
"Itu karena aku lah pelakunya."
"Aku juga yang membuatmu menjadi kambing hitam ku, membuatmu merasakan bagaimana rasanya menjadi pelaku atas perbuatan yang tidak dirimu lakukan. Cobalah keluar dari neraka mu kali ini, keluargaku juga tidak akan mendukungmu karena kenapa?"
"Karena aku yang provokasi mereka." Bisik Bella di telinga Lee Ram.
Lee Ram marah matanya merah melotot pada Bella, ia yang tidak mampu menahan amarahnya seketika mencekik Bella dengan kedua tangannya.
"Beraninya kau!!!"
"Aku akan membunuhmu agar kau tahu rasanya mati tanpa ada orang yang tahu kematian mu." Teriak Lee Ram sambil dirinya tetap mencekik leher Bella.
Bella tidak melawan karena ia tahu si sopir pribadinya pasti akan datang sebentar lagi.
"K-kau sa-lah a-ku ti-dak akan ma-ti sece-pat itu." Ucap Bella dengan suara yang terputus-putus.
Brummmm
Benar saja mobil si sopir datang dengan kecepatan yang tinggi, terlihat jika si sopir itu keluar dari mobilnya dan langsung menghentikan pertengkaran keduanya. Si supir langsung melindungi Bella di belakangnya, ia kini berhadapan dengan Lee Ram yang sudah berstatus buronan.
"Polisi akan segera datang, sebaiknya anda bersiap diri." Ucap sopir dengan berani.
"Huh sebelum itu terjadi aku akan menghilang dari sini. Kim Ha Na ingat ini aku akan membalas semua perbuatan mu." Lee Ram yang di penuhi dendam itu segera melarikan dari sana.
Namun Bella segera mengeluarkan senjata dari sistem dan langsung menembakkan jarum dari senjatanya tepat di betis kaki kanan Lee Ram.
Lee Ram tumbang, dan di saat itu juga mobil polis datang dan mengepung di sekeliling Lee Ram.
"ANGKAT TANGAN!!!" Teriak ketua anggota kepolisian itu. Anak buahnya sudah siap di posisinya masing-masing sambil memegang pistol siap dengan penangkapan buronan nomor 1 itu.
__ADS_1
Lee Ram mengangkat kedua tangannya perlahan-lahan, kaki kirinya yang tidak tertembak berusaha bangkit walau ia harus bersusah payah. Setelah berhasil berdiri Lee Ram mulai mundur beberapa langkah, polisi berusaha untuk berbicara dengan baik pada Lee Ram agar Lee Ram mau mengikuti mereka untuk diinterogasi.
Namun Lee Ram seperti sudah kehilangan arah dan tujuan. Wajahnya sudah mulai sayur dengan matanya yang merah menahan air mata.
"Aku tidak membunuhnya, apa kalian akan percaya padaku?" Tanya Lee Ram kepada semua para polisi di sana.
"Katakan itu di kantor polisi nanti." Ujar pak kepala polisi.
Lee Ram menggeleng tidak percaya, semua orang pasti tidak ada yang memihak nya. Jika pun ia tidak terbukti bersalah tapi bagaimana masa depannya nanti, sekolah mungkin tidak akan menerimanya semua orang juga pasti mengucilkan dirinya. Seketika pikirannya kalut dengan imajinasinya sendiri.
Seorang polisi mulai melangkah ke depan mendekati Lee Ram saat melihat Lee Ram tidak fokus ke depan namun sekali lagi Lee Ram berteriak.
"BERHENTI DI SANA atau aku akan melompat." Ancam Lee Ram pada semua orang yang ada di sana.
Atas aksinya tersebut, situasi di jembatan sana kini mulai ramai di penuhi orang-orang yang berbisik-bisik membicarakannya.
Dengan secepat kilat, Lee Ram naik ke sisi jembatan dan mulai berdiri di tiang sana dengan tidak stabil. Semua orang mulai berteriak, para polisi mulai khawatir jika Lee Ram meloncat ke sungai sana secara tiba-tiba. Bella melihat Lee Ram di sebelah kanan sana, di sampingnya masih ada sopir yang melindunginya. Kedua mata mereka kini saling bertemu, Bella tak peduli jika Lee Ram meloncat ke sungai namun hati nuraninya berkata untuk menolong Lee Ram dari tindakan berbahaya itu.
"Apa kau senang Ha Na, inikah yang kau mau?" Tanya Lee Ram sambil menatap Bella.
Semua orang sontak menganga heran apa yang sedang terjadi sebenarnya. Namun Bella masih diam tak bergeming hingga di saat Lee Ram mendorong tubuhnya sendiri ke sungai, Lee Ram sudah pasrah dengan nyawanya. Ia sudah berfikir akan mati hari ini, di saat itulah Lee Ram menutup mata merasakan tubuhnya terjun bebas ke dalam air.
Situasi tak terduga pun terjadi, Bella loncat ke dalam sungai dari jembatan untuk menolong Lee Ram dari dalam sungai. Semua orang pun terkejut dan para polisi pun bergegas menolong keduanya. Suasana menjadi riuh dengan beberapa warga yang menonton di sana, bak di film Holywood Bella mulai berenang di sungai yang sangat besar itu sambil mencari keberadaan Lee Ram.
Bella dengan sistemnya mulai mendeteksi tanda-tanda Lee Ram. Hingga dengan bantuan Meimei, Bella menemukan Lee Ram yang sudah tak sadarkan diri di air.
Bella berhasil meraih tangan Lee Ram dan langsung memeluk tubuh itu untuk membawanya ke permukaan. Bella mulai berenang dengan lincah walau ia masih membutuhkan waktu dan tenaga.
Semua orang menghela nafas setelah melihat Bella keluar dari air dan membawa tubuh Lee Ram ke pinggiran sungai. Polisi langsung membantu nya dan mengevakuasi di sekitar.
__ADS_1
Si sopir yang tadi berada Bella kini menghampirinya dan mulai membantunya memakai handuk agar tidak kedinginan. Beberapa kalimat dengan penuh kekhawatiran terucap dari mulut sang sopir.
Setelah Bella meloncat dari jembatan tadi, si sopir ternyata langsung bergegas cepat menghubungi keluarga Bella.
Dan inilah mereka, keluarga Kim datang bersama untuk melihat kondisi putri sulungnya. Pelukan penuh sayang mulai dirasakan oleh Bella, di saat itulah Bella terdiam merasakan kehangatan dari orang tua.
Kakak kandung Kim Ha Na pun ikut datang ke lokasi, beberapa diantaranya membantu para polisi untuk mengurusi segala hal.
Ji Hye dengan wajah khawatirnya berkata pada Bella "Jangan lakukan itu lagi mengerti! Oma benar-benar khawatir padamu."
"Iya Oma."
"Sudahlah mari kita pulang ke rumah, kakakmu yang akan mengurusi polisi." Ujar ayah.
"Mm, baik ayah." Jawab Bella sambil ia menganggukkan kepalanya.
Keesokan harinya, seperti biasa di pagi hari semua anggota keluarga duduk di ruang makan. Di sana Kim Jo Han mulai bertanya pada Bella.
"Ha Na, ayah tidak tahu jika kamu ternyata berenang?" Tanya ayah di sela-sela mereka sarapan pagi.
"Aku belajar sendiri ayah, di waktu luang." Jawab Bella ragu Jo Han akan langsung mempercayainya.
"Ayah masih tidak percaya kamu bisa melakukannya, tapi setelah kejadian malam tadi ayah sedikit bangga padamu. Jika kamu mau, ayah akan mendaftarkan dirimu masuk ke perlombaan atlet renang." Tawar Jo Han.
Bersambung
Hai semua jangan lupa like ya.....
Terima Kasih🥰
__ADS_1