Menikahi CEO Yang Kejam 2

Menikahi CEO Yang Kejam 2
Kehawatiran Alira


__ADS_3

"Baik kak, sekali lagi terimakasih" Ucapnya, Kairo hanya mengangguk seraya membalas senyuman manis Tika.


Kairo berlalu pergi dari sana, dan menuju parkiran mobil nya.


Kringggg


Kairo menghentikan langkahnya, ketika suara dering handphone nya berbunyi.


"Kamu dimana? Kok lama jemputnya?" Alira


Kairo tersenyum senang menerima pesan singkat dari Alira, dan membalas pesan itu.


"Sebentar lagi aku kesana" Balas Kairo


Kairo melajukan mobilnya setelah ia masuk kedalam mobil, dan pergi menuju rumah Alira.


12 Menit kemudian,


Sesampainya didepan rumah, Alira sudah menunggu didepan pintu. Tentunya dengan pakaian yang sudah rapi.


Alira nampak masih menunjukan wajah dinginnya, kala melihat mobil Kairo berhenti tepat didepannya.


Kairo keluar dari dalam mobil, dengan senyuman sumringahnya.


"Kamu kenapa? Apa kamu terluka? Kamu berkelahi ya, atau terjatuh dimana?" Alira dengan penuh rasa hawatir langsung menghampiri Kairo dan bertanya banyak hal serta memeriksa seluruh tubuh Kairo. Pasalnya, baju yang Kairo pakai masih berlumuran darah seorang wanita yang ia tolong tadi.


Kairo menatap Alira dengan dalam, serta senyuman tipisnya yang terlukis diwajahnya.


"Walaupun kamu masih marah padaku, namun rasa hawatir mu menunjukan satu hal. Bahwa kamu masih sangat mencintai aku" Batin Kairo.


"Aku baik-baik saja" Ucap Kairo.


"Lalu kenapa bajumu berdarah" Tanya Alira, Alira benar-benar lupa bahwa dirinya sedang marah kepada Kairo dan tidak ingin bicara kepada Kairo.


"Tadi, Tadi,,,,, Awwwww" Kairo sedikit meringis.

__ADS_1


"Kenapa?" Tanya Alira hawatir.


"Sepertinya aku sakit" Ucap Kairo, sedikit dengan wajah meringisnya.


"Dimana yang sakit, ayo kita masuk dulu dan ganti baju" Ajak Alira. Dan Kairo hanya mengangguk dan tersenyum licik.


Alira memapah Kairo menuju kamar.


Sesampainya didalam kamar, Kairo membersihkan dirinya dikamar mandi.


Alira masih menunggu dan duduk di sofa panjang yang ada didalam kamarnya, dengan perasaan yang masih hawatir.


Setelah selesai mandi, Kairo keluar dari kamar mandi dengan bertelanjang dada.


Alira refleks langsung menoleh kearah Kairo ketika Kairo membuka pintu kamar mandi. Alira melihat setiap inci tubuh Kairo, dan dia tidak melihat satupun tubuh Kairo yang terluka.


"Apa dia membohongi aku" Batin Alira dengan perasaan yang geram.


"Sayang, dimana baju ganti ku?" Tanya Kairo.


"Ini?" Alira memberikan setelah jas yang akan Kairo pakai untuk pergi kerumah Aliya.


"Sebenarnya apa yang terjadi?" Tanya Alira dingin, Kairo yang sedang mengganti pakaiannya langsung menoleh ke arah Alira.


"Hah, apa" Tanya Kairo bingung.


"Kamu membohongi aku ya, kamu mau menipu aku lagi. Dengan berpura-pura sakit didepan ku" Ucap Alira dengan penuh emosi.


Kairo menghela nafas panjang.


Kairo memegang kedua tangan Alira lembut, dan menatap Alira penuh kasih sayang.


Sementara Alira hanya memalingkan wajahnya, dan tidak ingin membalas tatapan Kairo.


"Sayang, aku tidak membohongi kamu. Didalam perjalanan tadi, ada ibu-ibu yang mengalami tabrak lari. Jadi aku membawanya kerumah sakit terlebih dahulu, baru aku pergi kesini" Jelas Kairo dengan nada suara yang lembut.

__ADS_1


Alira masih diam, dengan wajahnya yang nampak masih cemberut. Nampaknya dia masih belum percaya. Begitulah yang Kairo pikirkan.


Kairo memegang dagu Alira dengan lembut, dan sedikit mengangkatnya keatas agar pandangan Alira sejajar dengan wajahnya.


"Tatap mataku, apa kamu melihat kebohongan dimata ku" Ucap Kairo.


Alira menatap mata Kairo, dan benar. Alira hanya melihat kejujuran dari mata Kairo.


Cinta,


Seperti magnet yang mengikat kedua pasangan menjadi satu, dan seorang istri selalu bisa merasakan, kala seorang suami sedang berkata jujur atau kebohongan.


"Kamu lihat bukan, aku tidak berbohong. Jika kamu masih tidak percaya, aku akan mengantarkan kamu ke rumah sakit tempat ibu itu dirawat" Ucap Kairo, kembali meyakinkan Alira.


"Sebaiknya kamu bersiap-siaplah, aku akan menunggumu diluar" Alira melangkah pergi meninggalkan Kairo.


"Alira" Seru Kairo.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung,,,,,,,,,,,


jangan lupa vote, like dan komen ya.

__ADS_1


🌺 Selamat membaca 🌺


__ADS_2