MY CRAZY LOVE (CEO AMNESIA)

MY CRAZY LOVE (CEO AMNESIA)
Part 76. MY NAME IS BE


__ADS_3

Be merutuki nasibnya karena pulang dengan membawa seorang wanita mabuk. Meskipun tidak mengenalnya tetapi Be juga tidak mungkin membiarkan seorang wanita ditinggalkan begitu saja di dalam bar tanpa ada orang yang menemaninya.


Tidak lama kemudian Be memanggil asisten rumah tangganya untuk membantu membersihkan tubuh Angel.


"Saya, Tuan."


"Tolong bantu temanku di dalam, sepertinya dia mabuk berat."


"Baik, Tuan."


Tanpa menanyakan hal lain lagi saat ini asisten rumah tangga tersebut langsung masuk ke dalam kamar Be. Dilihatnya wanita cantik yang sedang berbaring di atas tempat tidur tuannya tersebut.


"Wah sepertinya Tuan Muda sudah menemukan pengganti Nona. Semoga wanita ini lebih baik dari Nona."


Karena di kamarnya dihuni oleh Angel maka sudah pasti kini Be terpaksa tidur di sofa.


"Semoga saja wanita itu tidak merepotkanku. Kalau berani berulah, maka aku akan melemparnya keluar dari rumah."


Keesokan harinya, ternyata Angel lebih dulu bangun daripada Be. Menyadari jika bajunya sudah berubah Angel langsung saja berteriak hingga membuat Be langsung terjatuh dari kursi sofa.


"OMG, ada apa ini?"

__ADS_1


Tentu saja Angel berteriak karena mengira ada lelaki jahat yang sudah menodainya. Tidak membutuhkan waktu lama Be berdiri di depan pintu kamarnya dan membuka pintu dengan cepat.


"Kalau kau berani barulah cepat keluar dari kamarku!" teriaknya.


"Jadi kau lelaki yang sudah menodai aku! Beraninya kau! Apa kau tidak tahu siapa aku sebenarnya?"


"Persetan dengan statusmu, yang jelas aku sama sekali tidak tertarik."


Be mendekati Angel, sambil menggulung lengannya. Jari telunjuknya mengarah ke kening Angel.


"Kau jangan asal menuduhku, yang mengganti pakaianmu adalah asisten rumah tanggaku. Satu hal yang perlu kamu tahu adalah aku sama sekali tidak minat dengan bentuk tubuhmu yang rata seperti ini!"


Sontak saja Angel menyilangkan kedua tangannya di depan dada. "Sial, lelaki di depanku ini buta apa? Mana ada bentuk tubuh wanita yang rata!"


"Menyesal aku sudah membawa pulang wanita itu, lebih baik aku meninggalkannya di bar dan membiarkannya dia dibawa lelaki lain."


Angel yang rasa jika perutnya keroncongan segera pergi keluar kamar sambil mencari keberadaan bajunya. Ternyata pakaiannya telah dipersiapkan asisten rumah tangganya di atas sofa.


"Maaf, Nona, karena semalam Nona mabuk berat dan pakaiannya kotor, maka Tuan Muda menyuruh saya untuk mengganti dan mencuci pakaian Anda."


"Oh, terima kasih, Bik."

__ADS_1


"Sama-sama, kalau tidak ada apa-apa lagi saya pamit permisi."


Angel mulai melangkahkan kakinya menyisir rumah itu. Langkahnya terhenti ketika melihat Be dengan lahap memakan makanan yang disajikan di atas meja makan. Meskipun dengan langkah ragu, Angel mendekatinya.


"Maaf, jika aku langsung memberikan tuduhan itu kepadamu. Aku begitu panik tadi," ucap Angel sambil mengulurkan tangannya ke arah Be.


"Sudahlah, jangan kau pikirkan. Jika kamu lapar duduklah dan makan bersamaku."


"Jadi kamu tidak marah?"


"Tidak, duduklah."


Merasa jika Angel sudah mendapatkan tawaran makan, maka ia pun duduk di atas meja makan bersama Be. Mereka berdua akhirnya sarapan bareng. Selepas itu Angel mengajak kenalan Be.


"Aku berhutang banyak padamu. Lain kali aku akan membalas budi, kenalkan aku Angel kalau kamu ...."


"Aku Be ...."


......................


Apakah Be adalah jodoh Angel? Entahlah, sambil nunggu up mampir ke sini ya.

__ADS_1



__ADS_2