MY CRAZY LOVE (CEO AMNESIA)

MY CRAZY LOVE (CEO AMNESIA)
Part 75. TEMAN BARU


__ADS_3

Merasa jika Sean semakin mencintai dirinya saat ia hamil, membuat Laluna benar-benar merasakan kasih sayang dan keutuhan sebuah keluarga. Tidak pernah ia merasa bersyukur sama seperti saat ini.


Berawal dari sebuah hubungan yang tidak sengaja terjalin dengan sosok laki-laki yang pernah amnesia, ternyata membuatnya semakin mengerti pentingnya sebuah keluarga.


"Aku tidak menyangka jika pertemuan kita bisa berakhir membahagiakan sama seperti saat ini."


"Sama seperti yang aku rasakan kepadamu aku selalu merasa jatuh cinta ketika aku bersama dengan dirimu."


"Memangnya kalau aku berubah jadi gendut ketika aku hamil dan melahirkan nanti, apakah kamu akan tetap memiliki rasa cinta yang sama untukku?"


Sean memeluk tubuh Laluna yang sudah mulai berubah bentuk itu.


"Apakah kamu merasa jika saat ini, rasa cintaku untukmu sudah mulai berkurang?"


Laluna menggeleng dengan gemas, tangannya bermain-main di area kancing kemeja milik suaminya. begitu pula dengan matanya tidak berani menatap ke arah sang suami.


"Bagaimanapun bentuk tubuhmu jika berubah nanti, tidak akan pernah mengurangi rasa cinta yang ada di dalam hatiku kepadamu."


"Justru aku akan semakin mencintaimu karena kamu mau menerima perubahan ketika kamu mengandung calon anakku."


"Aku sangat berterima kasih kepadamu untuk semua pengorbanan yang telah kamu lakukan, dari tubuh yang awalnya langsing hingga berubah ketika janin mulai berkembang dan bertumbuh di dalam rahim kamu."


"Semua itu adalah anugerah Tuhan yang tidak bisa aku ungkapkan dengan kata-kata. Aku justru bersyukur karena Tuhan telah mempercayakan seorang anak di dalam rahimmu."

__ADS_1


Tangan Sean mengusap pipi Laluna, "Percayalah Tidak ada manusia yang tidak mensyukuri nikmat ketika dirinya telah dipercayakan seorang anak di dalam keluarga kecilnya."


Bersyukur karena Sean bisa menerima semuanya dengan ikhlas dan mencintai Laluna dengan apa adanya. Membuat rasa di dalam hati Laluna semakin berkembang dan bertumbuh. Seiring berjalannya kasih sayang yang diberikan kepada anak di dalam rahimnya.


"Aku akan selalu ada di sini untukmu, untuk anak kita, dan juga keluarga kecil yang kita bina."


"Terima kasih, Sayang. Semuanya terasa seperti mimpi."


Malam semakin larut, suara binatang malam mulai tidak terdengar lagi karena mereka sudah masuk ke dalam alam mimpinya masing-masing. Bersama dengan manusia yang sudah lebih dulu mendapatkan mimpi yang indah, kini semua makhluk di bumi semakin menikmati masa istirahatnya.


"Terima kasih Tuhan, telah mengirimkan calon malaikat kecil sebagai penyempurna kehidupan rumah tangga kami."


......................


Dari sudut pintu bar muncullah seorang wanita cantik dengan pakaian yang sangat minim berjalan menuju ke arah bartender. Sama halnya dengan lelaki itu, Angel baru saja memasuki bar dan ia berniat mencari hiburan kala itu. Tanpa rasa ketakutan Angel duduk tepat di samping lelaki tadi. Duduk di area bar stool sambil menikmati setiap atraksi yang diberikan oleh bartender.


Laki-laki tersebut tampak sedang duduk sambil sekali melihat ke arah Angel yang memakai pakaian sangat minim. Angel yang jarang sekali pergi ke bar entah mengapa malam itu, tiba-tiba saja menginginkan minum.


Maka dari itu setelah duduk ia memesan sebuah minuman yang langsung ditenggaknya habis dalam satu kali tegukan. Meskipun lelaki di hadapannya terus mengawasi Angel sama sekali tidak peduli.


Iya baru merasakan putus cinta beberapa jam yang lalu. Maka dari itu ia pun mencari hiburan untuk melepaskan rasa penat yang benderanya saat ini.


Salah seorang bartender rupanya menyapa Angel yang sudah menjadi sahabatnya. Dari percakapan keduanya sosok laki-laki yang berada di samping Angel bisa mengetahui ketika wanita di sampingnya juga mengalami hal yang sama dengannya yaitu patah hati.

__ADS_1


"Wah, sepertinya masalah kita sama, apakah kita boleh berteman?"


"No, aku nggak suka berteman dengan seorang lelaki, karena mereka semuanya jahat!"


Laki-laki itu memegang salah satu tangan Angel, "Nggak semmuanya jahat, Kok. Buktinya lelaki baik hati seperti diriku ini justru dicampakkan oleh seorang wanita, bagaimana menurutmu?"


"Ha-ah, nggak percaya gue! Elu itu sama sa---"


Ucapan dari angel tiba-tiba terpotong karena melihat wajah lelaki itu sangat mirip dengan mantan kekasihnya. Tentu saja Angel kembali meradang karena membiarkan sang kekasih justru datang menemaninya untuk minum bir.


"Dasar lelaki ba--"


Bruk


Tiba-tiba saja tubuh Angel terhempas jatuh ke lantai karena ia begitu mabuk malam tersebut. Akhirnya mau tidak mau lelaki itu yang membawa tubuh Angel untuk beristirahat sejenak di ruangan khusus yang berada di mini bar tersebut.


"Semoga saja wanita ini tidak akan menyusahkanku di masa depan!" rutuk Be di dalam hatinya.


......................


Sambil nunggu up jangan lupa mampir ke sini kakak


__ADS_1


__ADS_2