Me Vs Love (Jodoh Yang Tertukar)

Me Vs Love (Jodoh Yang Tertukar)
Bab 84


__ADS_3

Kelahiran bayi asistent pelit sudah tersebar kepada seluruh anak-anak pokemon beserta pasangannya dan juga, para asistent lainnya. Semua sangat antusias ingin melihat bayi cantik milik manusia pelit bin aneh itu. Semua sudah berencana akan menengok bayi itu secara bersamaan, termasuk Sasako yang kini kelahirannya sudah memasuki sembilan bulan.


Tapi keinginannya untuk melihat bayi cantik itu tidak tersurutkan. Ia tetap ingin melihat bayi cantik dari mantan calon suaminya itu, sekaligus ingin bertanya tentang pengalaman Siena saat melahirkan.


Dan di sinilah mereka semua berada, mereka semua berkumpul di ruangan Vvip dimana Siena di rawat. Mereka sangat antusias melihat bayi mungil nan cantik itu.


"Ya ampun, bayinya cantik banget ya..." ucap Bira


"Iya, mirip sama Siena.... " sambung Anggi


"Iya alhamdulillah mirip sama mamahnya, coba kalo mirip sama bapaknya aduh ga kebayang gimana jadinya... " ucap Sasa


"Itu berarti Siena ngikutin saran kita biar bilang amit-amit kalau liat mas pelit... " sambumg Yura


Para suami yang mendengarnya hanya bisa geleng - geleng kepala, terutama Bagas sang objek yang mereka bicarakan berada satu ruangan dengan mereka. Telinganya sangat panas dan beberapa kali terlihat mengelus dada.


"Bersabarlah asistent pelit, agar gajimu tetap aman..." ledek Ivan.


"Sayang jangan melihatnya, ucaplah amit-amit jika melihatnya " ucap Stevan pada Sera yang juga kini tengah hamil.


"Ahh iya benar, Sinti kau juga harus bilang begitu ya " sambung Ivan pada istrinya yang kini juga tengah mengandung. Sera dan Sintia hanya menganggukan kepalanya saja, membuat Bagas merasa jengah dengan tingkah mereka.

__ADS_1


"Terus saja mengejeku, apa kalian tidak sadar kalian seperti apa, kalian adalah makhluk-makhluk aneh dan spesies langka . " ucap Bagas dan semua orang hanya tertawa saja mendengar ucapan protes dari asistent pelit itu.


"Oh iya Sasako, bukannya kalian nikahnya barengan ya, Kok lahirannya duluan Siena sihh... ?"tanya Yura


"Kan unboxingnya juga duluan Siena Tayo... "jawab Anggi


"Hey kalian, jangan membicarakan tentang unboxing di sini" ucap Regan, yang takut pembicaraan makhluk-makhluk aneh itu semakin dalam dan semakin sulit di hentikan. Mengingat mulut mereka sama sekalu tidak berfilter.


"Emangnya kenapa mas suami, takut tiba-tiba mau bercocok tanam ya... " ucap Bira


"Akan sangat bahaya jika kalian melanjutkan pembicaraan itu" timpal Rama, yang di angguki oleh para suami yang lainnya.


Keadaan di sana menjadi sangat ramai karena kedatangan anak-anak pokemon. Bagas dan Siena merasa bahagia karena sebenarnya kehadiran mereka membuat Bagas dan Siena merasa di perhatikan dan di pedulikan oleh mereka. Kehadiran bayi mungil dan cantiknya membuat semua orang antusias, membuat kebanggan tersendiri dari Bagas. Karena bibit yang di keluarkan oleh maxy benar-benar bibit unggul yang luar biasa.


"Iya, sakit sekali..."jawab Siena


"Ahh... mas Ramon Sasa jadi takut " ucap Sasa


"Bikinnya rajin, tapi ngeluarinnya takut..." ejek Yura


"Ya iya atuh, Sasa takut ngedennya tayo kamu mah kan lahirannya lewat jendela...." ucap Sasa.

__ADS_1


"Tapi lahiran aku yang paling ngeri Sasako.... " jawab Yura


"Iya... ya " ucap Sasa sambil menggaruk kepalanya.


"Tenanglah sayang aku akan menjagamu... " ucap Ramon sambil mengelus rambut panjang Sasako.


*


*


*


Setelah puas melihat bayi itu mereka semua pulang, ke rumah masing-masing. Saat sampai rumah, Sasa merasa tidak enak badan, badannya tiba-tiba merasa pusing dan mual karena kelelahan. Ramon khawatir melihat Sasa dan berinisiatif membawa Sasa ke dokter tapi Sasa menolaknya karena merasa lelah.


Akhirnya Ramon meminta Sasa untuk tidur dan beristirahat. Namun baru saja Sasa tertidur tak lama ia bangun lagi dan muntah-muntah lagi. Ramon semakin khawatir melihat istrinya. Hingga akhirnya Ramon langsung membawa Sasa ke rumah sakit.


*


*


Haduhh.... Sasako kenapa ya?

__ADS_1


Minta like nya dong 😘😘😘


__ADS_2