MENIKAHI PERAWAN TUA (IBU ANGKAT ANAKKU)

MENIKAHI PERAWAN TUA (IBU ANGKAT ANAKKU)
Episode 98


__ADS_3

Eza pulang dengan lunglai, masih teringat cerita Hendy saat di kantor tadi. Betapa mirisnya seorang wanita tega menyuruh seseorang membuang bayinya sendiri hanya karena cinta masa lalunya.


Eza tak mempermasalahkan sekiranya Farita tak mencintainya sejak awal, tapi kenapa harus sampai tak peduli dengan anaknya sendiri?!


Sampai hati dia melakukan itu, tanpa pikir panjang lebih dulu.


Eza mendapati Elvis tengah bermain di teras rumah sendirian, anak lelaki itu menoleh begitu mendengar suara tapak sepatu.


"Papah??"


Anak tak berdosa ini, Eza tak kuat membayangkan hari-hari yang dialami bayi kecilnya, sendirian, kedinginan, kehausan. Elvis harus mengalami itu saat baru saja dilahirkan.


Eza berjalan cepat dan langsung memeluk Elvis dengan erat, kalau bisa ditukar Eza ingin dia saja yang merasakan itu semua, biar dia yang menanggung luka.


"Papah kenapa?"


"Papah sayang El...." Lirih Eza.

__ADS_1


Elvis termangu mendengarnya, kenapa terdengar berbeda dari biasanya?


Eza mengurai pelukan setelah dirasa emosinya cukup mereda.


"El kenapa main sendiri? Biasanya sama Opah"


"Opah lagi sakit pinggang, jadi El main sendiri deh" tutur Elvis.


"Main bareng papah aja yuk? Tunggu sebentar, papah ganti baju dulu" Eza lantas berlalu untuk berganti pakaian.


Setelah itu barulah mereka bermain bersama-sama.


Malam hari seusai makan malam, Eza mengumpulkan seluruh keluarga setelah memastikan Elvis tidur duluan.


Eza menceritakan apa yang terjadi tadi siang, saat Hendy datang dan menceritakan semua kebenaran terkait apa yang pria itu lakukan pada Elvis.


Seketika semua orang tercengang dan dibuat naik darah, bagaimana bisa orang terdekatnya menjadi dalang dari semua permasalahan di masa lalu.

__ADS_1


Tari bahkan menangis tersedu-sedu sambil mengumpat Hendy, wanita tua itu tak terima dengan apa yang dilakukan saudara laki-laki Farita.


"Pokoknya kita harus laporkan dia, Za! Mama tidak terima"


"Tadinya aku juga berniat begitu, tapi kami sudah melakukan perjanjian"


"Perjanjian apa, Za? Untuk apalagi???"


"Dia berjanji akan menyembunyikan identitas Elvis dari keluarganya, karena jika mereka tau Elvis masih hidup, mereka akan memanfaatkannya untuk mengambil sebagian harta yang kita wariskan kepada Elvis"


"Dan jikalau pun mereka tak sengaja tau, Hendy akan menghalangi aksinya. Maka dari itu... Aku memutuskan untuk tidak melaporkan Hendy" jelas Eza detail.


Apa yang dikatakan Eza ada benarnya, keluarga Farita bisa saja mengusik mereka jika mengetahui Elvis masih hidup, apalagi kini Elvis sudah mulai besar, mereka hanya akan mengambil senangnya saja tanpa tau seberapa susah keluarga Gibson mencari keberadaan Elvis.


"Bagaimana menurutmu Adira? Kami ingin tau pendapat mu" Arian bersuara.


Adira yang sedari tadi mendengar tampak diam saja, ia memang tak tau seperti apa Hendy itu, tapi meskipun demikian... Adira ikut merasakan kekecewaan yang mendalam.

__ADS_1


"Aku mengikuti bagaimana baiknya, asal mereka benar-benar tidak mengusik Elvis lagi. Karena dari kecil Elvis sudah sangat berjuang untuk tumbuh dalam keadaan yang pas-pasan bersama ku, ketika kini dia mendapat semuanya, aku tak ingin ada yang merebut lagi kebahagiaan itu" tutur Adira, tak rela kalau orang-orang yang mereka bicarakan memanfaatkan Elvis sebagai keuntungan semata, membawa Elvis ke lubang penderitaan.


"Ya, Papah pun setuju. Kalian baru saja mendapatkan kebahagiaan, jangan sampai kita semua berpecah hanya karena tingkah seseorang. Tapi jika mereka berniat mencari perkara dengan kita, dengan terpaksa kita harus melaporkannya"


__ADS_2