Misi Ku Bersama Si Kecil

Misi Ku Bersama Si Kecil
TAMAT


__ADS_3

Setelah menikmati waktu bersama kemarin, tak terasa hari sudah pagi dengan keadaan keduanya yang berantakan. Bagaimana tidak! Bella dan Lou Xi berbaring di sofa depan tv karena kemarin malam keduanya begadang sambil menonton sepak bola.


Hari ini pun mereka berdua masih teler padahal langit sudah terlihat cerah di atas sana menyoroti rumah itu lewat ,m dengan sinarnya.


"Wake up Bella! WAKE UP!" Sekencang suara speaker di sekolah Meimei beruswz.s,kwa membangunkan Bella mengingatkan kalau hari ini benar-benar hari yang sibuk.


Namun sekencang apapun Meimei membangunkan gadis itu masih tidak mempan, sampai berkali-kali pun tetap tidak berhasil hingga akhirnya ia menyerah.


"Hah baiklah, ku pikir kita akan pergi liburan hari ini."


Seketika itu, Bella membuka matanya lebar-lebar dan segera bangkit dari tidurnya. Seolah kata 'Liburan' menjadi alat jitu agar dirinya bersemangat untuk keluar dari kemalasan.


"Kau benar Mei." Ucap Bella dengan wajah yang sumringah.


"Tidakkah kau keterlaluan Bella!"


"Kenapa emangnya?" Tanya Bella sambil dirinya membereskan bantal sofa yang berjatuhan ke lantai.


"Sudah berkali-kali aku membangunkan mu tapi kau tidak bangun-bangun." Ujar Meimei dengan emoticon kesal.


"Iya deh iya maaf."


Lantas Bella pun memulai aktivitasnya dengan membersihkan tempat yang seharusnya di bersihkan. Bella yang melihat Lou Xi masih terpejam segera membangunkannya dengan cara paksa.


Bughhh


"Bangun-bangun, bantu aku membereskan semua kekacauan ini."


Hanya dengan sekali pukulan bantal oleh Bella mampu membangunkan Lou Xi yang masih tertidur, gadis itu segera menyuruhnya untuk beberes rumah agar tetap rapi seperti semula.


"Akh padahal aku sedang bermimpi indah." Desisnya dengan mata yang belum semuanya terbuka lebar.


Namun karena Bella memaksanya akhirnya Lou Xi pun bangun dan membantunya beberes, walau tadinya ia akan menggunakan kekuatannya tapi Bella menyuruhnya untuk menggunakan tangannya sendiri.


Lou Xi hanya bisa menurut hingga akhirnya mereka berdua pun melakukan pekerjaan rumah bersama-sama diiringi musik yang terdengar di speaker membuat mereka terlihat seperti halnya pasangan yang baru menikah.


Pertengkaran kecil terjadi sembari wajah mereka berdua yang begitu bahagia, tak hanya bersih-bersih mereka juga menyiapkan sarapan bersama walau akhirnya dapur berantakan dengan bahan-bahan makanan akibat candaan mereka berdua.


Lou Xi yang mengetahui Bella akan pergi berlibur berusaha untuk tidak menggodanya lagi dengan alasan ada misi.


Singkat cerita

__ADS_1


Bella sudah bersiap-siap dengan keberangkatannya untuk berlibur di berbagai negara sana. Kini, Lou Xi dan Bella sedang di perjalanan menuju bandara.


Keduanya yang sama-sama berwajah tampan dan cantik mampu menarik perhatian orang-orang yang ada di tempat itu. Kecantikan Bella memang sudah tak dapat di ragukan lagi, tapi Lou Xi?


Berwujud pria tampan dan menarik perhatian kaum wanita adalah kemampuannya, apalagi ia sekarang sedang memakai kacamata hitam yang bertengger di hidung mancungnya.


"Selalu berhati-hatilah dimana pun kamu berada." Lou Xi memperingatkan Bella dengan nada yang lembut.


Bella tersenyum seraya menjawab "Baiklah, terimakasih banyak atas semuanya Lou Xi. Berkatmu aku bisa mengalami hal-hal yang tidak pernah ku rasakan sebelumnya."


Rambutnya yang diikat dengan penampilannya bak model namun tertutup membuatnya terlihat lebih dewasa.


"Hm, padahal aku yang menyeret mu ke dalam masalahku seharusnya aku yang berterima kasih dan sebagai gantinya selalu jaga Meimei." Ucapnya sambil melirik ke udara kosong dimana Meimei berada.


"Hah rasanya waktu cepat berputar, lihatlah pesawat akan segera terbang. Bersiap-siap lah."


Kemudian, Bella memeluk Lou Xi dengan begitu erat seolah tak ingin kehilangan tapi ia selalu teringat akan Lou Xi yang tak pernah hilang dari bumi.


"Nah, sekarang pergilah. Dah" Seraya melepaskan pelukan mereka Lou Xi melambaikan tangan di depan Bella.


"Dah, aku akan rindu padamu tapi jika aku kembali aku tidak akan membawakan mu oleh-oleh."


"Ck padahal semua yang ada di sini adalah milikku." Lou Xi berkata dengan penuh percaya diri.


Kini ia akan menikmati perjalanannya dan liburan nya yang menyenangkan. Bella nikmati waktu perjalanannya dan juga menikmati alunan lagu yang membantunya menambah suasana yang menyenangkan.


Beberapa Jam Kemudian


Kini sampailah Bella di Swiss, negara pertama yang akan ia nikmati liburan kali ini. Setelah berhasil keluar dari bandara segera gadis itu berjalan-jalan keliling kota yang indah paronama nya. Ia juga berkali-kali mencoba menikmati makanan khas yang ada di negara itu.


Bella juga berencana akan pergi ke Belanda, Itali, New Zealand, Perancis, Inggris dan beberapa negara di benua Amerika dan Asia tenggara.



Contoh tempat yang dikunjungi bella di Swiss.



(Yang ini juga contoh ya)


Setelahnya ia menikmati hari-hari biasa seperti manusia normal lainnya hanya saja ia lebih senang menikmatinya sendirian.

__ADS_1


Apa aku bermimpi? Ataukah ini kenyataan? Aku masih tak percaya aku mengalami semua hal itu. Kesenangan yang ku nikmati sekarang seolah hanya mimpi.


Someone said: Kalau semua keinginan mu terkabul maka kamu tidak akan punya mimpi untuk di raih.


You know what, itu benar. Harapanku adalah Bertemu kembali dengan keluargaku bersama ibu, ayah, kakek, dan juga nenek.


Akan tetapi seseorang pernah berkata padaku, mereka sudah bahagia di alam sana dan aku tidak boleh egois hanya untuk menemani ku lagi di sini. Dan orang itu benar, aku harus hidup dengan kehidupan yang baru.


Masih ada orang-orang tersayang yang berada bersama ku, seperti Kal dan teman lamaku Gilang.


...****************...


"Untuk Dewa Kecil yang rindukan, aku tahu kau tidak akan menemui ku lagi tapi setidaknya aku sudah mengungkapkan perasaan ku, aku sangat menyayangimu dan juga mencintaimu. Aku akan berusaha untuk menjadi manusia yang baik dan menikmati hidup sama halnya dengan yang lain. Seperti menikah, punya anak dan hidup bersama hingga tua. Selalu awasi aku di atas sana ya karena aku akan selalu berdoa untukmu agar tidak ada lagi masalah di setiap dimensi."


My message in my heart


...----------------...


"Bella maukah kau menikah bersama ku."


Ucap seseorang yang kini sedang melamar Bella di taman yang indah, pria itu sangat mencintainya setulus hati hingga gadisnya itu menerimanya dengan senyum indah di wajahnya.


"Ya, aku mau menikah denganmu."


Mereka berdua pun berpelukan bersama sembari menikmati pemandangan indah di depan sana.


Gilang aku akan berusaha untuk selalu mencintaimu.


Dan di sisi lain...


"Kita harus mengikhlaskan dia." Serentak Zen dan Malik dengan tatapan mereka yang terlihat menyedihkan.


"Auh jangan terlalu memikirkannya, ingat malam ini kita akan berpesta." Ucap Kal sembari mengangkat gelas berisi teh manis.


"Mari kita doakan mereka agar pernikahan ini langgeng hingga maut memisahkan mereka berdua." Lanjut gadis tomboi itu.


"Cheese." Ucapnya lagi sembari memadukan gelas-gelas yang di pegang oleh masing-masing dari mereka.


"Yah semoga mereka selalu bahagia." Serentak si kembar dan hal itu membuat Kal tertawa melihat tingkah mereka.


Dan...

__ADS_1


Begitulah akhir cerita ini....


...TAMAT...


__ADS_2