Menikahi CEO Yang Kejam 2

Menikahi CEO Yang Kejam 2
Dijenguk oleh dua anak Kembar


__ADS_3

"Sekarang sudah waktunya tidur. Sebaiknya kamu beristirahat ya. Good night sayang" Kairo mengecup lembut kening istrinya, dengan penuh kasih sayang. Dengan telaten, Kairo membentangkan selimut itu sampai keatas dada istrinya. Ia duduk disana, seraya mengusap lembut pucuk kepala Alira, sampai pada akhirnya Alira terlelap disana.


Keesokan harinya.


Alira menyerjapkan matanya, sedikit mengusap kedua matanya.


Seketika matanya menangkap sosok pria yang sangat ia cintai sedang tertidur pulas ditepian ranjangnya.


Alira tersenyum tipis, lalu tangannya tergerak untuk membelai lembut pipi suaminya.


Kairo terperanjat setelah merasakan sentuhan lembut di pipinya.


"Maaf sudah mengganggu mu sayang" Ucap Alira cepat.


Kairo tersenyum senang, "Tidak apa sayang. Kamu butuh sesuatu?" Tanya Kairo dengan lembut.


"Aku tidak butuh apa-apa" Jawab Alira singkat.


"Mau makan?" Tanya Kairo lembut.


Alira hanya mengangguk tipis. "Aku beli makanan keluar dulu ya! Kamu tunggu disini sebentar" Ucap Kairo lembut.


Kairo langsung berlalu pergi dari sana. Namun sebelum itu, Alira dijaga oleh dua orang pengawal didepan pintu.


Bukan tidak ingin memerintahkan pengawalnya untuk membeli makanan, tetapi Kairo pikir mereka tidak akan tau makanan kesukaan Alira.


Hanya butuh waktu 15 menit, kini Kairo sudah kembali dengan membawa 2 bungkus makanan.


"Kalian boleh pergi" Titah Kairo kepada pengawalnya didepan pintu.


Mereka hanya mengangguk pelan lalu memberi hormat sebelum meninggalkan tuannya itu.

__ADS_1


"Sayang, sudah lama menunggu?" Tanya Kairo. Alira hanya menggeleng seraya tersenyum manis.


"Aku beliin kamu sup iga kesukaan mu. Kamu harus makan yang banyak ya. Nanti kalau sudah sehat, kita bisa sama-sama lagi untuk membawa beby kecil kita pulang" Ujar Kairo dengan semangat.


"Iya sayang" Jawab Alira manja.


"Ini, akkkkkkkk" Kairo menyuapi Alira dengan sangat hati-hati. Alira hanya bisa tergeleng, lalu membuka mulutnya untuk menerima suapan pertama suaminya.


"Ini lagi. Akkkkk" Lagi-lagi Kairo menyuapi Alira dengan gayanya yang lucu. Alira sempat tertawa lepas melihat tingkah suaminya yang sudah seperti seorang ibu yang sedang menyuapi anaknya saja.


Hingga suapan terakhir pun berakhir. "Kamu gak makan mas?" Tanya Alira setelahnya.


"Mas akan makan nanti. Sekarang minumlah" Kairo memberikan segelas air putih ke tangan Alira.


Tidak berapa lama setelah Alira sarapan, seorang Dokter datang untuk memeriksa Alira.


"Selamat pagi tuan Kairo. Kami akan memeriksa nona Alira dahulu" Ijin Dokter itu.


Dokter itu mulai memeriksa Alira, didampingi dengan dua orang perawat disana.


Kairo hanya memperhatikan dari jauh. Tidak lama setelahnya, Dokter itu tersenyum manis lalu menghampiri Kairo.


"Nona Alira sudah semakin membaik. keadaan jantungnya sudah semakin normal. Ada kemungkinan dua hari lagi Nona Alira sudah bisa pulang jika keadaan nya semakin membaik" Jelas Dokter itu.


"Terimakasih dok" Jawab Kairo.


Dokter itu dan perawatnya keluar dari ruangan mereka.


Nampak Alira tersenyum senang, "Kok senyum-senyum?" Tanya Kairo.


"Gak kok mas. Aku senang aja, akhirnya aku bisa keluar dari penjara rumah sakit ini" Jawab Alira enteng.

__ADS_1


"Ohh jadi gak betah nih ada di rumah sakit?" Goda suaminya.


"Agak sumpek aja mas" Jawab Alira.


Krekkkk.


Pintu terbuka.


Alira dan Kairo langsung menoleh ke arah pintu.


Aliya, Reihan beserta kedua anak kembarnya datang untuk menjenguk Alira. Aliya yang terlihat begitu rempong dengan dua bayi kembar yang ia bawa, membuat Alira tersenyum disana seraya menggeleng pelan.


"Pagi tante, gimana kabarnya" Aliya menggerakkan tangan Alvin, seolah Alvin lah yang berbicara.


"Sudah agak baikan" Jawab Alira. Dengan hadirnya dua keponakan kembar yang lucu dihadapan nya, membuat Mood Alira semakin membaik. Apalagi ini adalah keponakan kesayangan nya Aldo dan Alvin.


.


.


.


.


.


.


Bersambung,,,,,,,,,,,


Jangan lupa vote, like dan komen ya.

__ADS_1


...🌺 Selamat membaca🌺...


__ADS_2