Marriage Struggle

Marriage Struggle
Tarik Ulur


__ADS_3

" Aku membawa mu menemui keluargaku, bukan untuk meminta restu mereka, tapi aku hanya ingin mengenalkan mu sebagai wanita yang akan aku nikahi. Aku tidak akan mengikuti tradisi keluarga yang aneh ini. "


Jenette tersenyum dengan tatapan yang menunjukkan jika dia sama sekali tidak bisa menerima apa yang di katakan oleh kekasihnya itu. Seorang anak, apakah mungkin akan melawan satu keturunan sebelumya? Tidak, itu tentu saja tidak akan mungkin karena melakukan perlawanan seperti itu sama halnya dengan menerjang badai raksasa di laut lepas.


" Maafkan aku, tapi aku menyukai hal-hal yang aku yakini sepenuh hati. Prinsip keluargamu yang aneh ini tentu saja sedikit banyaknya akan mempengaruhi hubungan kita, karena prinsip mereka juga pasti sudah tertanam di dalam dirimu. "


Kekasih Jenette masih enggan untuk melepaskan tangannya yang tertua mencoba untuk menahan Jenette. Dia memiliki keyakinan yang besar bahwa dia akan mampu menjalaninya asalkan Jenette bersedia tinggal bersama dengannya. Dia tidak perduli yang lain, dia tidak menginginkan yang lain karena dia benar-benar jatuh cinta dengan Jenette sejak pertama kali mereka bertemu secara tidak sengaja.


" Aku akan berusaha membuatmu yakin padamu, aku akan menunjukannya padamu bagaimana aku akan menepati janji ku. Kau mungkin tidak memiliki perasaan yang begitu besar dan membara seperti yang aku rasakan, tapi aku tetap akan berusaha sekuat tenaga, akan ku tunjukan padamu bahwa aku mampu membuat mu bahagia, dan aku berjanji akan membuatmu tidak menyesal di kemudian hari karena memilihku. "


Jenette menghela nafas, dia melihat ke arah Ibu dari kekasihnya yang terus menatap ke arahnya dengan tatapan tidak suka. Jenette sebenarnya tidak ingin membuang waktu untuk hal yang dia anggap percuma, tapi melihat kesungguhan dari mata kekasihnya, Jenette menjadi tidak tega.

__ADS_1


Selama ini perasaan yang dia miliki untuk pria itu seperti perasaan mengambang yang tidak jelas apakah benar dia menyukai kekasihnya, apakah dia mencintai kekasihnya? Tapi saat dia mengingat bagaimana sakitnya menjalin hubungan dan mencintai seorang diri, Jenette mulai berusaha untuk membuka hati, membiarkan pria lain mulai mengisi hatinya, memberikan warna yang baru.


Jenette tersenyum lalu mengangguk. Iya, meskipun Jenette tidak yakin, tapi memberikan kesempatan kepada pria yang menjadi kekasihnya, pria yang sama sekali tidak pernah mengalihkan pandangan selain kepadanya, pria yang akrab di panggil Jefrey itu tentu saja lantas untuk mendapatkan kesempatan bukan?


Tahu, setelah itu pasti akan banyak rintangan yang di berikan kepada Jefrey dan juga Jelena saat mereka mencoba untuk tetap bertahan dengan hubungan mereka. Tapi nanti di sanalah Jenette bisa mulai menentukan apa yang harus dia lakukan, apa yang pantas dan apa yang tidak pantas.


Setelah hari itu hubungan Jefrey dan juga keluarganya semakin jauh, Jefrey yang biasanya akan datang satu bulan sekali untuk melihat keadaan orang tuanya, kini jadi tak memiliki keinginan untuk kesana. Bukan tanpa alasan, Jefrey menjadi seperti sekarang karena satu adik perempuannya meninggal bunuh diri beberapa tahun yang lalu. Saat itu adik perempuannya jatuh cinta dengan seorang pria, tapi karena tradisi kuno, pemikiran yang begitu egois ingin di utamakan, menuntut begitu banyak kebahagiaan dari calon menantu, akhirnya kekasih adiknya itu memilih untuk mundur dengan sopan. Sejak saat itu Jefrey yang dulunya sangat penurut dan tidak pernah memegang orang tua serta tradisi keluarga mereka menjadi mencoba untuk menghentikan tradisi aneh itu.


Sudah empat tahun dia menjauh dari keluarganya dan mencoba untuk menghentikan tradisi itu lewat berbagai cara hingga akhirnya dia tidak sengaja bertemu dengan Jenette. Dia benar-benar jatuh cinta dengan Jenette hingga melakukan banyak cara untuk mendekatinya, pantang menyerah meski sudah berkali-kaki di tolak.


Satu bulan sudah waktu telah di lewati, Jefrey juga bekerja keras menunjukkan bagaimana dirinya dengan segala ketulusan dan kesungguhan. Walaupun memang tidak banyak yang bisa dia lakukan, Jefrey sudah benar-benar memperlihatkan betapa layaknya Jefrey untuk di cintai.

__ADS_1


Jenette benar-benar berniat untuk menyetujui ajakan pernikahan dari Jefrey, tapi sayang sekali halangan kembali datang membuat Jenette sebentar berpikir ulang untuk menerima ajakan menikah dari Jefrey.


Orang tua Jefrey datang kepadanya, menyuguhkan banyak sekali uang agar Jenette menjauhi Jefrey. Mereka menuduh Jenette adalah sebab dari Jefrey yang begitu berubah. Tentu saja yang Jenette lakukan adalah, menolak dengan keras uang yang mereka suguhkan, dan mengatakan kepada kedua orang Jefrey untuk membujuk Jefrey saja. Jenette mungkin bisa menjauh, tapi Jefrey pasti akan terus mencarinya sampai menemukannya. Jefrey sudah benar-benar mencintai, dan menolak untuk mencintai siapapun lagi selain Jenette. Jadi sejauh apapun Jenette kabur, Jefrey pasti akan datang untuk menemukannya, dan bukan tidak mungkin pula Jefrey berbuat nekad saat Jenette meminta untuk Jefrey berhenti mengganggunya.


" Kau seharusnya tahu dan paham bahwa kau lahir dari keluarga yang tidak akan mungkin bisa menyaingi sumber daya yang keluarga kami miliki, dengan jalinan koneksi yang begitu luas, bagi kami sangat mudah Menghancurkan keluarga mu yang hanya memiliki usaha properti tidak seberapa itu. "


Jenette memaksakan senyumnya meski hatinya benar-benar begitu kesal dan sakit sekali. Kenapa? Padahal yang menginginkan hubungan ini adalah Jefrey, yang terus mendesak untuk menikah juga adalah Jefrey, kenapa harus dia yang selalu di salahkan? Bahkan di ancam seperti ini?


" Kalau begitu, tolong tahan putramu, aku tidak bisa mengiyakan juga tidak bisa mengatakan tidak. Satu hal yang harus anda berdua pahami adalah, dunia ini bukan milik keluarga anda, dunia ini milik kita bersama, setiap manusia memiliki hak bahagia yang sama. Jika melakukan apa yang kalian berdua katakan mampu membuat kalian merasa puas, maka lakukan saja dan lihatlah bagiamana dunia ini akan memberikan balasan yang pantas. "


Jenette dengan berani menatap kedua bola mata milik orang tua Jefrey. Jujur saja Jenette benar-benar merasa kasihan sekali kepada Jefrey yang harus hidup bersama dengan keluarga yang begitu menekannya.

__ADS_1


" Tuan dan nyonya, anda sudah pernah kehilangan satu putri anda karena tradisi dan ke egoisan kalian. Tolong jangan sampai anda kehilangan putra anda, dan cobalah untuk bersosialisasi sesuai zaman agar anda berdua bisa melihat sendiri betapa hebatnya cara berpikir orang disekitar anda. Percayalah, mereka juga muak dengan sikap arogan anda berdua yang haus akan rasa hormat dari orang lain. "


Bersambung.


__ADS_2