MY CRAZY LOVE (CEO AMNESIA)

MY CRAZY LOVE (CEO AMNESIA)
Part 48. KEMUNGKINAN LAIN


__ADS_3

Ternyata apa yang menjadi keputusan Sean sudah bulat hari ini. Laluna pergi untuk melakukan perawatan spa di salon menjelang hari pernikahan.


"Tidak usah khawatir Nona Muda. Semua ini akan menjadi pengalaman yang menyenangkan selama Anda bisa diajak bekerja sama!" ucap Jo dibalik setir kemudi.


Saat ini Jo yang mengantarkan Laluna untuk pergi ke Salon. Dia diutus secara resmi oleh Tuan John mendampingi calon menantunya tersebut. Meskipun ada banyak supir di rumah, tetapi kepercayaan sepenuhnya hanya diberikan kepada Jo yang telah terbukti mengabdi selama bertahun-tahun.


"Salon itu isinya seperti apa sih, Jo?"


"Ya isinya para karyawan yang bertugas di sana Nona. Untuk detail lebih lengkapnya saya kurang paham. Masalahnya saya belum pernah pergi ke salon, sehingga jika Nona menanyakan hal ini pada saya itu adalah sebuah kesalahan."


Awalnya ia merasa ragu, tetapi ternyata terapis yang berada di tempat spa tersebut sangat ramah terhadap Laluna.


"Apakah semua orang diperlakukan sama ketika melakukan perawatan spa di sini?"


"Tentu ada, Nona. Terlebih lagi jika mereka mempunyai uang yang banyak dan memilih paket perawatan spa yang lebih lengkap seperti yang Anda jalani saat ini."


"Oh iya aku sampai lupa namanya untuk satu perawatan semester harganya berapa mbak?"


Terapis tersebut tersenyum kepada Laluna.


"Harganya bervariasi Nona, ada yang mulai dari 1 jutaan hingga puluhan juta."


"Hanya perawatan spa di salon seperti ini saja menghabiskan uang sebanyak itu?"

__ADS_1


"Tentu saja, iya. Kenapa tidak?"


"Karena bos kami juga harus membayar biaya jasa yang diberikan oleh kami kepada para customer."


"Semboyan kami adalah melakukan yang terbaik dari hati untuk kebahagiaan dan kepuasan para pelanggan."


Saat Laluna menghabiskan waktunya di tempat perawatan spa. Pagi itu Sean masih berkutat dengan pekerjaan kantornya.


Hanya saja saat ini ia tidak berada di perusahaan, melainkan mengerjakannya di ruang kerja yang berada di kediaman ke Tuan John. Dengan telaten datang dari kediaman Tuan John dan membawa berkas-berkas tersebut kembali ke perusahaan Geneva Group Company.


Di sela-sela pekerjaannya Seab masih mengingat apa yang dipesan olehnya kemarin pada Jo.


"Jo, apa kamu membawa barang pesananku kemarin?"


"Tentu saja, Tuan. Saya sudah memberikan barang itu secara langsung kepada Nona muda pagi ini."


Dengan wajah yang berbinar Jo mulai bercerita tentang apa yang terjadi pagi tadi.


"Responnya sangat luar biasa, Tuan. Nona Muda justru menolak apa yang diinginkan oleh Anda. Namun, berkat kecanggihan otak saya yang sangat briliant Nona muda akhirnya setuju dan saat ini sudah berada di salon yang Tuan reservasi untuknya."


"Terima kasih banyak, Jo. Bersiaplah karena bonus yang aku janjikan akan segera kutransferkan kepadamu."


"Terima kasih banyak, Tuan."

__ADS_1


Tidak ada hal yang lebih menyenangkan kecuali mendengar berita jika Laluna ke dalam keadaan baik-baik saja. Apalagi ia menjadi wanita yang manis sesuai dengan keinginannya.


"Aku sudah tidak sabar menunggu kamu berdandan. Bagaimana caramu untuk membuatku tidak berpaling jika kamu semakin manis."


Bayangan indah Laluna yang sudah berubah setelah di makeover membuat Sean senyam-senyum sendiri.


"Terlihat manis memang seorang yang sedang jatuh cinta itu," gumam Jo sambil melihat ke arah bosnya.


Di dalam penjara ternyata Chryst memang benar masih menyimpan rasa dendamnya terhadap Sean dan juga Laluna.


Entah kenapa sikap iri benci terhadap Sean belum berkurang sama sekali.


"Dari kecil kamu selalu mendapatkan apa yang kamu mau. Namun, aku yang anak kandungnya sendiri justru mendapatkan penderitaan seperti ini. Takdir kejam macam apa ini?"


Merasa jika dirinya justru mendapatkan kesulitan, membuat Chryst mencari cara bagaimana mengacaukan pesta pernikahan antara Sean dan Laluna.


"Saat ini aku sudah tidak mempunyai uang sedikitpun, tetapi rencana pernikahan Sean dan juga Laluna masih berlangsung. Bagaimana caranya aku harus tetap menggagalkan pernikahan tersebut dan mencoreng nama baik Ayah, Sean dan juga Laluna."


Terlihat api kemarahan dan kebencian di dalam mata Chryst. Ambisinya telah berhasil membunuh semua rasa cinta dan kasih pada keluarganya. Hal yang paling ia inginkan saat ini adalah bisa melihat kehancuran Sean.


Lalu rencana apa lagi yang dipersiapkan oleh Chryst? Apakah ia berhasil melukai Laluna?"


......................

__ADS_1


Sambil nunggu up, jangan lupa mampir ke sini dulu bestie.



__ADS_2