Misi Ku Bersama Si Kecil

Misi Ku Bersama Si Kecil
Sang Penari Wei Zifu


__ADS_3

Sekali lagi diingatkan untuk para pembaca bahwa ceritanya hanya fiktif belaka walau sebagian ada beberapa informasi yang diambil dari Google.


Sekian.


Selamat membaca teman-teman🤗🥰


...----------------...


Misi kali ini adalah membantu kelompok bawah yang mendapat ketidakadilan atas pejabat yang korupsi.


Tepatnya pada masa Dinasti Han, dinasti kekaisaran Tiongkok (206 SM–220 M) pada masa Kekaisaran Wu kaisar Tiongkok dari Dinasti Han yang ke-6, berkuasa dari tahun 141 SM hingga 87 SM. Seorang tokoh militer.


Kali ini kau akan menjadi permaisuri dari Kaisar Wu, kaisar yang tampan dan berwajah dingin. Namamu adalah Wei Zifu, istri kedua kaisar Wu yang terkenal dengan kecantikannya. Wei Zifu lahir dari keluarga sederhana dari keluarga budak . Dia adalah anak keempat dan putri bungsu dari pembantu/pelayan rendahan di rumah tangga Putri Pingyang (平陽公主), kakak perempuan Kaisar Wu.


Sedangkan calon istri pertama kaisar Wu adalah Chen Jiao. Kaisar menikah dengan Wei Zifu karena Chen Jiao tidak bisa melahirkan seorang anak. Namun dalam ceritanya, Kaisar Wu jatuh cinta pada Wei Zifu dan Chen Jiao menjadi cemburu membuatnya melakukan ilmu sihir dan mengutuk para selir.


Dari kejadian itu, Chen Jiao diturunkan tahtanya yang saat itu sebagai permaisuri lalu diasingkan ke tempat terpencil di rumah ibunya yang dulu pernah di jadikan hadiah untuk Kaisar.


Misi tambahan mu adalah membantu permaisuri Chen Jiao agar tidak diasingkan.


Setelah penjelasan singkat dari Lou Xi, Bella mulai memahami alur ceritanya. Ia juga sudah siap dan bersemangat untuk melaksanakan tugas ini.


"Itu saja?" Tanya Bella.


Lou Xi mengangguk dan berkata "Tapi kamu harus berhati-hati Bella! Chen Jiao memiliki kekuatan dari ibunya dan kapan pun itu kau harus selalu bijak. Chen Jiao tidak terlalu pintar tapi ibunya sangatlah picik dan berbahaya, dia bisa memainkan bidak catur melalui Chen Jiao."


"Kalau begitu bagaimana dengan Wei Zifu? Apa dia punya seseorang yang bisa melindunginya?"


Lou Xi sejenak terdiam seraya berfikir. Setelah itu ia pun menjawab "Ada, Wei Qing kakak tiri Wei Zifu dia adalah pengawal kerajaan Kaisar Wu." Jelas Lou Xi.


"Tapi aku masih bingung, kenapa misi tambahan kali ini membantu Chen Jiao?" Dengan wajah bingungnya itu Bella mampu mengerutkan kedua alisnya sembari berfikir.


"Chen Jiao adalah wanita yang baik hanya saja ibunya lah yang jahat."


"Siapa nama ibunya?" Tanya Bella.


"Putri Guantao."


Bella mengangguk setelah itu, setelah semua nya terasa sudah cukup. Bella pun siap untuk berpindah dimensi.


"Baiklah, sekarang aku siap."

__ADS_1


Terlihat Bella sudah mulai melakukan gerak tubuh seperti pemanasan olahraga. Lou Xi hanya mengerutkan bawah matanya sebentar.


"Sebelumnya aku harus memberitahumu sesuatu!"


"Apa?" Tanya Bella tetap dalam pemanasan nya.


"Misi kali ini jiwa Wei Zifu tidak akan meninggal dunia."


"HAH...." Bella terkejut bukan kepalang ia juga segera menghentikan aktivitasnya dan menatap Lou Xi dengan penuh tanda tanya.


"Sudah ku bilang misi kali ini berbeda!!" Pekik Lou Xi.


"TAPI BUKAN ITU YANG KUPIKIRKAN."


Keduanya pun mulai adu suara, yang satu bicara yang satunya lagi bicara juga.


One hour Later


Krikk krikk krikk


Bella dan Lou Xi (Wujud anak kecil) duduk berdampingan di hamparan rumput hijau itu, namun tempatnya bukan lagi di taman melainkan di tepi jurang. Dan empat kaki itu bergelantungan di ujung nya.


Keduanya hanya diam tak bersuara hingga akhirnya Lou Xi memulai pembicaraan.


Mendengar itu, perlahan Bella melirik Lou Xi yang masih menatap ke depan sana. Beberapa detik kemudian tatapan itu mulai dibalas oleh Lou Xi.


Angin di sana menerpa keduanya memperlihatkan mereka yang duduk di atas jurang saling bertatap satu sama lain.


"Maafkan aku juga." Dengan hati yang tulus dan suara lemah lembut Bella mulai tersenyum setelah Lou Xi tersenyum padanya juga.


"Bagaimana jika sekarang kau jelaskan apa yang kau katakan sebelumnya." Lanjut Bella.


"Baiklah, aku jelaskan."


"Misi kali ini kau akan masuk ke dalam tubuh orang hidup, namun jiwa pemilik tubuh itu akan mati suri untuk sementara dan kaulah penggantinya. Selesaikan misi ini dengan baik dan kau akan pergi secepatnya tanpa harus membunuh dirimu sendiri. Dan juga Wei Zifu adalah seorang penari kau harus bisa melakukannya persis seperti Wei Zifu lakukan." Jelas Lou Xi.


Sejenak Bella terdiam dan mempertimbangkan perkataan Lou Xi barusan. Namun dengan suara yang lembut Lou Xi memastikan Bella agar percaya padanya akan semuanya yang baik-baik saja.


"Baiklah, aku akan menyelesaikannya dengan baik dan menjadi Wei Zifu." Sembari bangkit dari duduknya ia dengan semangatnya membuat Lou Xi tersenyum dan juga ikut bersemangat.


"Oke, bersiaplah." Lou Xi mulai menggerakkan lentikan jarinya dengan indah mengumpulkan anginnya dan membuat sebuah cincin besar yang di dalamnya terdapat sebuah kabur putih yang lebat.

__ADS_1


"Masuk lah dan jangan khawatir semua akan baik-baik saja." Sekali lagi Lou Xi menenangkan Bella yang terlihat gugup.


Perlahan-lahan Bella mulai melangkah mendekati cincin itu, semakin dekat semakin ia merasa angin besar menerpa nya. Namun Bella mulai memberanikan untuk masuk ke dalamnya.


Dan......


Blushhhhh


Tubuh nya tiba-tiba sudah berada di ruangan yang bernuansa kuno. Ada tempat tidur di sana, sangat sederhana dan tidak ada barang mewah di ruangan itu. Perlahan ia mulai memutar badan ke sana ke mari, mengecek tubuhnya yang ternyata sudah memakai baju aneh yang ia tebak itu adalah baju seorang penari.


"Meimei." Seru Bella.


"Halo Bella, apa kau butuh sesuatu?" Sapa dan tanya Meimei.


"Hai juga Meimei, tolong periksa tempat ini apakah benar aku sudah masuk ke dalam misi?"


"Benar Bella. Sekarang kau sudah masuk ke dalam tubuh tokoh utama, ruangan ini adalah kamarmu. Kau berada di kediaman rumah putri Pingyang (kakak perempuan Kaisar)."


"Baiklah, sekarang katakan padaku apa yang harus aku lakukan?"


"Waktu ini bertepatan dengan Kaisar Wu yang akan berkunjung kemari sebentar lagi. Putri Pingyang menyuruhmu untuk menari untuk acara jamuan nanti. Ingat Bella! Kau sekarang adalah penari, apa kamu butuh bantuan untuk itu?" Tanya Meimei.


Segera Bella mengiyakannya, dan Meimei pun langsung menyiapkan segalanya.


Sementara itu beberapa menit kemudian seorang pelayan yang dekat dengannya menyuruh ia untuk segera masuk ke perjamuan. Dengan jantung yang berdegup kencang, Bella melangkah menuju ruangan jamuan itu diikuti pelayan tadi.


"Yang mulia, kami mempersembahkan tarian khusus untuk Anda. Penari kami, Wei Zifu sangat berbakat dalam hal menari." Kata Putri Pingyang dari depan sana.


Bella mendengarnya namun ia merasa ia belum siap untuk itu, karena menari bukan keahliannya.


Ya Tuhan, perasaan apa ini?!! Kenapa mereka semua menatapku?


"Bella tenanglah aku akan bersamamu, bayangkan saja ini adalah hamparan rumput yang hijau. Angin selalu menuntun mu untuk mulai menari, lagu yang kau pikirkan akan mengiringi mu. Biarlah semua berjalan seperti kain yang diterpa angin itu."


Dari perkataan Meimei itulah Bella mulai menari dengan indah tanpa disadari. Semua penonton di sana menatap takjub tarian Bella. Tarian itu seakan penuh makna, seakan memberi tahu perasaan sangat penari. Lagu yang mengiri menambah keindahan tarian itu.


Di sisi lain Bella masih berada di alam bawah sadarnya. Ia masih berfikir tempat itu sepi dan tidak ada orang sama sekali di sana.


Lain halnya dengan Kaisar Wu, orang itu benar-benar terpana akan kecantikan Bella yang memancar jelas di matanya. Senyum mulai terukir di wajahnya dan kakaknya Putri Pingyang tahu itu. Sejenak Putri Pingyang mulai berfikir tentang mereka berdua.


Apa yang yang mulia menyukai gadis itu? Pikir Putri Pingyang.

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2