Me Vs Love (Jodoh Yang Tertukar)

Me Vs Love (Jodoh Yang Tertukar)
Bab 36


__ADS_3

Bagas merasa sangat lelah hari ini, karena pekerjaan nya yang sangat banyak di kantor. Untung saja bosnya yang menyebalkan itu tidak memintanya untuk lembur. Jika sampai itu terjadi Bagas khawatir burung kutilangnya akan marah dan merajuk karena tidak bisa bermain petak umpet di goa Siena.


Bagas langsung terduduk lesu di sofa sambil kepalanya menengadah ke atas, dia merasa sangat lelah dan tubuhnya itu terasa sangat pegal.


Melihat suaminya kelelahan, Siena berinisiatif untuk membuat teh hangat dan memberikan padanya. Siena segera menghampiri suaminya dan memberikan teh itu.


" Bagas minumnlah teh nya, kau pasti sangat lelah..." ucap Siena sambil membelai lembut rambut Bagas. Mendapat sentuhan lembut asistent mata keranjang itu langsung membuka matanya dan melihat istri cantiknya tengah berada di sampingnya.


Penampilannya sudah sangat cantik seperti biasa dengan gaya rambut cepol asalnya, yang membuat Siena terlihat cantik berkali-kali lipat di mata Bagas.


" Aku sangat lelah Siena, sepertinya aku butuh pelukan... " ucap Bagas manja sambil memeluk Siena dan menempelkan bibirnya di leher mulus Siena.


Siena sudah mulai terbiasa dengan sikap suaminya yang mesum, dia hanya tersenyum sambil terus memeluk Bagas dengan sayang.


"Minumlah teh mu dulu Bagas mumpung masih hangat... " ucap Siena sangat lembut masih sambil memeluk Bagas dan membelai rambutnya.


"Aku tidak mau minum teh, aku mau minum susu... " ucap Bagas sambil sedikit meremas aset miliknya. Siena mengerjap kaget dengan tingkah suaminya.


" Dasar makhluk mesum... " ucap Siena


" Biar saja aku sangat suka mesum padamu, karena kau sangat seksi " ucap Bagas.


Seperti nya nasib asistent menyebalkan itu memang sangat beruntung. Karena orang pelit dan sangat menyebalkan seperti nya bisa menikah dengan seorang mantan model yang sangat cantik.


*


*


Mungkin karena merasa sangat lelah akhirnya Bagas tertidur, Siena pun membaringkan nya dan menopangnya dengan bantal. Serta membelai dan mengecup kening suaminya sambil tersenyum.


Baru saja Siena akan menyiapkan makan malam, ponselnya berbunyi. Terlihat satu panggilan dari papahnya. Tidak biasanya papahnya menelepon Siena. Ada apa pikir Siena, semoga saja tidak ada masalah. Siena pun langsung mengangkat panggilan dari papanya.


"Hallo pah... "


"Hallo Siena, ini papa. Bisakah kau dan suamimu makan malam di rumah? " tanya papa Siena.

__ADS_1


"Nanti Siena tanya dulu pada Bagas pah, Bagas sedang tidur mungkin dia kelelahan " jawab Siena.


"Oh baiklah, tapi kabari papa ya. Papa sangat berharap kamu dan suamimu datang malam ini. Sudah lama kita tidak berkumpul. Papa merindukanmu Siena " ucap papanya dengan nada sedih.


"Baiklah nanti Siena kabari papa... " ucap Siena


"Ah baiklah nak, papa tunggu ya.... "


"Iya pah.... " Siena pun langsung menutup teleponnya. Dan melihat ke arah Bagas yang masih tertidur dan melihat jam baru menunjukan pukul lima sore.


Setelah satu jam Bagas tertidur Bagas pun terbangun, dia melihat di sekelilingnya tidak ada Siena di sana, mungkin Siena sedang memasak untuk makan malam pikir Bagas. Bagas pun langsung bangun dan hendak mandi.


Tapi saat di kamar Bagas melihat Siena tengah membereskan pakaian. "Tumben kau tidak memasak?" Tanya Bagas karena setahu Bagas Siena sangat suka memasak, walaupun masakannya kurang enak tapi Bagas dengan senang hati selalu memakannya. Karena Siena selalu berkata dia memasak dengan cintanya dan itu membuat Bagas merasa melayang-layang. Apalagi setiap malam Siena selalu memanjakan burungnya saat bermain - main di sangkarnya. Membuat Bagas seakan menjadi peri yang bisa terbang karena terlalu senang. Sebahagia itu kah asistent pelit itu menikah, dan jawabannya tentu saja adalah iya.


"Malam ini papa mengundang kita makan malam, kau mau kan? "tanya Siena


"Oh boleh saja, asal jangan menginap aku tidak mau libur olahraga denganmu "jawab Bagas yang membuat Siena ingin sekali memukul kepala suaminya yang sangat mesum itu.


"Terserah kau saja, apa di dalam otakmu tidak ada pikiran lain selain berolahraga malam saat pulang kerja ... " jawab Siena


Bagas pun sudah bersiap untuk berangkat, istirahatbya tadi ternyata sudah mengembalikan tenanganya kembali hingga ia terlihat sangat segar dan juga tampan.


Siena melihat suaminya dengan tersenyum, karena di balik wajah Bagas yang kalem ternyata tersembunyi kelakuannya yang absurd, mesum dan sangat menyebalkan. Apalagi semua orang mengenalnya sebagai asistent pelit. Membuat Siena ingin tertawa saja. Orang di luar sana tidak pernah tahu kekonyolan suaminya saat sedang ingin main kuda-kudaan.


"Sudah jangan melihatku terus seperti itu, nanti kau jatuh cinta padaku "ucap Bagas


"Aku memang sudah jatuh cinta padamu dasar bodoh" jawab Siena.


"Benarkah itu, astaga aku merasa jantungku akan meledak saja Siena, karena aku juga sangat mencintaimu. Kita tunda dulu saja makan malamya kita main dulu ayo. Si Maxy ingin menyapamu sekarang. Bahkan sekarang dia sudah mulai Bergerak -gerak ingin bertemu denganmu" jawaban yang sangat aneh. Bagas menarik tangan Siena dan mulai mencium perempuan cantik itu.


Siena langsung mendorong Bagas "Bagas hentikan,kasihan papa pasti sedang menunggu kita" ucap Siena meskipun hatinya kini tengah di penuhi oleh bunga karena mendengar ucapan cinta Bagas. Tapi bagaimana lagi Siena merasa kasihan jika papahnya. menunggu mereka lama. Apalagi Bagas tidak bisa bermain sebentar, butuh waktu dua jam lebih untuk melayani suami mesumnya.


"Haahh baiklah... " ucapnya lesu, Bagas dan Siena pun langsung berangkat menuju rumah papanya Siena.


Di dalam mobil...

__ADS_1


"Siena nanti di sana kau jangan memanggilku Bagas ya" ucap Bagas


"Memangnya kenapa, bukankah itu namamu? "tanya Siena merasa heran.


"Aku tahu, tapi supaya terdengar mesra aku ingin kau memanggilku mas Bagas.... "ucapnya sambil tersenyum malu-malu kambing.


Siena langsung tertawa "dasar kau ini, aku merasa geli jika harus memanggilmu seperti itu" jawab Siena


"Aaahh kau sama sekali tidak romantis" Bagas mengerucutkan bibirnya kesal terlihat sangat imut seperti kudanil sedang merajuk. Membuat Siena semakin tertawa saja melihat suaminya.


"Jangan tertawa nanti aku marah... " ucap Bagas


"Baik-baiklah aku akan memanggilmu mas Bagas " ucap Siena setelah tawanya mereda. Bagas sangat senang mendengarnya.


"Coba katakan sekali lagi " ucap Bagas sambil melirik istri cantiknya karena saat ini dia sedang menyetir mobil.


"Mas Bagas.... " panggil Siena


"Panggil sekali lagi, aku ingin mendengarnya lagi" ucap Bagas.


"Masss Bagaaasss.... " ucap Siena dengan nada sedikit manja. Karena terus terang saja Siena sendiri merasa malu dengan tingakahnya.


"Ahhhh aku ingin pingsan sekarang.... " jawab Bagas sedikit mendrama.


"Dasar asistent lebay.... " ucap Siena sambil tertawa melihat tingkah suaminya yang sangat aneh.


*


*


*


Liike sama komen dong biar lelah mimin mengetik dan begadang itu terobati melihat like sama komen kalian 😘😘 sumbangin poin dan votenya juga ya..


__ADS_1


__ADS_2