Misi Ku Bersama Si Kecil

Misi Ku Bersama Si Kecil
Di Kafe


__ADS_3

"Gi, maaf ya pesanan mu gak bisa selesai sekarang." Kata Bella menjelaskan kalau waktu yang dibutuhkan untuk membuat baju khusus itu sedikit lama.


"Tidak apa-apa Bella, toh aku juga membutuhkannya besok malam bukan hari ini" Jawab Gilang dengan senyumnya yang terbentuk di wajahnya yang manis.


Melihat mereka berdua berbincang bersama membuat Lou Xi yang berada di antara mereka menjadi kesal karena Gilang yang so manis di depan Bella. Lou Xi bahkan sampai menatap tajam Gilang hingga tubuh Gilang merinding di saat itu juga.


"Lou Xi!" Ucap Bella memberikan peringatan pada Lou Xi untuk tidak menatap Gilang seperti sedang menerkam.


Tentu saja tatapan itu seolah mengisyaratkan kepada Gilang untuk tidak macam-macam pada Bella, tatapan cemburu.


Namun setelah Bella memperingatkan nya, barulah Lou Xi menurut.


"Karena udah gak ada urusan lagi, kalau begitu aku permisi dulu ya." Ujar Bella ijin pamit pergi dari sana.


Sontak keduanya mendongak saat Bella bersiap untuk pergi dari sana.


"Mau kemana Bel?" Serentak mereka berdua.


"Banyak urusan pokoknya, silahkan kalian lanjutkan kembali dan kalau sudah boleh pergi lewat pintu sana." Ucap Bella sembari kedua tangannya mempersilahkan mereka berdua untuk keluar tentu hal itu hanya candaan saja.


"Kita udah selesai kan Gilang!" Kata Lou Xi dengan menekankan ucapannya pada Gilang.


"Tentu saja, apalagi coba yang mau dibicarakan. Sekalian pergi keluar kenapa kita gak bareng aja?" Tanya Gilang di tambah mengajak Bella sebagai modus dia saja.


"Aku antar kamu." Dengan cepat Lou Xi mengeluarkan kunci mobilnya bersiap untuk mengantar Bella.


Tanpa mendengar jawaban dari Bella, Lou Xi pergi keluar begitu saja. Dan tinggallah keduanya yang masih di dalam.


"Gilang, pulanglah jangan khawatir tentang pesanan mu karena semua rekanku di sini akan menyelesaikan tugas mereka dengan cepat."


Setelah berkata seperti itu Bella langsung pergi dari sana, ia lalu masuk ke dalam mobil dan mobil itu pun segera melesat pergi dari tempat butik.


Melihat Bella sudah pergi dengan Lou Xi, terpaksa dan hati yang berat Gilang kembali ke rumah.

__ADS_1


Di sisi lain, Bella menyuruh Lou Xi untuk mampir ke kafe serta ia juga menyuruhnya untuk tidak mengikutinya.


"Mau ketemu siapa?" Tanya Lou Xi sesaat setelah mobil terparkir di depan Kafe.


"Teman." Jawab Bella langsung keluar dari mobil.


Langkahnya cepat seolah Bella tak ingin temannya menunggu terlalu lama kedatangannya, dan dari belakang Lou Xi mengikutinya. Ia lihat Bella bertemu dengan Kal, seseorang yang sudah ia kenal sejak dulu.


"Seharusnya dia mengenalkan ku pada temannya itu, lagi pun aku sudah tahu siapa dia. Tapi setidaknya aku bisa pamer di depan orang lain, sia-sia penampilan ku menarik begini." Pikir Lou Xi.


Saat ingin kembali dan ia pun berbalik akan tetapi ia tiba-tiba berhenti di detik kemudian, seketika sebuah ide muncul di kepalanya.


Itu benar, tidak apa kan kalau aku bergabung bersama mereka. Batinnya.


Setelah hatinya mantap berkata seperti itu, Lou Xi dengan berani kembali menghampiri Bella. Ia membusungkan dadanya dengan gagah dan menghampiri kedua wanita tersebut.


"Bella." Seru Lou Xi memanggil nama Bella.


Mendengar namanya di panggil sontak Bella menoleh begitu pun dengan Kal gadis itu juga menoleh dan menatap Lou Xi. Melihat seorang pria tampan nan gagah menghampiri Bella, membuat Kal menutup mulutnya tak percaya.


Siapa Dia???


"Bella aku lupa memberikan mu ini." Ucap Lou Xi seraya dirinya menyodorkan HP miliknya pada Bella.


Bella terheran-heran ia bertanya dengan suara pelan "Apa ini?"


"Ah itu, bukankah hal yang biasa jika seorang kekasih menyimpan HP milik kekasihnya." Jawab Lou Xi tersenyum manis.


Mendengar ucapan mengejutkan dari Lou Xi sontak Kal terdiam masih tak percaya dengan yang baru saja ia lihat, Kal belum mengenal Lou Xi membuat gadis itu yakin kalau pria aneh yang mengaku kekasih Bella pasti berkata jujur.


Apa-apaan si Lou Xi ini! Apa dia sengaja melakukannya! Batin Bella yang kini sedang memaki-maki Lou Xi dalam hati.


"Ah iya, pergilah kau tahu kan kalau aku akan lama." Ucap Bella yang sudah memberikan kode lewat matanya.

__ADS_1


"Sebelum itu bukankah sebaiknya kamu perkenalkan ku dulu pada teman mu itu." Sekali lagi Lou Xi berhasil membuat Bella merasa kesal.


Di balik itu Kal sudah memasang wajahnya yang terlihat jelas sedang menunggu acara perkenalan tersebut. Jelas Kal penasaran siapa pria asing itu??


Dan beberapa pertanyaan di dalam wajahnya meminta sebuah penjelasan.


"Kal ini Lou Xi dan Lou Xi ini Kal dia sahabatku." Ucap Bella yang masih kurang menjelaskan siapa si Lou Xi ini?


"Kami masih dalam tahap pendekatan." Lanjut Bella.


Segera Kal mengangguk paham, ia pun lalu berjabat tangan dengan Lou Xi.


"Senang bertemu denganmu."


"Senang bertemu denganmu juga nona."


Kal terkejut dengan sikap sopan dan ramah yang ditunjukkan oleh Lou Xi, sedangkan Lou Xi memang sudah tahu siapa Kal. Gadis yang berubah setengah itu sangat di kenal olehnya terutama didikannya yang sekarang yang lebih mengarah pada etika keluarga kaya raya.


Bahkan sebenarnya, dua bodyguard sedang menjaga dari luar dan terlihat mereka sangat mewaspadai Lou Xi.


"Bella aku juga ada urusan sebentar, aku pamit dulu ya. Hanya sebentar tidak akan lama." Jelas Lou Xi.


"Lama juga tak apa."


Mendengar itu, Lou Xi hanya bisa tertawa kecil ia rasa Bella memang sudah terlalu kesal pada dirinya. Tapi tak apa, karena itu memang idenya.


Beberapa detik kemudian setelah Lou Xi pergi dari sana, barulah Kal bertanya dengan puluhan pertanyaan.


Siapa pria itu? Calon pacar? Kau bilang masih pdkt! Tapi sepertinya dia sudah tidak sabar jadi pacarmu? Apa kau akan menerimanya? Apa kau tahu latar belakangnya? Kapan kalian bertemu? Dimana? Apa dia yang inisiatif duluan?


Bahkan pertanyaan lainnya masih belum dilontarkan oleh Kal, dan Bella harus menjelaskannya satu persatu walau ia harus berbohong pada Kal awal pertemuannya dengan Lou Xi.


Di samping itu Lou Xi yang hendak masuk ke dalam mobil tiba-tiba dihentikan oleh dua pria kekar yang Lou Xi yakin kalau mereka itu adalah bodyguard Kal.

__ADS_1


Tentu saja mereka menghampirinya, apalagi kalau bukan meminta penjelasan bagaimana bisa pria asing dekat dengan Bella.


Walau gugup, Lou Xi berusaha untuk tetap menjawab pertanyaan mereka berdua hingga akhirnya ia pun bisa lepas dari genggaman mereka. Dengan cepat ia pergi membawa mobil dan segera menjauh ke tempat itu.


__ADS_2