
Ia sedikit mengatur nafas, dengan sedikit menghembuskan nafas panjang.
"Tenang Alira, jangan tunjukan kelemahanmu"
Dari balik mobil, Alira melihat Kairo sudah didepan kantornya dengan celingak-celinguk mencari keberadaan Alira.
Alira sedikit menatap kesal, amarahnya kian memuncak kala melihat Tika juga mengikuti Kairo dari belakang.
Dengan cepat, Alira menjalankan mobilnya mencoba menjauh dari sana.
Namun, kepergian dirinya dengan mobil sport mewah warna merahnya diketahui oleh Kairo.
"Alira" Seru Kairo dengan kencang, sembari berlari kearah mobil.
Alira membanting setir mobil nya kearah kiri, kala mobilnya hampir saja menyenggol tubuh Kairo.
Kairo nampak terjatuh, namun tidak ia menghiraukan luka yang ada di siku tangannya yang terbentur ketanah dan ia kembali cepat berdiri untuk menghampiri Alira dan menjelaskan semuanya.
"Kairo, kau tidak apa? Sini aku bantu" Belum sempat Tika menyentuh tubuhnya, ia sudah lebih dulu berteriak.
"Jangan mendekati aku lagi" Seketika Tika terhenti, mendengar teriakan Kairo yang begitu keras dan menyakitkan hati.
Alira nampak juga begitu khawatir, melihat darah yang begitu banyak ditangan Kairo.
Ia keluar dari dalam mobil dengan langkah yang tergesa-gesa, dan menghampiri Kairo.
Rasa amarahnya seketika menghilang, dan diselimuti kekhawatiran yang begitu besar kepada suaminya, Kairo.
__ADS_1
"Kenapa kau begitu ceroboh" Ucap Alira dengan sedikit menangis. Sembari melihat luka yang ada di tangan Kairo.
Kairo terdiam, dengan tatapan mata sendu serta kesedihan yang teramat mendalam. Melihat istrinya menangis seperti ini, rasanya tidak rela bagi Kairo. Walaupun itu menangisi dirinya yang terluka.
Sebuah sentuhan lembut Kairo berikan dipipi manis Alira. Ia mengusap air mata yang jatuh dari pelupuk mata indah istrinya.
Alira sedikit terdiam, dan mereka berdua pun saling berpandangan satu sama lain.
Sementara itu, Tika nampak mendesah kesal, dan berlalu pergi meninggalkan Kairo dan Alira.
Kairo langsung memeluk tubuh Alira dengan erat, sementara Alira masih mematung disana tanpa membalas pelukan Kairo.
"Maafkan aku, dengarkan dulu penjelasan ku" Mendengar perkataan Kairo, Alira kembali mengingat kesakitan yang ia terima.
Air mata Alira kembali meluruh dengan begitu derasnya, tidak kuasa menahan perih yang ia terima.
"Sayang, percayalah padaku. Aku tidak pernah ingin menyentuh Tika, apa yang kamu lihat tadi tidak seperti apa yang kamu pikirkan. Tika tadi hampir terjatuh disaat ia ingin menghampiri aku, jadi aku Repleks dan langsung menangkap tubuh nya, tapi tubuh Tika terlalu berat dan kami malah terjatuh bersamaan kelantai" Jelas Kairo.
Alira kenal betul, disaat suaminya berbicara jujur dan juga sedang berbohong. Namun, Alira memutuskan untuk tetap diam, melihat bagaimana lagi cara Kairo meyakinkan Alira. Seperti yang Alira duga, Kairo tidak akan berhenti berusaha meyakinkan Alira untuk mempercayai perkataan nya.
"Baiklah, jika kamu ingin bukti. Aku tau, jika kamu seperti ini, kamu menginginkan bukti lebih. Ayo ikuti aku untuk melihat cctv" Ajak Kairo dengan sedikit menarik tangan Alira untuk mengikuti dirinya.
Alira tidak memberontak, dan itulah yang ia inginkan sebenarnya. Melihat cctv.
Sesampainya disebuah ruangan, yang terlihat penuh dengan sebuah tv berukuran kecil yang berisikan rekaman cctv di seluruh penjuru ruangan kantor disana.
Alira tidak heran melihat ruangan seperti ini, karena di kantor miliknya juga ada ruangan yang khusus seperti ini.
__ADS_1
"Sini aku tunjukan kepadamu" Ucap Kairo dengan masih menarik tangan Alira untuk mengikutinya menuju sebuah rekaman yang ada di dalam ruangan kerjanya.
Kairo sedikit mengibaskan tangannya, dan seorang pria yang menunggu ruangan itu pergi dari sana.
Kairo mengarahkan kursor yang ada di meja, dan mencari rekaman yang dengan jam yang sama disaat terjadinya insiden disaat dia terjatuh tadi.
Alira nampak hanya tersenyum tipis, melihat kegigihan Kairo dalam membuktikan segala hal demi dirinya.
Sesekali Alira nampak tergeleng-geleng, "Apa aku terlalu berlebihan kepada Kairo, tapi aku begitu sakit disaat dia didekati oleh wanita lain" Batin Alira.
.
.
.
.
.
.
Bersambung,,,,,,,,,,,
jangan lupa vote, like dan komen ya.
...🌺 Selamat membaca🌺...
__ADS_1