Me Vs Love (Jodoh Yang Tertukar)

Me Vs Love (Jodoh Yang Tertukar)
Bab 38


__ADS_3

Di kediaman Adyatama Ramon sedang mengerjakan pekerjaannya yang belum selesai, karena kedatangan Salsa yang memberi imun untuknya tadi siang telah menunda banyak pekerjaannya.


Dan di sini lah sekarang ia sedang berada di sofa ruang keluarga bekerja sambil menemani istri dan mamahnya yang sedang menonton sinetron kesukaannya.


Beberapa kali Sasa terdengar kesal karena melihat pelakor yang membuatnya sangat geram. Ramon hanya geleng-geleng kepala melihat istrinya yang sibuk memberikan komentar pada film yang ia tonton. Dasar kurang kerjaan pikir Ramon.


"Kau itu terlalu terbawa perasaan Sasa itu hanya film saja " ucap nyonya Sekar sambil tersenyum


"Tapi kerasa nyata mah makanya Sasa kesel " jawabnya


"Kamu ini ada-ada saja Sasa... " ucap nyonya Sekar


"Soalnya tadi Siang Sasa baru aja ketemu sama pelakor mah jadi masih kebawa perasaan aja gitu..."jawabnya polos


Perasaan Ramon menjadi tidak enak semoga tidak ada pembahasan tentang apa yang mereka lakukan setelah kepergian Sofi, karena yang mereka lakukan adalah praktek cara menyusui bayi besar.


Astaga jantung Ramon mendadak berdetak tidak karuan, bahkan detak jantungnya kini terdengar seperti bedug lebaran. "Semoga mulut istriku tidak asal berbunyi lagi. "Aku takut membayangkannya" gumam Ramon.


"Pelakor? "tanya nyonya Sekar merasa bingung


Sasa langsung berbalik ke arah mertuanya " iya mah tadi ada pelakor namanya sapi " jawab Sasa


"Sapi....? " tambah di buat bingung saja mertuanya itu


"Iya sapi import soalnya rambutnya pirang, namplok-namplok sama A Abon minta di pangku mana gerayam-gerayam badan A Abon yang seksi, kan Sasa ga rela mah kalo badan suami Sasa jadi bekas sapi import.


"Ya Tuhan Sasa apa tidak ada kata yang lebih enak selain bekas? " tanya Ramon


"Ga ada.... " jawabnya polos


"Dasar micin, sudah jangan bicara lagi " titah Ramon

__ADS_1


"Ya udah A Abon juga jangan minta susu lagi... "


"Astaga ancamanmu sangat menakutkan " gumam Ramon. Nyonya Sekar malah tertawa mendengar ucapan - ucapan menantunya yang luar biasa ajaib.


*


*


*


Sedangkan di kediaman papanya Siena Bagas hendak berpamitan pulang karena waktu menunjukan sudah hampir jam sepuluh malam.


"Pa kami mau pamit pulang dulu karena sudah malam" pamit Bagas


"Kenapa kalian tidak menginap saja di sini nak " ajak papa Siena yang sepertinya sangat menyukai menantunya yang pelit itu.


"Itu, karena besok aku harus bekerja lagi pah, aku takut terlambat jika berangkat dari sini mah pah" jawab Bagas


"Aku takut terlambat mengajak maxy bermain sayang, bagaimana jika dia marah dan merajuk" bisik Ramon pada Siena. Siena hanya menggelengkan kepalanya mendengar ucapan suami mesumnya itu.


"Baiklah kalau begitu, sering-sering lah main kesini nak Bagas " ucap papa Siena


"Pasti pah saya senang makan malam di sini, iya kan sayang "ucap Bagas tersenyum ke arah istrinya,.namun Siena malah mendelik kesal.


Setelah berpamitan mereka berdua pun kembali pulang ke apartementnya. Saat di dalam mobil Siena masih memperlihatkan wajah kesalnya pada Bagas. Siena merasa malu karena masakannya selama ini rasanya sangat luar biasa. Meskipun sebenarnya Siena juga tahu jika makanan buatannya rasanya memang sangat aneh. Tapi Bagas tidak perlu mengatakannya kan pada orang tuanya. Itu sangat memalukan untuknya.


Siena menarik nafas kasar, untuk menetralkan rasa malunya. Siena pun berpikir kembali jika suaminya memang makhluk tidak normal maka Siena sebagai makhluk normal harus mengerti bagaimana sikapnya.


Semua orang mengatakan jika suaminya sangat pelit, tapi menurut Siena Bagas sama sekali tidak pelit bahkan nafkah yang Bagas berikan nilainya pun sangat fantastis. Tapi karena jalan pikiran Siena yang sudah berubah, maka uang nafkah dari Bagas ia gunakan seperlunya aja tidak seperti dulu, semua uang yang ia punya hanya untuk bersenang-senang.


"Siena...." panggil Bagas, Siena yang sedang melamun pun tersadar.

__ADS_1


"Ada apa? " tanya Siena


"Kita nanti bisa bermain kan? "tanya Bagas yang dari tadi melihat wajah istrinya yang cemberut dan tidak bicara. Kata orang maksud Bagas kata bosnya yang berakhkak minim itu, jika pasangan kita sedang banyak menutup mulut, itu artinya kesejahteraan burung kutilang sedang dalam bahay. Karena apa? karena itu akan membuat burungnya tidak bisa keluar dari sangkar dan terkurung di sana dengan jangka waktu yang tidak bisa di di tentukan.


Wuoaahhh itu sangat bahaya pikir Bagas, Bagas pun langsung melihat ke arah burungnya yang sedang tidur tampan. "Maxy pasti akan marah jika malam ini dia tidak bisa bermain "gumam Bagas.


Setelah melakukan perjalanan mereka pun sampai di rumah maksudnya di apartement Bagas. Siena. langsung ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya begitu pun dengan Bagas dia oun langsung mengganti pakaiannya.


Siena pun keluar dari kamar mandi dan melihat suaminya sedang berpose menyebalkan. Karena dia tengah memperlihatkan gagang sapunya yang sudah terbangun. Meskipun masih tertutup sangkarnya karena Bagas kini tengah memakai pakaian santainya dan terlihat sangat tampan dan gagah. Namun tetap saja Siena melihatnya dengan sangat geli.


Wajah tampan tubuh gagah tapi ternyata kelakuannya sangat gila. Dan jangan lupa jika suaminya juga sangat mesum.


"Ayo kemarilah sayang aku sudah siap " ucap Bagas


"Siap untuk apa? "tanya Siena pura-pura tidak mengerti sambil naik ke tempat tidur dan merebahkan tubuhnya di samping Bagas .


"Ayo kita main kuda -kudaan, maxy sudah tidak sabar untuk bermain denganmu katanya" ajak nya.


"Aku tidak mau aku lelah... " jawab Siena yang benar memang dia sangat lelah.


"Astaga Siena lihatlah maxy menjadi sedih, dia langsung menunduk..." ucap Bagas


"Haahhh..... kapan kau akan kembali waras Bagas? " tanya Siena.


*


*


*


Maaf ya telat up, mimin lagi ga enak badan, besok di lanjut ya 🙏

__ADS_1


__ADS_2