jawab Reno mengelus lembut pipi sang istri.


Keysha yang mendengar itu menganggukkan kepalanya walau tidak menutup kemungkinan ia masih khawatir dengan keadaan adik dan teman-temannya.


Reno memberikan segelas susu itu pada Keysha, wanita hamil itu menerima kelas dari Reno kemudian meminumnya sedikit demi sedikit. Walaupun iantak terlalu suka susu tapi sejak hamil iansudah dipaksa untuk minum susu walau sedikit


Satu hal yang perlu kalian tahu, Keysha tak pernah mengalami yang namanya morning sickness atau mual mual di pagi hari tapi ia cuma mual saat mencium aroma yang menyengat selebihnya fine fine saja.


Orang orang bilang ia hamil kebo. Bukan berarti anaknya itu kebo, tapi memang kehamilan ini tak seperti kehamilan pada umumnya yang mual mual tak jelas dipagi hari. Walau sesekali Keysha merasakan hal yang aneh pada tubuhnya tapi itu tak mengganggu dirinya untuk beraktivitas.


Setelah beberapa saat menunggu akhirnya terdengar dua motor yang mendekat ke villa itu. Keisha langsung meletakkan gelas susu itu di atas meja dan keluar dari Vila dan melihat siapa yang datang diikuti oleh Reno di belakangnya.


"Astaga sayang, gak perlu sampai nunggu di depan gini juga kali. Mereka pasti pulang kok," ujar Reno mengelus lembut perut Keysha dari samping.


"Nah itu mereka," lanjut Reno menunjuk dua motor yang mulai memasuki area villa. Entah bagaimana ceritanya motor mereka bisa bersamaan masuk padahal mereka tadi berpencar.

__ADS_1


Geisha tersenyum melihat teman-temannya sudah datang. Sedangkan Arum dan Yanti langsung turun dari motor menghampiri bumi yang ada di teras itu.


"Ya Allah bumil ngapain di luar? Udah sore lagi gak baik tahu diluar," ucap Arum mengajak Keysha masuk ke dalam vila meninggalkan para laki-laki yang masih berada di luar sana.


Yanti dan Arum mengapit Keysha seraya berbincang bincang. Sedangkan Reno yang ditinggalkan itu hanya bisa menggelengkan kepalanya dengan pelan.


"Langsung di masukkan garasi aja," ucap Reno pada mereka berdua.


Gibran dan Vito menganggukan kepalanya dan membawa motor itu ke garasi yang ada di villa itu.


Setelah memasukkan motor ke garasi keduanya langsung masuk ke dalam vila.


"Kemana cewek cewek kok hilang?" tanya Vito pada Reno.


"Sudah lebih baik kalian langsung mandi."


Vito dan Gibran mengganggukan kepalanya dan naik ke lantai 2 menuju kamar mereka. Saat melewati kamar para ciwi langkah mereka terhenti saat mendengar suara tawa kencang dari sana.


"Emang cewek gitu ya kalau lagi kumpul?" tanya Vito seakan tak tahu apa yang dilakukan para cewek ketika berkumpul.


Sejujurnya ia tahu apa yang dilakukan oleh cewek-cewek ketika kumpul kalau nggak curhat ya ngegosip karena sahabat dan pacarnya cewek semua.


"Udah biarin aja, gue udah gerah banget mau mandi," ucap Gibran kembali melanjutkan jalan mereka menuju kamar.


Setelah sampai di kamar, untuk mandi bergiliran. Gibran yang mandi duluan sedangkan Vito setelahnya. Sangat monoton memang para laki laki ini.

__ADS_1


***


Sedangkan di kamar sebelah, ciwi ciwi sedang ngumpul di atas kasur. Arum dan Yanti yang sudah wangi itu mulai menceritakan pengalaman mereka tadi di sana pada Keysha.


"Aku juga mau curhat," ujar Arum pada mereka.


"Curhat soal apa?" tanya Keysha sedangkan Yanti langsung tahu apa yang akan dikatakan oleh Arum.


"Tadi ada cewek yang mau buat hubungan gue sama Gibran hancur lagi kak," ujar Arum.


Gadis itu mulai menceritakan apa yang terjadi di rumah makan tadi. Mulai dari awal hingga akhir. Keysha yang mendengar itu menganggukkan kepalanya pertanda ia paham dengan apa yang diucapkan oleh Arum.


"Jadi tadi ada cewek yang mau dekati Gibran lagi gitu? Emang sih gak bisa dipungkiri kalau Gibran itu emang idola kaum cewek banget. Tapi tenang aja, Gibran tipe cowok yang setia," ujar Keysha pada Arum.


"Tapi dulu Gibran hampir lupain aku," jawab Arum.


Gadis itu kembali mengingat kejadian beberapa waktu lalu di mana hubungan Gibran dan Arum berada di ujung tanduk karena ulah wanita uler uang sekarang sudah musnah dari hidup mereka.


Tapi sekarang Arum tidak lagi menyimpan kebencian pada Lidia. Bahkan kini Arum dan Lidia sudah menjadi teman baik lewat media sosial walaupun nanti mereka akan canggung kalau bertemu.


"Kan semua itu sudah berlalu, Rum. Lidia juga sudah tidak ada kan sekarang," jawab Keysha pada Arum yang menganggukkan kepalanya.


Mereka mulai melanjutkan pembicaraan dan memperoleh mereka seputar cowok-cowok mereka. Niat yang tadinya hanya curhat kini malah bergosip hingga lupa jika pacar mereka belum makan sejak tadi kecuali Gibran yang ikut makan karena jajan tadi sore


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2