
Siena shock mendengar apa yang di katakan oleh Rosa, jadi itu yang selama ini ia pikirkan tentang Siena. Siena hanya berdiam diri dan menikmati hasil kerja kerasnya. Oh tidak... itu adalah pemikiran yang sangat bodoh. Bahkan Siena tidak pernah meminta uang sepeser pun dari orang tuanya. Karena sejak memutuskan untuk menjadi model dan tidak mau meneruskan usaha orang tuanya, sejak itulah ia berhenti bergantung pada orang tuanya.
Semua barang yang ia beli termasuk apartement dan juga mobil semua itu hasil kerja kerasnya. Bukan hasil meminta dari orang tuanya. Bahkan saat skandal itu terjadi sampai ia di pecat dan kesulitan keuangan pun ia tidak pernah meminta bantuan kepada mereka berdua. Semua yang ada dalam pikiran Rosa adalah salah dan hanya sebuah prasangka saja, sungguh bodoh.
Siena geleng-geleng kepala dan tersenyum meremehkan ke arah Rosa. Siena bukan gadis lemah Siena juga tidak bodoh, dia tahu saudara angkatnya ini bukanlah orang baik. Dia hanyalah seorang wanita munafik, dan Siena sudah tahu itu. Maka dari itu Siena selalu menjaga jarak dengannya dan tidak pernah mau dekat dengannya.
"Dasar bodoh..." hanya kata itu saja yang keluar dari mulut Siena, dia memandang Rosa sambil bersedekap melihat ke arah Rosa yang sedang menatapnya dengan tajam.
"Apa maksudmu Siena...?"
"Selain bodoh kau juga tuli ternyata... " ucap Siena dengan sangat santai.
"Jangan bertele-tele jika bicara denganku" balas Rosa.
"Dengarkan aku baik-baik, aku tidak pernah meminta uang pada orang tuaku itu yang pertama, aku hidup dari hasil jerih payahku sendiri asal kau tahu itu. Semua yang ada dalam pikiranmu itu hanyalah prasangka belaka. Buang pikiran kotormu itu jauh-jauh, jangan rusak hatimu dengan pikiran-pikirannu yang salah, fokus saja terhadap urusanmu dan jangan campuri urusanku, pergilah dari sini... " usir Siena.
"Aku tidak akan berhenti mencampuri urusanmu, karena pria yang aku cintai kini terjebak denganmu" ucap Rosa dengan menahan marah, terlihat dari wajahnya dan matanya yang memerah.
"Astaga Rosa, apa kau sudah kehabisan laki-laki di dunia ini hingga kau sangat menginginkan suamiku?" tanya Siena tidak percaya
"Dia terlalu sempurna untuk gadis dengan seribu kekurangan sepertimu...." sinis Rosa
"Benarkah ? memangnya apa kelebihannu selain bodoh... " jawab Siena dengan penuh penekanan.
"Aku wanita sempurna, aku cantik pintar karierku bagus dan aku wanita terhormat " ucapnya dengan sangat bangga.
"Dan juga tidak tahu malu... " sambung Siena
"Siena....!!!" kesalnya
__ADS_1
"Apa kau tidak lupa kau berasal dari mana nona Rosa yang cantik dan terhormat..." ejek Siena, ucapan Siena membuat Rosa sangat geram kepadanya.Hingga menghampiri Siena dan akan menamparnya, namun suara pintu terbuka menghentikannya.
Bagas yang baru pulang dari kantor merasa terkejut karena melihat Rosa dan istrinya ada di sana, namun keadaan mereka terlihat seperti sedang bersitegang.
"Ada apa ini ?" tanya Bagas, wajah Rosa yang penuh amarah dalam sekejap lenyap tergantikan senyum yang sangat manis terpampang di wajahnya. Sungguh wanita ini memang bermuka dua.
"Tidak apa-apa, kami hanya sedang bercanda" jawab Rosa dan tentu saja Bagas tidak percaya. Bagas memang manusia menyebalkan tapi dia tidak bodoh.
"Dia ingin bertemu denganmu Bagas... " ucap Siena dengan santai.
"Bertemu denganku...?" asistent pelit menunjuk wajahnya sambil merasa keheranan. Ada apa iparnya ingin bertemu dengannya. Ingin kerja samakah atau ada hal lain yang penting. Sedangkan Rosa yang mendengar ucapan Siena langsung memasang wajah semanis mungkin semanis gula di tambah madu. Hingga rasanya tidak karuan dan sangat tidak enak karena terlalu manis. Begitulah wajah Rosa yang terlihat sekarang di mata Bagas dan Siena.
"Kau ingin bertemu denganku...? " tanya Bagas sambil memandang Rosa. Rosa yang di pandang pria Idamannya langsung merasa tersipu malu. Malu-malu kambing melihat Bagas yang sangat tampan. Hiiuuhh.... Siena mengeleng-gelengkan kepalanya.
"Iya, aku ingimmn bertemu denganmu "jawab Rosa tersenyum manis
"Itu.... bukankah kita ini keluarga kita harus dekat bukan ?" jawabnya dengan sangat lembut membuat Siena bergidik ngeri .
"Dia ingin bertemu dengan mu karena dia merindukanmu Bagas, dia bilang ingin kau menjadi suamiya. Ya itulah inti sari yang dia ucapkan tadi padaku " ucap Siena dengan wajah santai, namun di dalam hatinya ia sangat penasaran apa yang akan di katakan suaminya yang ajaib ini.
Rosa langsung tersenyum mendengar ucapan Siena, setidaknya itu memudahkannya untuk mengungkapkan isi hatinya. Namun bukan Bagas namanya jika ia berbicara normal karena beberapa detik kemudian manusia pelit itu langsung tertawa terbahak-bahak sambil memegang perutnya yang terasa kram karena dia tertawa.
Rosa merasa bingung melihat reaksi Bagas yang tertawa setelah mendengar kalau dia menginginkannya menjadi suaminya. Rosa merasa dirinya sangat cantik dan sempurna untuk menjadi pendamping Bagas, apa ada yang salah dengan dirinya. Rosa langsung mengambil cermin kecil di dalam tasnya. Sangat cantik menurutnya lalu apa yang di tertawakan pria tampan ini.
Melihat reaksi suaminya Siena hanya tersenyum saja, biar Rosa tahu jika pria idamannya ini adalah makhluk langka yang sangat aneh.
"Jadi kau menyukaiku begitu? " tanya Bagas di sela-sela tawanya. Dan Rosa pun langsung mengangguk.
"Astaga, kau gadis yang sangat lucu... " ucap Bagas, mendengar kata lucu tentu saja Rosa menjadi tersipu, bahkan Bagas saja belum menyelesaikan ucapannya dia sudah malu-malu saja ahh dasar memang Rosa Roso itu memang tidak tahu malu.
__ADS_1
"Kau ini lucu sekali Rosa, kau mencintai suami saudaramu. Apa kau sedang ingin membuat cerita suamiku suami saudaraku begitu? " tanyanya
"Apa...? " tanya Rosa merasa bingung
"Aihh... kau ini...apa menyukaiku ?" tanya Bagas
"Iya, aku sangat mencintaimu " jawab Rosa mantap dan percaya diri.
"Tapi aku tidak suka padamu, karena aku sangat mencintai istriku yang sangat cantik dan seksihh... " ucap Bagas terdengar sangat menyebalkan di telinga Rosa.
"Aku jauh lebih baik darinya...." ucap Rosa tidak terima.
"Lebih baik dalam hal apa, aku tidak melihatnya " jawab Bagas mengangkat bahunya acuh.
"Aku ini sangat cantik, pintar dan juga karierku sangat Bagus, aku juga pandai memasak. Dan aku juga sangat seksi aku tidak kalah dari Siena.
"Seksi....? seksi sebelah mana ?dadamu saja sebesar tutup gelas, bok*ngmu seperti papan cucian make up mu juga sangat tebal dan satu lagi kau itu sangat seram lihat saja gigimu saja pakai pagar. Memangnya gigi mu akan diserang oleh hama, sampai-sampai kau menjaganya dengan sangat ketat. Astaga... " si manusia pelit geleng -geleng kepala. Siena menahan tawanya agar tidak pecah.
Dan jangan tanyakan bagaimana reaksi Rosa karena dia sangat shock hingga melongo mendengar ucapan Bagas.
*
*
*
Ya ampun Rosa Bagas itu cuman bagus casing aja 😂😂 jangan tergoda kalau enggak kamu akan stress duluan 😆
like... like dong 💃💃
__ADS_1