My Dear Anna

My Dear Anna
Part 52


__ADS_3

Wanita itu tampak menyeringai apalagi setelah melihat target sudah terjerembab di tanah, bahkan senjata sudah di masukan kembali ke dalam saku, perlahan ia membawa langkah nya menuju Jessica, tapi ia urungkan, saat melihat Wanita itu kembali berlari


"Siaal... peluru ku meleset". ternyata penyebab Jessica terjatuh bukan dari pelurunya melainkan karna tersandung.


Kembali mengeluarkan senjata dan langsung di arahkan pada target, namun lagi-lagi Robert memanggil nya. "Hari ini adalah hari keberuntungan mu Jess, tapi untuk lain kali tidak". Evelyn menyeringai dan langsung berbalik arah.


"Evelyn... kemari lah". Robert sudah melambaikan tangan saat melihat Evelyn dari jauh, Dia sudah menunggu Wanita itu sejak tadi, mungkin terlalu bersemangat untuk melenyapkan tunangannya Jessica. Ya.. Robert memang sudah tahu apa yang terjadi meskipun hanya melihat dari jauh.


Akhirnya Evelyn sampai dimana Robert berada, dan langsung di suguhkan dengan pemandangan yang tak mengenakkan, banyak dari pekerjanya sudah tumbang termasuk salah satu maid nya.


"Bu Mirra...". Evelyn langsung berjongkok melihat kondisi pelayan itu, mengecek nadi apakah ia masih hidup.


"Relakan, dia sudah pergi.." Ucap Robert.


Evelyn mendelik kesal. "Kenapa Kau memanggil ku, setelah Aku menyelesaikan urusanku dengan Jessica, apa kau sengaja Ha..". Evelyn tampak marah sekaligus sedih, mau ia datang cepat atau lambat tetap Maid kesayangan nya telah tiada.

__ADS_1


"Untuk Jessica kita urus nanti Ev.. biar Aku yang memberinya perhitungan, ini lebih penting, Kau harus lihat ini". Tangan Robert sudah menarik lengan Evelyn untuk lebih dekat.


" Kau lihat Dia". Tepat nya Evelyn berdiri di tubuh seseorang yang sudah tergeletak di tanah dengan bersimbah darah.


Dahi Wanita itu langsung mengkerut tanda ia bingung. "Siapa Dia.." Tanya Evelyn.


"Biar ku perjelas.." Robert mengeluarkan sapu tangan nya yang ada di dalam saku, langsung membasahinya dengan air yang ada di danau.


Dan apa yang di lakukan Pria itu tentu membersihkan noda darah yang ada di wajah Anna. "Sekarang kau bisa melihat nya dengan jelas kan, Dia mirip Siapa".


"Aku tak tahu.." Robet menggeleng. Ia langsung berjongkok untuk memeriksa kondisi Wanita yang mirip dengan Evelyn.


"Pantas saja Tunangan mu sampai kaget, seolah melihat hantu, sekarang Aku tahu alasan nya.".


"Ev...dia berhenti bernafas..". Robert menatap Wajah Evelyn, ia merasa cemas dan khawatir, ia seperti melihat diri Evelyn pada Wanita ini.

__ADS_1


"Selamatkan Dia ..". pinta nya. Evelyn pun ikut berjongkok untuk membantu Robert, mensejajarkan Wanita itu hingga lurus, hingga tangan Pria itu sudah berada di antara dada Anna dengan naik turun diringi tekanan.


Selama Robert memberikan pertolongan pertama berupa Cardiopulmonary Resuscitation atau Resusitasi jantung paru, tentu saja bertujuan untuk mengembalikan jantung yang berhenti.


Sementara Evelyn membuka mulut Wanita itu sembari memberi pasokan udara dari mulut nya, ada rasa yang aneh yang menggeleyer di dalam dada, ia tak tahu itu apa yang jelas terasa menyakitkan.


Cukup lama mereka melakukan itu, dan akhirnya mereka bisa bernafas lega saat nadi kembali berdenyut. "Kita harus bergegas membawa nya ke Rumah sakit". Robert langsung memangku Anna, Pria itu pun sedikit berlari ke arah mobil nya yang terparkir tak jauh dari sana.


Dengan tergesa Evelyn mengikuti, ia tak tahu kenapa ia merasa seperti ini, bahkan air mata sampai menitik saat melihat kondisi Wanita yang begitu mirip dengan nya.


"Siapa Wanita itu, apa kedua orang tuaku yang membawanya kemari". Evelyn termangu mencari jawaban dan orang pertama yang harus di tanyai adalah kedua orang tua nya.


"Ev cepat masuk". Ajak Robert, ia sudah menunggu Evelyn di kursi kemudi sementara Anna di baringkan di kursi penumpang.


Evelyn mengangguk, segera masuk kedalam mobil tanpa mengatakan apapun, ia masih terkejut dengan apa yang terjadi. Kendaraan pun langsung melesat ke arah Rumah sakit.

__ADS_1


"Bertahanlah..".Lirih Evelyn, ia menatap Iba kondisi Anna yang terbaring di kursi belakang dengan bersimbah darah.


__ADS_2