My Dear Anna

My Dear Anna
Part 42


__ADS_3

Setelah 2 Minggu baru lah Pria itu menemukan jawaban, ia berharap prakiraan nya benar dan yang pasti tak akan mengecewakan.


"Apa Tuan menemukan Sesuatu..!?".Tanya Rey. ia pun merasa sangat penasaran. dengan ucapan yang membuat ia bingung.


"Apa kau lupa Rey, Evelyn. Ehh. maksudku adalah Anna". lagi - lagi ia salah menyebut nama, untuk saja Ashlan tak ada. hanya Rey saja yang dengar.


"Iya ada apa dengan Nona Anna".


"Aku yakin dia 2 orang yang sama..!?". Adam begitu antusias dengan prasangka nya.


Ya Tuhan, Rey sangatlah Tau jika Tuan nya ini sangat bucin dengan Wanita bernama Evelyn, Rey juga tahu seperti apa rupa dari kekasih Tuan nya itu. "Lalu...?". Tanya Rey. di sini ia belum paham apa yang di maksud Tuan nya.


"Aaarghh dasar kenapa Kau baru sadar Adam, jika memang benar, sudah di pastikan bahwa Dia adalah Evelyn". Bukan nya menjawab rasa penasaran dari Rey, Pria itu malah bermonolog sendiri.


"Tuan ....!. Apa kau ingin membuat ku mati penasaran...". Rasanya Rey sudah sangat gatal dengan kebenaran yang ingin di utarakan Tuan nya, bukan memberi tahu malah antusias sendiri.


"Kemari... ku beri tahu sesuatu..." Adam membuat kode agar asisten nya itu lebih dekat, tentu saja Rey langsung mendekat begitu saja sudah sangat di buat penasaran dari tadi. Terjadilah bisik bisik di antara mereka.

__ADS_1


"Aku sudah memperkirakan semua itu Tuan, dan aku juga yakin pelakunya adalah Tuan Leo". Apa ..!. rasanya Adam di buat kesal sendiri saat mendengar jawaban dari Rey.


"Kenapa tidak bilang.." Ia Langung saja men-toyor kepala asistennya itu hingga mengaduh.


"Karna Aku perlu memastikan semuanya dulu Tuan, beruntung kita sama pemikiran meskipun Anda sangat terlalu telat menyadarinya.". Rey bilang apa tadi, telat... wah - wah apa dia ingin di toyor sekali lagi.


Adam hanya menggeleng tak percaya, Asistennya ternyata mulai berani mengejeknya, wajar saja mereka lama bersama antara atasan dan juga bawahan. ",Kemari Kau .." Adam langsung mengapit kepala Rey di bawah ketiaknya.


"Tuan hentikan...". Mereka tak sedang berdua, ada beberapa ahli yang ada di ruang itu, tentu saja Rey merasa malu di perlakukan seperti itu. "Jangan buang waktu Tuan, kita harus memastikan".


"Tapi meskipun Nona adalah dua orang yang sama, tapi Dia sudah resmi jadi milik Tuan Ashlan". Rey kembali mengingatkan.


"Aku tau, tak perlu di ingatkan pun Aku sangatlah Tau Rey.." tergambar jelas di wajah Pria tampan itu, ia sangat terpukul dan juga kecewa, bagaimana bisa dengan kurung waktu 2 bulan tak bertemu, status nya sudah berubah.


"Saya harap Tuan bisa berpikiran positif dan selalu terbuka, Dia sahabat Anda Tuan ". lagi - lagi Rey mengingatkan, ia takut sesuatu yang tak di inginkan akan terjadi.


'Kenapa 2 orang ini harus mencintai Wanita yang sama, tapi Rey merasakan ada nya ke janggalan. "Jika memang dia Nona Evelyn, kenapa Dia Tek mengenali Anda sebagai kekasihnya".

__ADS_1


"Karna Dia adalah Anna Istriku, bukan lah Evelyn yang selalu kau maksud kan itu..". Suara ketiga kini ikut bergabung, sangat terdengar jelas jika Pria itu sangatlah marah.


"Kau sudah bangun ..". Adam sedikit merasa tak enak karena tadi sudah memukul sahabat nya, tapi ya ia lakukan demi kebaikan Ashlan juga.


"Aku tidak peduli mau dia Anna atau Evelyn, namun 1 hal yang harus Kau tau, Dia sudah menjadi Istriku Adam". Ashlan menegaskan kata Istri di dalam ucapan, tentu saja berniat membuat sahabat nya ini sadar.


"Iya Aku tau Alan Dia memang sudah menjadi Istrimu, itu lah kenyataan pahit yang harus Aku terima, tapi jangan salah kan aku juga 2 bulan yang lalu Dia masih menjadi kekasihku".


Ashlan termenung penuturan yang ucapkan Adam, ia ingat betul 2 bulan yang lalu Anna selalu bersama nya saat di negara A, dan itu adalah masa yang sulit di jelaskan bagi seorang Ashlan.


"Jangan ngawur 2 bulan lalu Dia selalu bersamaku di Negara T, bahkan Aku lah yang menjadi yang pertama baginya".


"Apa maksud dari ucapan mu itu Alan, apanya jadi yang pertama" Adam belum terlalu paham dengan ucapan Ashlan.


"Aku tanya satu hal padamu, untuk memastikan, Apa selama berhubungan dengan Evelyn kau melakukan hat itu". Ashlan Sampai membuat tanda kutip dengan jari - jari, karna ucapan nya benar- benar sangat ambigu.


"Tentu Saja..."

__ADS_1


__ADS_2