
"Astaga Sasa.... "
"Ramon sakit...." ucap gadis itu terdengar sangat manja.
"Mau apa kau kemari....? " Tanya Ramon yang merasa sangat marah karena tiba-tiba gadis itu duduk di pangkuannya dan meraba-raba tubuhnya.
"Bukankah kau sangat suka jika aku melakukan itu padamu " ucap gadis itu terbangun dan menghampiri Ramon dan ingin memeluknya. Namun sebelum Ramon mendorong gadis itu, gadis itu sudah di tarik oleh Salsa hingga terjungkal.
"Hey pirang....jangan main peluk aja suami Sasa ya, Sasa ga rela suami Sasa yang ganteng dan keren di pegang-pegang kamu, nanti ketularan gatel " ucap Salsa kepada gadis berambut pirang itu.
Gadis itu sangat terkejut dengan perlakuan Salsa apalagi Ramon yang hanya diam saja melihatnya di tarik hingga jatuh. Namun Ramon malah senang jika istrinya wanita micin itu mengatakan jika ia tampan dan keren.
"Ramon.... " panggilnya manja
"Bangun sendiri udah gede juga manja banget...." kesal Salsa.
Gadis itu pun bangun dengan sangat marah "Hey perempuan kurang ajar berani sekali kau mendorongku, siapa kamu hehh... !!!"
"Kan tadi teh udah di bilangin kalo A Abon itu suaminya Sasa, budeg ya... berobat sana ke tht biar do congkel kupingnya pake palu... " mendengar ucapna istrinya Ramon langsung menepuk keningnya, memangnya palu bisa di buat mencongkel sesuatu. "Haahh dasar istriku yang pintar.... " gumam Ramon.
"Apa....? aku tidak percaya, Ramon cepat katakan apa yang sebenarnya terjadi. Katakan kalau gadis gila ini berbohong..."
"A Abon jawab yang jujur, kalo A Abon bohong ga ada jatah main kuda-kudaan sama Sasa nanti malem, nanti sosisnya bakal Sasa potong-potong di bikin sate, mau ga... " ucap Salsa dengan wajah yang sangat galak namun terlihat sangat lucu .
"Astaga istriku jahat sekali jika sedang marah.... " gumam Ramon dalam hati.
"Dia istriku Sofy dan aku sudah menikah dengannya" ucap Ramon. Sofy sangat terkejut mendengar Ramon sudah menikah pasalnya setelah ada masalah dengan Ramon Sofy tinggal di luar negeri dan tidak pernah mendengar kabar Ramon selama di sana. Sofy sangat Shock mendengar Ramon sudah menikah, dia jauh-jauh pulang dari luar negeri hanya ingin bertemu dengan Ramon karena dia sangat merindukannya. Ternyata perselingkuhannya dengan sahabat Ramon tidak membuatnya bahagia. Ramon masih sangat jauh lebih baik dari Andre selingkuhannya. Ramon pria yang sangat penyayang dan juga royal, apalagi Ramon adalah pewaris tunggal dari keluarga Adyatama.
Sofy yakin jika Ramon masih sangat mencintainya, untuk itu ia kembali, tapi Ramon malah sudah menikah. Di balik keterkejutan Sofy, Salsa tiba-tiba tertawa melihatnya, entah apa yang dia tertawakan.
__ADS_1
"Kenapa kau tertawa ,kau memang benar-benar gadis gila.... " ucap Sofy dengan marah mendengar ucapan Ramon di tambah tawa gadis itu terdengar sangat menyebalkan.
"A Abon namaya lucunya, cantik-cantik namanya sapi.... " ucap Salsa sambil melanjutkan tertawanya.
"Namaku Sofy bukan Sapi....kau tulinya....!!! " hardiknya dengan sangat marah.
"Sedikit, cuma suka salah denger aja Sasa mah... " jawabnya santai. Sedangkan Ramon malah ikut tertawa melihat kebodohan istrinya dan kemarahan mantan pacarnya. Ya Sofy adalah mantan kekasih Ramon dulu yang sudah berselingkuh dengan sahabat Ramon sendiri.
" A Abon....sini dong deket sama Sasa jangan deket-deket sama sapi entar di seruduk lagi" ucap Sasa, seperti kerbau yang di cocok hidungnya Ramon langsung mendekati Sasa, Ramon takut sosis saktinya tidak mendapat jatah nanti malam.
Salsa langsung menggandeng tangan Ramon di depan gadis yang bernama Sofy itu, Sofi terlihat sangat tidak suka pada Salsa. Namun bukan si micin namanya jika ia peduli, tentu saja karena Sasa si micin adalah salah satu personil gang absurd. Yang tidak akan mudah kalah oleh seorang wanita pengganggu. Tidak ada drama menangis apa lagi salah paham. Sasa lebih memilih berkelahi dari pada meratapi.
"Ramon, aku tahu kau masih sangat mencintaiku, aku tahu kau menikah dengannya hanya untuk membuatku cemburu... "ucap Sofy.
"Maaf Sofy cinta untukmu sudah tidak ada lagi di hatiku, kau pikir aku masih mau dengan gadis yang sudah di tiduri oleh temanku sendiri di hadapanku, itu tidak mungkin terjadi...!!! "
"Diam kau gadis kampung....!!!"
"Kamu yang diem....!!! pulang sana.... Sasa mau mesra-mesraan sama suami Sasa.... ganggu aja. Cari sapi jantan di pasar yang masih hidup biar bisa di pake... " balas Salsa. Satu tamparan hampir melayang ke wajah mulus Salsa namun di cekal. oleh Ramon, dan langsung di tepisnya dengan sangat kasar hingga Sofy hampir terjatuh.
"Ramon.... " panggilnya
"Pergilah dari sini dan jangan temui aku lagi....!!! bentak Ramon yang tidak suka dengan sikal kasar Sofy pada Salsa.
"Baik, aku akan pergi tapi lihatlah nanti.... dan kau gadis kampung aku akan membalasnmu.... " ucapnya sambil pergi dari ruangan Ramon.
Kini tinggalah Ramon dan Salsa si ruangannya.
"Aaarrggggghhhhh..... " teriak Ramon yang pinggangnya di cubit sangat keras oleh Salsa.
__ADS_1
"Kenapa kau mencubitku....? " ucap Ramon sambil mengelus-ngelus pinggangnya yang terasa panas.
"Itu karena A Abon udah nyubit Sasa, masih untung Sasa ga cubit ginjalnya...." kesal Sasa. Setelah Sofy pergi Sasa baru menampakan kecemburuannya yang sudah ia tahan dari tadi.
"Astaga ginjalku saja sampai ingin kau cubit...." ucap Ramon
"Iya saking gemesnya liat suami sendiri di raba-raba sama sapi, anak Kingkongnya malah keenakan. Malam ini ga ada jatah susu buat A Abon pokoknya.."
"Hey Sasako jangan begitu, kasihanilah bayi besarmu ini. Nanti malam aku tidak kan bisa tidur jika kau tidak memberiku susu "ucap Ramon merajuk
"Minum susu sapi aja sana.... " kesal Sasa
"Benar kau menyuruhku minum susu sapi? " tanya Ramon menggodanya.
Sasa terkejut takut sapi yang Ramon maksud adalah sapi import yang barusan mengunjungi suaminya.
"Ehh.... jangan....jangan. A Abon sayang mau minum susu ? Minum susu Sasa aja ya, di jamin rasanya enak soalnya masih ori" Gadis micin itu menghampiri suaminya.
Tentu saja tawaran itu di sambut baik oleh Ramon si bayi kingkong yang masih gemar minum susu.
"Sepertinya makan siang hari ini akan terasa sangat menyenangkan untukku " gumam Ramon tersenyum bahagia, Ramon ingin terbawa terbahak-bahak melihat kebodohan istrinya yang membuatnya sangat gemas. Ternyata takdir tidak salah telah menjodohkannya dengan gadis micin ini. Ramon merasa sangat bahagia mempersunting istri cantiknya, tidak masalah sikapnya yang absurd dan aneh. Karena sikap istrinya menjadi hiburan tersendiri untuknya.
*
*
*
Kasih like sama komennya dong, kalo likenya bertambah, up nya juga bakal di tambah. Banyak silent reader mimin sedih 😥😥
__ADS_1