Me Vs Love (Jodoh Yang Tertukar)

Me Vs Love (Jodoh Yang Tertukar)
Bab 30


__ADS_3

Hari Bagas pulang agak terlambat karena bosnya Regan dan Revan mencari masalah dengan pulang lebih awal karena merindukan istri mereka. Membuat tugas Bagas di kantor menjadi semakin banyak saja. Benar-benar membuat Bagas kesal.


Saat sedang kesal dan otaknya pun terasa panas tiba-tiba pak Anton sang Big Bos suhu dari si senior dan junior ( julukan siapa nihh suhu 😂😂) terasa bagai angin segar bagi Bagas. Sepertinya berbuat sedikit menyebalkan tidak apa-apa bagi Bagas. Karena Bagas juga ingin pulang dan sudah tidak sabar mengulangi kegiatannya dengan Siena.


"Bagas, dimana Regan? tadi aku juga ke ruangan Revan tapi dia tidak ada " Tanya pak Anton


"Pak Regan dan Pak Revan pulang sudah pulang Pak" jawab Bagas.


"Pulang....? di saat pekerjaan sedang banyak begin...?" tanya pak Anton dengan marah


"I-iya pak... " jawab Bagas terbata karena merasa takut kepada pak Anton.


"Katakan padaku alasan apa yang membuat mereka pulang? " tanya pak Anton lagi


"I-itu, mereka bilang mereka merindukan istrinya pak "jawab Bagas, jawaban yang jahat kenapa tidak bilang saja jika mereka pulang karena sakit perut atau alasan yang lainnya sedang sembelit misalnya.


Tapi bagas tidak mau melakukan itu, karena jika Bagas bicara seperti itu dapat di pastikan Bagas akan lembur hari ini. Bagas tidak mau lembur, dia ingin main kuda-kudaan bersama Siena. Untuk itu ia berkata dengan jujur bahkan sangat jujur mengatakan yang sebenarnya jika Revan dan Regan pulang karena mereka ingin melakukan ritual aye-aye. Bukankah hidup itu harus jujur, Bagas merasa bangga akan kejujurannya.


Berbeda dengan pak Anton yang merasa kesal bukan main, anak-anaknya membuat dia kesal pekerjaan banyak dan mereka malah pulang.


"Awas saja kalian.....Bagas siapkan berkas yang harus beres hari ini juga, sekalian untuk hari besok juga. Aku akan menghukum mereka berdua....!!!" ucap pak Anton.


"Siap pak...!!! " jawab Bagas dengan tersenyum senang. Berkat kejujurannya Bagas tidak jadi lembur dan akan melihat kekesalan Duo R minim akhlak itu.


Setelah mempersiapkan semua berkas yang akan di bawa oleh nya, pak Anton dan Bagas menuju rumah utama.


Beres sudah masalah pekerjaannya, sekarang tinggal pulang menuju apartement nya. Bagas ingin segera sampai ke apartementnya dan melihat istrinya yang cantik dan seksi itu.


"Ahh aku sudah tidak sabar ingin cepat sampai"gumam Bagas saat sedang berada di dalam lift. Setelah sampai ke depan pintu Bagas langsung menerobos masuk dan mencari Siena..


Sesuai dugaan Bagas jika Siena saat ini tengah membereskan pakaian. Seperti biasa Siena memakai pakaian kesukaan Bagas yaitu hot pant dan tank top tali spageti yang membuat Siena terlihat seksi dengan rambut di cepol ke atas memperlihatkan leher jenjangnya yang indah.


Alasan Siena sering menggunakan itu karena sangat nyaman di pakai saat ia sedang melakukan pekerjaan rumah. Namun si mata keranjang Bagas sangat menyukainya, uhhhh..... seksi sekali pikirnya.

__ADS_1


Siena yang sedang sibuk membereskan baju Bagas di lemari tidak menyadari jika suami mesumnya si asistent pelit tengah berada di belakangnya dan siap untuk memangsanya kembali.


Sebuah tangan kekar melingkar di pinggang ramping Siena dan jangan lupa bibir nakalnya itu tengah bermain-main di tengkuk Siena. Sejak membobol gawang Siena, bagas semakin agresif saja padanya.


"B-bagas, kau sudah pulang ?" tanya Siena


"Tentu, aku sudah tidak sabar ingin main kuda-kudaan dengannu " jawabnya menyebalkan. Siena hanya berdecak kesal, namun dia juga merasa geli dengan apa yang di lakukan Bagas.


Tangan Bagas juga tidak bisa diam dan tengah bermain di kedua aset Siena. Sentuhan Bagas tanpa sadar membuat Siena melenguh.


"B-bagas.... " ucap Siena yang sudah merasakan panas di sekujur tubuhnya akibat sentuhan tangan dan bibir Bagas.


Bagas kemudian membalikan tubuh Siena ke arahnya dan segera mencium bibir yang sudah membuatnya candu itu. Karena sudah tidak sabar Bagas menggendong Siena ala bridal style dan membawanya ke ranjangnya di kamar.


Dan terjadilah kegiatan panas itu. Sebenarnya Siena juga merasa bahagia karena akhirnya Bagas menjadi miliknya, namun Siena. masih merasa bersalah kepada Salsa apakah ia menyakiti gadis polos itu.


"Arggghhh..... " Siena menjerit saat Bagas menggigit bahu mulusnya di tengah kegiatannya bersama Bagas. "Jangan melamun jika kau sedang bersamaku" ucap Bagas sambil mencium bibir Siena dengan rakusnya. Siena sampai kewalahan menghadapi Bagas yang ternyata sangat luar biasa saat bercinta.


Di kediaman Adyatama


Akibat kejadian panas semalam dan juga tadi pagi bersama dengan Ramon. Salsa merasakan sakit dan perih di bagian intinya. Jalan pun terasa tidak normal namun Salsa malu jika jalannya yang terseok-seok di lihat oleh mertuanya.


Salsa kini tengah duduk di ruang keluarga bersama dengan nyonya Sekar. Nyonya Sekar terlihat sangat bahagia hari ini entah karena apa. Yang sebenarnya nyonya Sekar tahu apa yang di lakukan. putranya itu kepada menantunya.


"Sasa, jika kamu lelah istirahat saja sayang" ucap nyonya Sekar.


"Engga kok mah, Sasa ga cape orang dari tadi Sasa ga ngapa-ngapain. Sasa cuman sakit..... ehh ga apa-apa mah " jawab Salsa hampir saja keceplosan. Jika ia merasa sakit di bagian intinya akibat keganasan sosis anaknya.


Nyonya Sekar tersenyum dan mengerti apa yang di rasakan Salsa, dia juga pernah muda dan pernah merasakan apa yang di rasakan oleh menantunya sekarang.


Salsa bersikap biasa saja tidak memperlihatkan ketidaknyamanannya kepada mertuanya dan mengobrol seperti biasa. Hingga Ramon datang dan Salsa kembali ke kamar untuk membantu menyiapkan keperluan Ramon.


Melihat istrinya jalan dengan terseok Ramon jadi merasa bersalah. "Sasa apa kau masih merasa sakit? "tanya Ramon.

__ADS_1


"Iya atuh, dua kali di serang sosis sakti bikin punya Sasa perih "jawabnya sambil mengambil pakaian di lemari


"Sosis sakti? " tanya Ramon


"Iyaa sosis sakti, pas lagi tidur mirip sosis pas bangun ukuran sama teksturnya jadi beda banget. Sakti banget kan sosis punya A Abon.... " jawab salsa


"Ramon Salsa, atau panggil aku mas Ramon biar mesra " ucap Ramon sambil mendekap tubuh kecil istrinya.


"Iya mas Ramon..." ucapnya sambil tertawa.


"Kenapa kau malah tertawa? apa ada yang lucu? " tanya Ramon.


"Iya lucu banget, Sasa jadi ngerasa kaya di peluk anak Kingkong " ucap Salsa sambil mengelus punggung kekar suaminya.


"Aahh dasar gadis micin menyebalkan" ucap Ramon sambil memberi Salsa ciuman bertubi - tubi di wajahnya karena gemas.


"Nanti malam aku mau lagi ya.... " pinta Ramon


"Ga mau punya Sasa masih sakit, setengahnya aja dulu ya nyicil " ucap Salsa


"Mana bisa di cicil.... " jawab Ramon memelas


"Ya bisa dong, jangan kalah sama panci "


"Maksudnya? aku tidak mengerti ?" tanya Ramon kenapa jadi membicarakan panci pikirnya.


"Panci aja bayarnya bisa di cicil masa ngadon dede bayi engga " jawab Salsa polos.


Ramon hanya melongo saja mendengar ucapan Sasako si micin. "Ternyata istriku termasuk spesies. langka.... " ucap Ramon geleng-geleng kepala.


Like... like... like


Poin sama votenya mimin tunggu ya 😊

__ADS_1


__ADS_2