MY CRAZY LOVE (CEO AMNESIA)

MY CRAZY LOVE (CEO AMNESIA)
Part 56. PERMINTAAN MAAF TUAN HAN


__ADS_3

Melihat kekasih hatinya terbaring lemah di Rumah Sakit dengan kondisi yang sangat lemah membuat Sean begitu terpukul.


"Maafkan untuk kelalaianku Laluna. Maaf karena aku kamu menjadi begini."


Raut wajah Sean begitu rapuh ketika menyadari kondisi Laluna yang sempat ngedrop. Ternyata obat bius yang digunakan Ale berdosis tinggi akhirnya Laluna hampir kehilangan nyawa karena hal itu.


Tepaksa Tuan John memberikan ijin pada Sean untuk menemani Laluna di Rumah Sakit. Tuan Han yang merupakan ayah kandung Laluna segera menyusul ke Rumah Sakit karena takut terjadi sesuatu hal pada Laluna.


Satu masalah belum selesai akan tetapi justru masalah baru muncul kemudian. Tuan Han merasa tidak enak karena belum menyambut kedatangan Ale dan justru saat ini Ale sedang berada dalam masalah besar karena melecehkan dan menculik putrinya.


"Bagaimana caraku untuk memberikan alasan kepada keluarga Ale?"


Angel yang berada di luar negeri juga mengetahui kabar tersebut karena ayahnya baru saja menelepon. Angel dan Tuan Han kini sedang terlibat dalam obrolan yang serius.


"Andai saja kalian tahu bagaimana hubungan antara ayah dan ibumu, sudah pasti kalian akan lebih merasa sakit lagi," gumam Tuan Han selepas sambungan telepon dengan putrinya.


Tidak disangka ternyata ada banyak rahasia yang disembunyikan Tuan Han dari anaknya. Namun, setelah istrinya keluar nanti bisa dipastikan mereka akan mengatakan kejujuran ini. Derap langkah kaki Tuan Han sampai di telinga Sean.


"Siapa yang datang?"

__ADS_1


"Aku, Nak. Bolehkah aku menemui putriku?"


Sontak saja Sean menoleh ke arahnya. "Untuk apa Anda kemari, aku rasa Laluna juga tidak akan menerima kehadiran Anda kali ini."


"Ta-tapi ...."


"Lebih baik, Anda mengurus keponakan Anda yang bersikap kurang ajar itu!"


"Baiklah kalau begitu, berikan sedikit waktu untuk melihat keadaan Laluna sebentar saja."


Rengekan dari Tuan John nyatanya mampu membuat Sean sedikit melunak. Mungkin dengan begitu ia bisa pergi setelahnya.


"Baik, terima kasih, Tuan Muda Sean."


Jika tadi ia masih memanggilnya dengan sebutan Nak, ketika sikap arogant Sean muncul seketika keberanian Tuan Han mulai pudar. Tidak perlu menunggu waktu yang lama Sean keluar ruangan.


Tuan Han segera mendekati brankar milik putrinya itu. Ditatapnya wajah Laluna yang sangat mirip dengan mendiang putrinya.


"Andai kamu tahu bagaimana aku bisa mencintai ibumu, maka kamu akan tau jawabannya ketika melihat ayahmu ini selalu menangis di pusara ibumu."

__ADS_1


"Banyak penyesalan yang terjadi di dalam sini, maka ketika mendengar kabar jika kamu terluka karena Ale, aku mewakilinya meminta maaf kepadamu."


Padahal Laluna dan Ale berada di dalam Rumah Sakit yang sama, hanya saja keberadaanya selalu didampingi oleh pihak berwajib. Apalagi saat ini statusnya adalah tersangka. Jadi jangan pernah berharap bisa merayakan perubahan tahun yang akan terjadi sebentar lagi.


"Ayah benar-benar minta maaf karena hal ini telah membuatmu terluka."


Sebelum waktunya habis, Tuan Han menyelipkan sebuah kalung liontin peninggalan terakhir dari ibu Laluna.


"Kalung ini adalah peninggalan ibumu yang diberikan pada ayah sebelum ia meninggal. Ia menitipkan kalung ini agar aku memberikan kepadamu saat berusia tujuh belas tahun. Akan tetapi Ayah minta maaf karena baru bisa memberikannya saat ini."


Dikecupnya kening Laluna untuk sesaat lalu Tuan Han benar-benar pergi setelahnya.


"Terima kasih Tuan Sean untuk waktunya!" pamit Tuan Han sebelum melangkah pergi.


Bagaimanapun kejamnya sikap seorang ayah, ketika akan melepas putrinya untuk menikah pasti ada sebuah rasa tidak rela yang membelenggu jiwa. Semoga saja setelah ini, semuanya akan berjalan lebih lancar. Aamiin.


......................


Sambil nunggu up, jangan lupa mampir ya Kak

__ADS_1



__ADS_2