
Meskipun banyak perbedaan yang menyertai perjalanan cinta kisah Sean dan Laluna tetapi akhirnya mereka bisa melaluinya hingga ke jenjang pernikahan. Hari ini keduanya akan melangsungkan pesta pernikahan di sebuah hotel yang sangat mewah.
"Sudah siap untuk menjadi istri dari Tuan Sean Alinskie, Nona Laluna?"
Laluna hanya mengangguk tanpa mengatakan hal apapun. Rasanya kebahagiaan tidak mampu dilukiskan dengan kata-kata kembali. Apalagi saat ini Laluna sudah memakai make up full dan dengan didampingi Angel sebagai brasmaid. Kini Laluna melangkahkan kakinya tepat setelah Sean berhasil mengucapkan ijab kabulnya.
Sorot mata semua orang tertuju pada mempelai wanita yang sedang digandeng oleh Angel. Begitu pula dengan Sean yang tidak mengedipkan mata ketika melihat Laluna sedang dalam perjalanan ke arahnya.
"Kamu begitu cantik, Laluna," puji Sean di dalam hatinya.
Mendapat tatapan penuh cinta dari Sean jelas membuat Laluna gugup dalam melangkah.
"Kenapa dia menatapku seperti itu? Apakah aku harus bersembunyi di lubang semut?"
__ADS_1
Beruntung ada Angel yang mengusap tangannya dengan lembut. Tidak lupa ia selalu tersenyum ke arah Laluna, mengingatkan agar Laluna tidak terlalu gugup dan tetap mengulas senyum kepada semua tamu undangan.
"Ingat, kita menikah satu kali seumur hidup, jadikan moment hari ini sangat berharga hingga kau merasa tidak bisa menghapusnya dalam sekejap," ucap Angel lirih tepat di salah satu telinga Laluna.
Suasana ruangan di sana tampak sangat ramai dan meriah. Terlebih banyak sekali tamu undangan yang datang memenuhi undangan dari pebisnis muda yang sangat terkenal seantero negeri.
Dihadiri oleh rekan bisnis dan beberapa kerabat yang mendapatkan undangan dari kedua keluarga besar tersebut, semakin menambah semarak kemeriahan pesta.
Cici dan Jordy sudah resmi menjadi bagian dari keluarga besar Laluna. Sehingga untuk kedepannya mereka akan selalu hadir di dalam setiap suasana.
Sebelum pesta pernikahan berlangsung, keduanya telah mengucap ijab qobul di depan penghulu. Dengan disaksikan oleh seluruh keluarga besarnya Laluna telah resmi menjadi istri dari Sean Alinskie.
Suasana haru tampak mengelilingi upacara pernikahan tersebut. Bahkan air mata Tuan Han tampak menetes ketika menyerahkan putrinya kepada Sean.
__ADS_1
Hal itu terlihat saat Tuan Han berjabat tangan dengan Sean pada prosesi mengucap ijab kabul di hadapan penghulu. Begitu pula dengan Laluna ketika melakukan sungkem kepada ayah dan ibu tirinya, ada rasa haru yang menyelimuti mereka. Sehingga isak tangis tidak bisa terbendung lagi.
Meskipun mereka tidak pernah memberikan kasih sayang secara penuh terhadap Laluna, tetapi berkat mereka Laluna tumbuh menjadi gadis yang kuat. Pengalaman itu banyak memberinya pengalaman hidup yang sangat berharga. Sampai hal itu bisa digunakan ketika ia sedang menghadapi sebuah masalah.
Dari hal itu pula ia bisa berdekatan dengan Sean yang baik hati, songong dan terkadag sangat menyebalkan.
Pada saat yang sama Sean juga sangat berterima kasih kepada Tuan John yang telah membesarkan dirinya. Banyak jasa yang telah dilakukan olehnya karena sempat memungutnya dari tempat perasingan hingga menjadi orang besar.
Setidaknya hidup Sean masih bisa berguna bagi banyak orang. Sampai akhirnya ia bisa bertemu dengan Laluna, seorang gadis luar biasa yang sangat spesial di dalam hatinya.
"Happy wedding Laluna dan Sean!"
Setelah itu, terjadi cara resepsi segera dilaksanakan begitu meriahnya desa tersebut hingga acara selesai sampai tengah malam.
__ADS_1