My Dear Anna

My Dear Anna
Part 45


__ADS_3

Tepat nya di sebuah Mansion, yang luas nya mencapai 2 hektar mungkin lebih mirip di sebut tempat rekreasi dari pada sebuah hunian.


Mungkin mata juga akan di manjakan dengan pemandangan indah, yang lebih parah nya Mansion itu memiliki danau buatan. Dan di sanalah Anna tinggal selama 2 Minggu ini.


"Apa sekarang Anna boleh menghubungi Alan Bu". Tak berhenti nya Anna membujuk sang Ibu, ia belum tahu bagaimana kabar Suaminya saat ini, namun lagi - lagi gelengan kepala lah yang Wanita paruh baya itu perlihatkan.


Selama di sana Anna menceritakan semuanya tanpa cela, termasuk perlakuan kasar dari Ibu tiri nya Ayu, tentu saja dengan Suami nya yang tampan yang sudah ia cintai.


"Ibu masih merindukan mu, jika kau hubungi Suamimu, pasti Dia akan langsung kemari dan menjemput mu". Itu lah jawaban dari Nilla, tentu bukan lah itu inti nya.


Anna menghela nafas nya panjang, ia tak tahu harus membujuk Ibu nya dengan cara apa lagi.


"Jika Dia memang menyayangimu, cepat atau lambat Dia akan kemari, Tentu saja itu tidak lah mudah". terdengar Suara lain yang ikut bergabung.


Nilla dan juga Anna menatap ke asal suara.


"Kapan Kau pulang sayang". Nilla langsung berdiri menyambut Suaminya, bahkan Anna sangat iri melihat keharmonisan keluarga baru nya, berbanding jauh dengan rumah tangga nya.


Sebenarnya ia pun tidak terlalu yakin dengan perasaan Ashlan padanya, terlebih lagi ia sudah membuat Pria itu kecewa.

__ADS_1


"Tolong jangan persulit Suami ku untuk datang kemari". Pinta Anna nya pada Leo. Wanita itu tahu jika Pria yang kini bernama Ibunya itu adalah Pria yang berkuasa di tempat ini.


"Sebenarnya Aku tak mempersulit, hanya saja pertahanan ku sulit untuk di tembus". Pria paruh baya itu sedikit menyombong dengan kekuasaan nya.


"Aku tidak tahan melihat nya uring - uring-an setiap hari, kenapa kita tidak beritahu saja Suami Anna". cicit Nilla pada Leo.


"Pria yang di nikahin Putri mu bukan lah Pria sembarang, Aku yakin Dia akan cepat datang kemari". Leo mengecup kening Istrinya, tentu Dia ingin menguji seberapa penting Anna dalam hidup Pria itu.


"Semoga saja Dia cepat datang".Anna pun berharap seperti itu. Suaminya datang, setelah itu dia tidak akan meragukan lagi Pria yang telah mengisi seluruh hatinya.


"Mirra kemari...". Panggil Nilla pada seorang pelayan.


"Temani Putri ku jalan - jalan, bawa ia untuk keliling Mansion...!". Titah nya. Selama 2 Minggu ini, Nilla melihat Putri nya begitu murung, mungkin dengan mengajak nya jalan - jalan sejenak bisa melupakan Ashlan Suaminya.


"Baik Nyonya" Mirra langsung paham, di ikuti sebuah anggukan.


"Bawa 4 orang pengawal, meskipun ini wilayah ku, tetap saja harus ada penjagaan untuk Putri ku". ,Ucap Leo. Ia pun memberi perintah.


"Aku tak ingin jalan - jalan Bu". Meskipun saat ini ia berada di pinggir balkon, namun tetap terdengar meskipun samar.

__ADS_1


"Ibu tak mau kamu terlihat seperti ini, Apa kau masih marah karna telah di tinggal di umur 10 tahun". Nilla berjalan menghampiri Putrinya.


"Sedikitpun Aku tak pernah marah Bu, pasti Ibu memiliki alasan kenapa harus pergi. Apa ini karna Pria yang di samping Ibu..." Anna melirik Nila dan Leo bergiliran. Meskipun kejadian itu sangatlah lama, penyebab Sanjaya mengusir Ibunya karna perselingkuhan nya.


"Dari awal pernikahan Ibu dengan Sanjaya memang sudah salah Sayang, Selama pernikahan di hati Ibu hanya ada Leonard". Seperti nya Wanita paruh baya ini akan menceritakan tentang masa lalu pada Putri nya, meskipun harus membongkar aib.


Nilla tahu, ini sangat lah rumit. Namun Putri nya harus tahu semua kebenaran nya, jika tidak.!.Anna akan terus salah paham.


"Maksud Ibu Apa..!. Apa selama ini Ibu tak mencintai Ayah .." Anna sedikit murka, dari dulu ia selalu menyangkal bahwa Nilla memang meng-hkianati Sanjaya yakni Ayah nya.


Tapi apa yang ibu nya ucap barusan..!. Membuat ia yakin bahwa itu memang lah benar.


"Tentu saja Ibu tak mencintai nya...!. Pria itu memaksa Ibu untuk menikahinya, Atau memang kedua orang tua Ibu lah yang memaksa, karna waktu itu Ibu dan juga Sanjaya memang di jodohkan"


Anna menghela nafas panjang, jadi keharmonisan yang selalu ia lihat hanyalah semu. "Apa Ibu bahagian menikah dengan Ayah".


"Ibu bertahan karna kamu Sayang".


"Jika Ibu selama ini bertahan demi Aku, lalu kenapa Ibu meninggal kan Aku.. Kenapa Bu". Anna selalu penasaran dengan apa yang telah terjadi, Semenjak di tinggal Nilla dunia seakan runtuh baginya. Bahkan Anna berucap menggunakan intonasi tinggi pada Ibu nya.

__ADS_1


Nilla sedikit terkejut mendengar Putrinya berteriak marah seperti itu. "Mungkin jika Ibu membawa ku, Aku tak mungkin hidup sengsara seperti ini".Anna tidak bermaksud untuk menyalahkan semua yang terjadi pada Ibunya, tapi entah kenapa Dia sedikit emosional akhir - akhir ini.


__ADS_2