My Dear Anna

My Dear Anna
Part 77


__ADS_3

Pagi Indah menyapa dua insan yang masih terlelap dalam tidurnya, meskipun cahaya matahari sudah menelusup sela jendela tak membuat ke dua pasang Suami Istri itu terbangun.


Dan dengan perlahan mata lentik itu mengerejap dan melihat wajah Pria terkasih yang telah menjadi Suaminya.. "Apa Aku setampan itu..". Ashlan pun membuka matanya.


"Hemmm...ya Suamiku memang sangat tampan..".


"Dan Istriku sangatlah cantik, " kedua pasangan itu malah ber-gombal ria. "Apa disini belum tumbuh Ashlan junior..". Pria itu mengusap lembut perut rata Istrinya dan perlahan naik menuju gundukan kenyal yang tak terhalangi apapun. "Kita Buat lagi.." Ajak nya dengan suara Sensual nya.


"Al .. Apa kamu tak lelah, sudah semalam kau menggempur ku..".


"Untuk urus ini Aku, tak akan pernah lelah, sebelum Ashlan Junior tumbuh disini.." Pria tampan itu kembali mengukung Istrinya, dan mensejajarkan miliknya ke area sensitif milik Anna.


",Ahhhhk... ". Mendengar suara lenguhan itu Ashlan kembali aktif tangan nakal nya mulai memain kan dua gundukan kembar dan sesekali ia menyusu.


Dan penyatuan itu akhirnya nya terjadi kembali, dan ranjang bergoyang pun menjadi saksi kenikmatan yang mereka ciptakan berdua.

__ADS_1


...----------------...


Akhirnya selama penantian panjang selama 2 tahun kedua pasangan itu di percaya oleh maha kuasa untuk di berikan keturunan dan kini Hari itu pun tiba dimana Anna tengah berjuang melahirkan Anak kembar buah cinta nya dengan Ashlan di salah satu rumah sakit ternama di Negara T.


Keluarga besar Leonard Broox ada disana, begitu pun keluarga besar Alex Rudiart Abraham, Dilla dan juga Nilla tampak cemas dan ini kali pertamanya nya mereka menantikan kelahiran cucu pertama.


"Duduk lah..."..Tuan Abraham membawa Istrinya untuk duduk, yang sejak tadi sudah seperti setrikaan..


"Menantuku sedang berjuang di dalam Pah, bagaimana bisa Mama duduk tenang..." Dilla tak mau ikut duduk begitu saja.


"Pah..". Dilla melotot karna Suami nya malah membawa nya Duduk di pangkuan nya.


"Ya lebih baik Mama duduk saja, Aku pusing tahu ngga Lihat Mama udah kayak setrikaan saja..". Ashley pun ikut bicara, tak tenang nya sang Mama malah membuat semua orang termasuk dirinya ikut cemas.


Nilla terkekeh melihat sahabat nya seper-kuliahan nya dulu saat di Negara I, dan ia tak pernah menduga jika dirinya akan berbesan dengan Dilla.

__ADS_1


Mendengar suara tangisan bayi yang baru lahir semua bisa bernafas lega dan tak berapa lama Dokter dan 2 suster yang mendorong 2 box bayi milik cucu mereka akhirnya ke luar.


"Cucu ku.." Dilla langsung menghampiri box itu dimana Dokter berhenti tepat di sebelah cucu pertama, kedua keluarga besar itu. "Bagaimana keadaan cucu dan dan juga menantuku..".


"Kedua cucu Nyonya terlahir sehat dan tidak kekurangan apapun, dan keadaan Pasien masih dalam pemulihan pasca melahirkan." Kata Dokter.."Selamat Nyonya atas kelahiran cucu Anda." Dokter itu pun langsung berlalu meninggalkan keluarga besar yang terlihat bahagia saat melihat dua bayi mungil yang memiliki wajah rupawan.


Di lain tempat Ashlan terus melabuh kan ciuman bertubi-tubi pada setiap inci Istrinya. "Terimakasih Sayang, sudah berjuang melahirkan bayi kita..".Pria itu masih saja menangis teringat perjuangan hidup dan mati Istrinya saat melahirkan buah cinta mereka.


Nafas Anna masih tersengal-sengal dan rasa sakit saat melahirkan kini sudah terbayar dengan hadirnya Ananda Kemal Abraham dan juga Kalila Amanda Putri. itulah putra putri yang akan mewarnai kehidupan mereka berdua.


"I love Annatasya..."


...TAMAT....


Cerita My dear Anna berhenti sampai disini, maaf juga jika isi cerita banyak nya kata typo. Author masih tahap belajar hehehe

__ADS_1


Jangan lupa beri rate bintang dan Like dan juga Komentar nya. Meskipun ini karya receh tapi berkarya tidak lah mudah.


__ADS_2