Menikahi CEO Yang Kejam 2

Menikahi CEO Yang Kejam 2
Kelahiran sang bayi


__ADS_3

"Alira akan dioperasi oleh dokter. Karena Kandungannya sangat lemah" Jawab Kairo yang sudah berdiri, mensejajarkan dirinya dengan Aliya.


"Apa?" Aliya menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Menatap Kairo dengan mata yang sudah berkaca-kaca.


Reihan segera merangkul tubuh istrinya, "Tenanglah, semuanya akan baik-baik saja" Ucap Reihan yang mencoba menenangkan istrinya.


Tidak berapa lama, seorang perawat keluar dan segera menghampiri Kairo.


"Tuan Kairo, silahkan menunggu di depan ruangan rawat no 145. Nona Alira akan dipindahkan sebentar lagi keruang rawat, setelah operasi selesai" Ucap Perawat itu.


"Terimakasih" Balas Kairo, sebelum meninggal perawat itu.


Tanpa menunggu lagi. Mereka semua pergi keruang rawat yang perawat itu katakan.


Setelah 15 menit menunggu. Nampak sebuah Brankar dorong dari ujung sana didorong menunju kamar yang Kairo tunggu sejak tadi. Ya, seseorang yang ada didalam Brankar dorong itu adalah istrinya Alira.


Seorang perawat segera, menghentikan Kairo yang ingin mendekati istrinya.


"Mohon menunggu sebentar ya pak. Nanti akan dipanggil setelah Nona Alira selesai di periksa lagi oleh Dokter" Ucap Perawat itu. Kairo dengan sabar hanya mengangguk mengiyakan, yang terpenting adalah istrinya baik-baik saja sekarang.

__ADS_1


"Keluarga nona Alira, silahkan masuk!" Teriak seorang perawat itu kembali disana. Kairo dengan cepat segera masuk kedalam, dan menghampiri Alira.


Alira nampak begitu lemah. Ia hanya menatap Kairo dengan sedikit tersenyum tipis.


"Dok bagaimana keadaan istri saya sekarang?" Tanya Kairo kepada Seorang Dokter disana.


"Istri tuan masih dalam masa pemulihan. Sebaiknya jangan terlalu berbicara kepada Nona Alira, karena beliau harus banyak beristirahat. Pengaruh obat bius juga menjadi sebab kenapa nona Alira terlihat sangat lemah, karena sebagian tubuhnya masih dipengaruhi oleh bius tersebut" Jelas Dokter.


"Bagaimana dengan anak saya Dok. Apa saya boleh melihatnya?" Tanya Kairo lagi.


"Mengenai keadaan bayi tuan. Sekarang masih dalam penanganan Dokter, karena bayi tersebut terlahir prematur, maka tuan hanya bisa melihatnya dari jauh dan tidak bisa ditemui secara langsung lebih dulu, mungkin beberapa hari kedepan baru bisa dijenguk" Jelas Dokter itu lagi.


Sedikit rasa kecewa dihatinya karena tidak bisa langsung menimang sang buah hati. Namun Kairo tidak ingin egois, karena ini juga untuk keselamatan bayinya. Begitulah pikir Kairo.


Reihan sedikit menepuk pelan bahu Kairo, seraya merangkulnya. "Sabarlah, doakan dulu agar anakmu segera sehat. Yang penting fokus dulu sama Alira, nanti juga Dokter akan mengijinkan kalian untuk bertemu bayi kalian" Ucap Reihan menimpali. Kairo nampak hanya mengangguk seraya tersenyum tipis.


Malam ini, Kairo hanya menjaga Alira seorang diri. Bik Ijah yang biasanya juga ikut, kali ini Kairo menyuruhnya untuk pulang saja. Sementara itu, setelah memastikan keadaan Alira dirumah sakit, Reihan dan Aliya sudah pulang sejak tadi sore dari sana.


"Sayang, kamu pasti kepikiran sama mama ya?" Tanya Kairo lembut disana. Alira hanya menatap Kairo dengan sedikit sayu.

__ADS_1


"Aku udah bilang sama kamu, mama baik-baik aja disana. Bahkan dia sudah mulai berubah dan memperbaiki dirinya. Kabar baiknya mama akan bebas bulan depan, kamu jangan banyak pikiran lagi ya!!" Sambung Kairo lagi. Nampak Alira mengangguk dengan senyuman tipisnya.


Disetiap pembicaraan Kairo, Alira hanya bisa mengangguk dan menggeleng. Ia belum sepenuhnya pulih setelah banyaknya darah yang keluar dari tubuhnya karena pendarahan dan melahirkan yang dia alami.


"Sekarang sudah waktunya tidur. Sebaiknya kamu beristirahat ya. Good night sayang" Kairo mengecup lembut kening istrinya, dengan penuh kasih sayang. Dengan telaten, Kairo membentangkan selimut itu sampai keatas dada istrinya. Ia duduk disana, seraya mengusap lembut pucuk kepala Alira, sampai pada akhirnya Alira terlelap disana.


.


.


.


.


.


.


Bersambung,,,,,,,,,,,

__ADS_1


Jangan lupa vote, like dan komen ya.


...🌺 Selamat membaca🌺...


__ADS_2