Me Vs Love (Jodoh Yang Tertukar)

Me Vs Love (Jodoh Yang Tertukar)
Bab 75


__ADS_3

Hari pernikahan Ivan pun tiba, mereka semua terkejut karena salah satu personil duo van-van akan melepaskan status jomblo dan lajangnya dengan tiba-tiba. Dan yang lebih membuat mereka terkejut adalah mempelai wanitanya adalah si gadis pecel Sintia. Membuat mereka semua geleng-geleng kepala di buatnya


Bagaimana gadis sombong dan menyebalkan itu menjadi pasangan Ivan yang baik dan kalem. Sungguh pernikahan yang di luar dugaan.


Para suami dan para istri 4R beserta asistennya dan juga pasangan mereka hadir di acara pernikahan Ivan.


"Mudah-mudahan itu tukang pecel sadar ya... " ucap Anggi


"kalo imamnya modelan A Ivan mah Sasa yakin, itu tukang pecel bakalan berubah lebih baik... "sambung Sasa


"Iya, tapi kalo imamnya modelan kaya itu mah, Bira ga yakin.... " Sambil matanya ke arah Bagas.


"Hancur dunia permakmuman kalo imamnya orang pelit bin nyebelin kaya mas Bagas... " timpal Yura langsung to the point.


"Mereka membicarakan suamiku di depanku, ahh dasar memang suamiku itu makhluk langka, pantas saja mereka membicarakannya... "gumam Siena menyadari jika suaminya memang lain dari yang lain.


"Siena, kalo liat mas Bagas harus banyak amit-amit ya" ucap Bira


"Hahh. ...kenapa? "tanya Siena bingung, kenapa begitu bukankah Bagas ayah dari anaknya pikir Siena.

__ADS_1


"Nanti anaknya pelit lohh kalo gak amit-amit.... " sambung Yura di balas anggukan oleh anak-anak pokemon yang lain.


"Iya, nanti anaknya kelakuannya aneh kaya bapaknya" sambung Anggi


Siena hanya geleng-geleng kepala saja, Danisa yang mendengarnya hanya tersenyum sedangkan Sera dari tadi sudah tidak kuat menahan tawanya hingga ia terpingkal-pingkal sambil memegang perutnya.


Dan para suami yang mendengarnya hanya geleng-geleng kepala melihat dan mendengar ucapan para istrinya yang selalu di luar batas normal. Ucapan mereka terdengar sangat jelas larena tempat duduk mereka berdekatan, hanya saja beda kumpulan antara para suami dan para istri.


Karena jujur saja jika mereka semua digabung percayalah ucapan mereka tidak akan pernah nyambung. Untuk itu mereka harus duduk terpisah. Hanya saja pembicaraan mereka terdengar jelas di telinga para suami itu. Apalagi telinga si asistent pelit sudah terasa sangat panas karena mereka. membicarakannya di sampingnya. Dasar anak-anak pokemon minim akhlak memang.


"Hey kalian berhenti membicarakanku, awas saja kalian. ... " kesal Bagas yang menatap mereka dengan sengit.


"Pecat saja sekalian... "timpal Rama


"Dan jangan beri tunjangan...." sambung Ramon.


"Pahami saja mereka Bagas, luaskan hatimu dan terima dengan lapang dada setiap ucapan mereka " ucap Revan


"Makanya jadilah manusia normal, seperti kami " ledek David yang tidak sadar diri jika kelakuannya juga sangat aneh, untung saja Danisa mampu mengimbangi keanehan David.

__ADS_1


"Nasibmu buruk sekali asistent pelit.... "ucap Stevan sambil tertawa terbahak-bahak.


Huuffttt


"Bersabarlah Bagas...." gumam Bagas dalam hati.


"Selamat datang semuanya..... "sapa Ivan yang menghampiri mereka. Mereka semua menatap ke arah Ivan dan Sintia yang tampak serasi, Ivan yang gagah dan tampan dam sintia yang terlihat sangat cantik malam ini.


"Omg.... mas Ivan gak di pelet kan sama mba Sinti? "tanya Yura


"Namaku Sintia anak kecil...." jawab Sintia


"Jangan panggil dia anak kecil tante, panggil dia Tayo, namanya Tayo bis kecil yang ramah " ucap Anggi


Mendengar itu Rama jadi terbahak, mengingat awal pertemuannya dengan si Timmy anak kambing yang menggemaskan yang kini menjadi istrinya dan juga ibu dari anaknya.


Siena tertawa melihat kebingungan Sintia, "Kau harus mulai membiasakan diri Sintia.... " ucap Siena.


"Astaga kepalaku..... " Sintia memijit-mijit kepalanya yang terasa pusing mendengar ucapan anak-anak pokemon.

__ADS_1


Likenya mana nihh....


__ADS_2