Menikahi CEO Yang Kejam 2

Menikahi CEO Yang Kejam 2
Sebuah Tugas


__ADS_3

"Hanya dirimu lah yang bisa membuat ku berpikir sedikit jernih" Ucap Kairo sembari membelai lembut pucuk kepala Alira dengan penuh kasih sayang.


"Sementara ini aku akan mengikuti permainan mu Tika, aku ingin tau sebenarnya apa yang kamu inginkan dariku" Ucap Kairo yang sudah berdiri tegak.


Sementara itu,


"Tuan" Seru Haikal dan juga Angela bersamaan, namun dengan cepat Kairo memberikan kode menyuruh mereka untuk diam dengan jari telunjuk ia letakan didepan mulutnya.


"Husssss"


Haikal dan Angela seketika itu langsung terdiam.


"Kalian tunggu aku di ruangan kerjaku, aku akan mengantar Alira dulu, nanti aku menyusul" Ucap Kairo dengan tegas. Haikal dan Angela hanya mengangguk mengiyakan tanpa menjawab perkataan Kairo.


,,,,,,,,,,,,,,,,,*********


Di dalam ruangan kerja Kairo,


Disana sudah ada Haikal dan juga Angela yang sudah menunggu.


Tidak berapa lama, Kairo pun datang.


"Jangan biarkan siapapun masuk kedalam ruangan ini, mengerti" Titah Kairo kepada sekertaris Wahyu yang berada didepan pintu ruangannya.


"Baik tuan" Balas Sekertaris Wahyu dengan sedikit menunduk.


Kairo pun masuk kedalam ruangan.

__ADS_1


"Saya ada tugas lagi untuk kalian berdua" Ucap Kairo yang baru duduk disebuah bangku panjang dengan saling berhadapan dengan Haikal dan Angela.


Haikal dan Angela tidak menjawab, namun masih menunggu tugas apa yang akan Kairo berikan kali ini. Apa ini berhubungan dengan nona Alira lagi? Begitulah pikir mereka berdua.


"Kalian lihat baik-baik video ini" Kairo menunjukan sebuah rekaman cctv yang sempat ia lihat tadi bersama Alira.


"Siapa wanita ini tuan?" Tanya Angela.


"Ini adalah wanita yang sempat aku tolong beberapa minggu yang lalu, namun sekarang dia sudah bekerja di kantor ini sebagai OB. Aku ingin kalian menyamar sebagai OB dan pantau terus apa saja yang dia lakukan, serta siapa saja yang menemuinya. Jangan sampai ketahuan, karena aku ingin mengetahui niat buruknya untuk mendekati aku" Jelas Kairo panjang lebar.


"Apa dia juga salah satu wanita yang menyukai tuan" Tanya Angela lagi.


"Hussss" Haikal menghentikan Angela untuk bertanya lebih detail lagi kepada Kairo, dengan sedikit menyenggol bahu Angela dengan bahunya sendiri.


"Tidak apa Haikal" Kairo menyadari apa yang Haikal lakukan kepada Angela.


"Baik tuan, kami mengerti. Keselamatan tuan adalah tanggung jawab kami yang paling utama. Kami akan melakukan tugas ini dengan baik" Balas Haikal.


"Ingat, selidiki semuanya sampai tuntas. Aku ingin kalian melaporkan hasilnya secepat mungkin" Ucap Kairo dengan tegas.


"Baik tuan, kalau begitu kami mohon undur diri" Kairo nampak hanya mengangguk, Haikal dan Angela pun sedikit menunduk memberikan hormat kepada Kairo, sebelum pergi meninggalkan tempatnya.


,,,,,,,,,,,**********


Setelah memberikan tugas kepada para detektif nya, Kairo juga berlalu pergi dari ruangan kerjanya menuju ruangan pribadinya yang ada di kantor, yang ia gunakan untuk beristirahat di kantor.


Disana sudah ada Alira yang sedang beristirahat.

__ADS_1


"Sayang" Seru Alira. Kala melihat kedatangan Kairo.


"Kenapa tidak tidur?" Tanya Kairo dengan menghampiri Alira yang sedang duduk di ranjang tidurnya.


"Aku tidak bisa tidur, tadi aku bermimpi buruk" Balas Alira dengan ekspresi wajah takut.


Kairo nampak mengernyitkan keningnya, "Mimpi apa?" Tanya Kairo lagi.


"Aku bermimpi berada disebuah pulau yang sangat jauh, aku begitu kesepian dan tidak ada siapapun disana. Aku begitu takut, karena aku berada jauh darimu" Ucap Alira dengan tubuh gemetar.


Kairo langsung memeluk tubuh Alira dengan erat, "Aku masih disini, bersamamu selamanya" Balas Kairo dengan sedikit mengecup lembut kening Alira.


.


.


.


.


.


.


Bersambung,,,,,,,,,,,


jangan lupa vote, like dan komen ya.

__ADS_1


...🌺 Selamat membaca🌺...


__ADS_2