Misi Ku Bersama Si Kecil

Misi Ku Bersama Si Kecil
BERHASIL


__ADS_3

"Kau pencuri tapi bodoh." Bentaknya sambil menggebrak meja.


Aku tidak terkejut tapi aku heran dengan pengacara yang satu ini! Apakah dia bodoh tapi wajahnya tidak terlihat begitu. Kalau memang ingin interogasi langsung saja ke intinya kenapa dia harus bertele-tele begini. Toh aku bodoh juga karena perintah dari Meimei. Pikir Bella


"Bukankah kau lihat di atas sana banyak CCTV masih saja mencuri!"


"Aku tidak mencuri apapun." Ucapku tapi dia malah tertawa, aku kesal melihatnya seperti itu karena dia sedikit tampan tapi untungnya bukan tipeku jadi aku Swipe.


"Jelas-jelas kau terlihat di CCTV sedang mencuri barang di brangkas, apa harus ku tunjukkan rekamannya." Ucap pria itu dengan penuh percaya diri.


Kurasa dia bukan seorang pengacara Mei, benar-benar bodoh. Ucapku pada Meimei dan Meimei hanya mengiyakannya saja.


"Tunjukkanlah padaku dengan wajah bodoh mu itu."


Setelah aku berkata seperti itu dia marah tapi tak bisa menghajar ku karena dia harus mematuhi peraturan serta hukum yang ada. Itulah pekerjaan formal tapi tidak seperti ku yang bebas melanggar hukum dengan menjadi seorang pencuri.


Hahaha tidak sia-sia rasanya aku ikutan misi ini, hah ku kira misinya akan seperti dulu lagi tapi ternyata tidak. Ya, itu tak apa.

__ADS_1


Sekilas ku lihat name tag pengacara itu, dan namanya adalah Vino.


Nama yang jelek


Pengacara itu lalu keluar dari ruangan untuk menunjukkan CCTV nya tapi sesaat dirinya keluar dari sana rekannya datang dengan wajah yang berantakan.


"Ada apa?" Tanya Vino pada rekannya.


Rekannya lalu berbisik di telinga dan tibalah kata Vino terbuka lebar terkejut merasa tertipu malu dan rasa aneh lainnya. Lantas ia bersama rekannya pergi ke ruang sebelah melihat semua CCTV yang berhubungan dengan Bella tak ada yang aneh bahkan terlihat di sana hanya ada rekaman Bella sedang berganti pakaiannya tapi di sensor.


What the ****! Apa yang terjadi dengan rekamannya jelas-jelas tadi gadis itu sedang mencuri.


"Ketua mungkinkah gadis itu tergila-gila pada CEO kita sampai-sampai dia berganti baju di ruangan seperti itu. Kalau pun kita memenjarakannya kita tidak punya bukti." Ucap salah satu dari mereka.


Vino pun menjadi bingung dan terpaksa keputusan yang diambil pun adalah membebaskan Bella tanpa syarat.


"Lain kali jangan pasang wajah sombong mu seperti tadi." Ucapku pada Vino, aku hanya bisa terkekeh mentertawakan wajah kesal yang dia tunjukkan sekarang.

__ADS_1


Kini aku di persilahkan keluar dari ruang bawah tanah itu dengan santai tanpa halangan, aku sangat bersyukur ada Meimei bersamaku kalau tidak mungkin saja aku sedang di penjara dengan luka lebam di seluruh tubuhku.


Ingatlah! Penjara adalah neraka di dunia.


Dan sekarang aku bisa tenang dengan menghirup udara segar di dalam perusahaan ini, tapi di detik kemudian...


Tak


Seluruh listrik di sana mati hingga membuat operasional perusahaan terhenti serta orang-orang yang pergi berhamburan setelah mendengar suara tembakan.


Duarr


Refleks aku merunduk ke bawah sembari menutup telinga dan saat itu juga sebuah tangan besar menarik tangan kanan ku dan membawaku pergi dari sana.


Aku di masukkan ke dalam mobil dan setelah itu aku berada di markas para penjahat Professional.


Satu kata yang bisa ku ucapkan adalah...

__ADS_1


Waw


__ADS_2