Misi Ku Bersama Si Kecil

Misi Ku Bersama Si Kecil
Oppa Lou Xi


__ADS_3

Esok Paginya


"미안해, 우리 관계는 여기까지인 것 같아" (Maafkan aku, kurasa hubungan kita sudah selesai di sini).


Begitulah cuplikan terakhir dari drama yang ditonton Lou Xi sepanjang malam.


"Apa-apaan ini! Akhir yang tidak bahagia! Seharusnya mereka menikah dan punya anak!" Maki Lou Xi di depan layar komputer.


Sambil memeluk guling kecil, Lou Xi bermata sembab seakan telah menangis sepanjang menonton drama tersebut.


"Kau menangis!" Tiba-tiba saja Bella sudah ada di belakangnya dengan rambut yang acak-acakan serta mata panda yang masih terlihat jelas.


"Uwooo!" Teriak Lou Xi dengan suara yang kencang.


Sontak Bella tertawa terbahak-bahak, hal itu membuat Lou Xi dengan cepat merubah wujudnya menjadi seorang pria.


Melihat Lou Xi berubah wujud Bella segera berlari dari kamar dan terjadilah kejar mengejar bak di film Tom and Jerry


Di samping itu di kamarnya, layar komputer masih memperlihatkan foto dan video di balik layar pembuatan drama tersebut. Dan tiba-tiba sebuah sinar biru muncul kamar tersebut, lalu muncullah Meimei dengan emoji kebingungan yang tergambar di layarnya.


Melihat komputer Bella yang masih menyala, Meimei segera mematikannya dengan kemampuan miliknya.


30 Menit Kemudian


"Makanlah ini." Kata Bella seraya menghidangkan makanan dengan isian yang sederhana.


"Ini saja?" Tanya Lou Xi dengan kedua alisnya yang bertaut.


"Jangan rewel! lagi pun ini adalah makanan sehat lima sempurna." Jelas Bella.


"Padahal perutku hanya mau Bulgogi." Ucapnya sembari langsung melahap makanan di depannya.


Mendengar itu Bella menarik simpul bibirnya dan menjawab "Hm, palingan juga gara-gara Drakor kan!"


"Bella memang anak pinter." Sanjung Lou Xi ditambah satu jempol tangan kiri.


Melihat guyonannya itu, Bella dengan cepat merubah ekspresinya lalu tertawa.


Tak sampai di sana candaan mereka terus berlanjut hingga Bella bersiap untuk pergi ke kampus.


Tepatnya di depan pintu rumah

__ADS_1


"Aku ikut." Ucap Lou Xi yang sudah siap dengan pakaiannya yang keren, tentu saja wujudnya seorang pria tampan idaman wanita.


Bahkan style rambut dan bajunya pun mengikuti tren jaman sekarang, tepatnya style Korean.


Bella yang sudah siap untuk membuka pintu mobilnya tiba-tiba saja berhenti menatap Lou Xi dengan mata juling.


"Ayolah, aku hanya akan masuk hari ini saja jadi biarkan aku ikut bersama mu." Lanjutnya.


Tanpa menjawab Bella langsung masuk ke dalam mobil, di sana ia sudah bersiap untuk memasang sabuk pengaman. Tapi ternyata Lou Xi langsung membuka pintu kemudi mobil, lalu menarik pelan tangan Bella.


"Apa yang...."


Lou Xi lalu membawa Bella ke pintu sebelahnya, tanpa mengatakan satu kata pun Lou Xi memasukkan tubuh Bella hanya dengan menyentuh kepalanya.


"What The!!"


Hal itu membuat Bella terkejut, apa yang dilakukan Lou Xi sebenarnya?!!


Ternyata Lou Xi mengambil alih kemudi, tak lupa dirinya juga memasang sabuk pengaman.


"Apa yang kau lakukan Lou Xi?" Tanya Bella dengan penuh penekanan.


"Sstt, duduk manis di sini oke?" Ucap Lou Xi sembari membantu Bella yang lupa tidak memasang sabuk pengaman miliknya.


Hal itu membuat Bella diam seribu bahasa, hingga di sepanjang perjalanan pun hanya Lou Xi yang banyak bicara. Hanya mungkin Bella menjawabnya beberapa saja, mungkin 10 banding 3.


Hingga mereka sampai di kampus


"Nah sudah sampai."


Klik


Setelah sabuk pengaman di lepas, barulah Lou Xi keluar dari mobil tersebut ia dengan cepat membantu Bella membuka pintu. Kejadian itu malah membuat orang-orang di sekitar heboh saat melihat ada pria tampan di kampus mereka.


"Oh **** Man! Who is that?" Pekik seseorang di mana-mana.


"Omo-omo, dia ganteng banget!!"


"Gila! Kayaknya dia bawa cewe!!" Ucap salah satu dari mereka yang ada di seberangnya.


"Siapa-siapa? Cantik tidak!" Tanya yang lain dengan penasaran tingkat tinggi.

__ADS_1


Barulah setelah Bella menampakan dirinya keluar mobil dengan kemeja putih dan celana hitam panjangnya, Bella berhasil memancarkan aura kecantikan seorang model internasional.


"What The Hell!!" Pekik seseorang yang tak terima dengan apa yang ia lihat sekarang.


"Bella!!" Seorang wanita tidak sengaja berteriak memanggil Bella, mulutnya keceplosan di saat Bella muncul dari mobil tersebut.


Lou Xi dan Bella sontak melirik ke arah wanita tersebut, namun dengan cepat teman-temannya menutup mulut wanita tersebut. Mereka juga membungkuk kecil lalu pergi dari sana.


"Sudahlah ayo kita masuk." Ajak Bella yang secepat kilat meraih lengan Lou Xi hingga sampai ke dalam kampus.


Di samping itu, Gilang ternyata sudah melihat mereka berdua di tangga sana tentunya hal itu membuat Gilang penasaran siapa pria di samping Bella??


Kali ini Gilang tidak membawa motor, pemuda itu membawa mobil hitam dan sekarang ia memakai Hoodie dan celana jeans.


Tak ingin salah paham pada Bella, Gilang hanya mampu mengikuti mereka berdua sampai kelas toh kelas mereka juga sama.


Terlihat dari pintu, Bella dan Pria tak dikenal itu duduk di tempat biasa Bella duduk. Bella di dekat jendela sedangkan Lou Xi duduk di sampingnya.


Melihat itu Gilang cemburu, yah walaupun cintanya masih bertepuk sebelah tangan tapi cinta sejati harus diperjuangkan. Gilang dengan cepat menghampiri keduanya dan tanpa banyak bicara Gilang duduk tepat di depan kursi Bella.


Karena tidak mungkin ia duduk di samping 'Pria itu'. Ia pun lalu berbalik dan menatap Bella yang juga menatapnya balik.


"Apa?" Tanya Bella.


"Siapa dia?" Gilang bertanya balik, raut cemburu di wajahnya terlihat sangat jelas. Hal itu membuat Lou Xi menahan diri untuk tidak tertawa.


"Ah dia, namanya Lou Xi dia adalah..." Seketika Bella menggantungkan ucapannya, ia tidak tahu hubungan apa yang dijalani Bella dan Lou Xi sekarang.


Bahkan hubungan kontrak kerja sudah selesai, pacar pun bukan, atau kah mereka berdua teman sekaligus keluarga?


"Pacar." Lanjut Lou Xi seraya memamerkan kedekatan mereka berdua dengan rangkulan di bahu.


Gilang terkejut bukan kepalang seketika isi dalam kepalanya hancur berkeping-keping, kencan dengan Bella, masa depannya dengan Bella, keluarga bahagia, dan lainnya.


Bughh


Bella sedikit meninju bahu kanan Lou Xi hingga rangkulan Lou Xi terputus, lalu Bella berkata...


"Tidak, kami ini teman sekaligus keluarga."


Mendengar jawaban Bella membuat hatinya lega, namun di sisi lain Gilang mulai menatap tajam serta di bumbui permusuhan pada Lou Xi.

__ADS_1


"Oi jika kau ingin mendapatkannya terlebih dulu minta restu padaku!" Ancam Lou Xi membuat Gilang yang tadinya terlihat seperti harimau berubah menjadi kucing kecil.


Bersambung


__ADS_2