Me Vs Love (Jodoh Yang Tertukar)

Me Vs Love (Jodoh Yang Tertukar)
Bab 82


__ADS_3

Hari semakin siang dan perut Siena semakin terasa tidak enak, Bagas pun sudah meminta ijin pada Regan untuk tidak masuk kerja. "Sayang kau baik-baik saja dari tadi ka mondar-mandir terus, apa kau tidak lelah? "tanya Bagas yang melihat Siena dari tadi tidak mau diam. Setiap Bagas bertanya jawabannya selalu tidak apa-apa.


Tapi melihat istrinya yang seperti itu membuat Bagas khawatir .Ia takut tiba-tiba melahirkan di rumah, dan ia tidak tahu bagaimana caranya mengurus bayi.


"Siena ayo kita ke rumah sakit" ajak Bagas


"Nanti saja Bagas aku tidak apa-apa" jawab Siena sambil mengelus perutnya yang besar itu


"Tidak apa-apa bagaimana ? dari aku melihatmu seperti setrika berjalan terus saja bolak-balik" ucap Bagas


"Aku hanya merasa perutku tidak nyaman saja... " jawab Siena


"Kau pasti akan melahirkan.... ayo kita siap-siap ke rumah sakit "ajak Bagas, Siena hanya diam saja dia berpikir apakah benar ia akan melahirkan pikirnya.


"Iya Siena turuti suamimu nak... " timpal ibunya Siena dan masuk ke kamar Siena menghampiri putrinya yang terlihat gelisah.


"Tapi aku tidak merasakan kontraksi, aku hanya merasa tidak nyaman saja. Aku tidak mau lama-lama di sana, aku tidak betah " ucap Siena.


"Kau akan betah di sana karena ada aku... " jawab Bagas


"Justru aku takut kau macam-macam padaku di sana"

__ADS_1


"Aku tidak akan meminta jatah lagi, semalam kan sudah kau tenang saja. Aku pastikan maxy tidak akan nakal dan keluar dari sarangnya. Kalau perlu aku akan mengikatnya" ucap Bagas tidak tahu malu padahal di situ ada mertuanya.


Untung saja ibunya Siena sudah mulai paham, jika sifat menantunya itu memang sangat aneh. Jadi ia memaklumi semuanya.


"Dasar tidak malu.... " ucap Siena mendelik


"Biar saja, dari pada anakku tiba -tiba meloncat bagaimana nanti" jawab si pelit


"Astaga Bagas kau pikir anakmu itu apa, hingga ia tiba-tiba meloncat... "jawab Siena, mendengar perdebatan antara anak dan menantunya ibunya Siena hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Terserah kau saja... " ucap Bagas


"Sebentar mamah ke bawah dulu ya Siena...." pamit mamahnya Siena yang takut melihat adegan live anak dan menantunya. Padahal tidak mungkin asistent pelit itu akan mengajak anaknya kuda-kudaan, melihat keadaan Siena yang terlihat tidak baik-baik saja.


Siena juga tidak tahu apa yang ia rasakan itu, dia masih merasa gamang. Apa benar ia akan melahirkan atau hanya kontraksi palsu saja. Yang ia rasakan kini adalah ia hanya merasa tidak nyaman saja.


Karena merasa lelah, akhirnya Siena terlelap. Bagas melihat istrinya dan langsung menghampirinya kemudian ia mengecup kening Siena. "Aku sangat mencintaimu Siena"


Bagas pun ikut terlelap di samping Siena sambil memeluknya. Setelah tidur beberapa waktu Siena pun terbangun dan melihat wajah tampan suaminya yang sedang memeluknya. Siena pun tersenyum dan membelai wajah lembut wajah suaminya.


Merasakan ada yang menyentuhnya, Bagas pun mulai membuka matanya dan melihat istrinya sedang menatap wajahnya. "Ada apa sayang, apa ada yang sakit ?"tanya Bagas. Siena menggeleng

__ADS_1


"Aku baik-baik saja Bagas... "jawab Siena, saat sedang memperbaiki posisinya Siena merasa ada sesuatu yang mengalir hangat di pangkal pahanya.


"Ya ampun...." ucap Siena terkejut dan ia bangun perlahan melihat ke arah kakinya yang sudah basah.


"Bagas..... "panggil Siena panik sambil melihat kaki dan tempat tidurnya sudah basah.


"Astaga Siena... kenapa kau tidak bilang jika kau ingin pipis aku akan menggendongmu jika kau tidak kuat berjalan" ucap Bagas.


"Aku tidak pipis Bagas...."jawab Siena


"Lalu itu apa....?" tanya Bagas


"Tidak tahu.... "


"Astaga Siena apa kau mimpi basah....? " tanya Bagas lagi, pertanyaan yang membuat Siena ingin mengunyah suaminya sekarang juga.


"Dasar asistent pelit, bawa aku ke rumah sakit sekarang juga.... !!!! ucap Siena panik.


*


*

__ADS_1


*


Bantu doa nya dede bayi asistent pelit mau lounching 😍😍


__ADS_2