My Dear Anna

My Dear Anna
Part 73


__ADS_3

Malam pun tiba, namun cuaca seperti nya memihak Ashlan untuk terus berada di penginapan padahal sang Istri masih ingin jalan-jalan pada malam hari.


Saat malam tempat itu menjadi ramai dan semakin indah banyak nya hiasan lampu yang kerlap kerlap seolah memangil Anna untuk datang, namun nyata nya malam itu malah hujan yang cukup deras.



"Sayang...". Ashlan menarik sang Istri untuk masuk, sudah sejak tadi Anna berada di teras seraya melihat hujan.


"Aku masih ingin di sini Al.." Wanita itu dengan menuggu reda nya hujan. "Ahhhk Al.." Ashlan yang takut Istrinya sakit karna masuk angin langsung memangku nya ke dalam Villa.


"Jika tak begini Kau akan terus di sana menuggu hujan seperti anak kecil.." ucap Ashlan terkekeh, semenjak hilang ingatan Wanita nya berubah seperti ini, manja dan makin membuat nya gemas.


"Aku janji akan sering membawa mu jalan-jalan seperti ini.." Aslan membaringkan Anna di atas ranjang, Pria itu pun ikut berbaring di sebelah nya, dan menarik Wanita nya ke dalam pelukan.


"Al.. Geli ihhh..." Anna terus menggeliat bagai cacing, saat tangan Suaminya mulai nakal.


"Dingin Sayang .."

__ADS_1


"Kalau di dingin ya tinggal pake selimut Al.." Anna mencoba bangun dan menarik selimut untuk menutupi keduanya, namun aksi itu di gagal kan oleh Suaminya.


" Aku tak butuh selimut, Aku hanya butuh kamu Sayang..". Pria itu langsung merubah posisi jadi menghimpit Anna.


"Al... ". Wajah Anna langsung memerah, ia terlalu dekat dengan Ashlan yang terus tersenyum penuh Arti dan Anna sudah paham karna sudah tak polos lagi. "Apa kita__"


Anna hanya bisa menggigit bibir bawahnya karna sentuhan nakal Ashlan sudah menjelajah kemana - kemana, dan entah sejak kapan pakaian yang ia kenakan sudah terbengkalai di lantai.


"I wan't You.." Bisik Ashlan dengan sensual dan berhasil membuat tubuh Anna kembali meremang, hingga beberapa kali suara yang kenikmatan selalu lolos dari bibirnya.


"Al.. berhentilah bermain .." Anna sudah tak tahan menahan gejolak yang terus semakin menggebu karna ulah Suaminya.


...----------------...


"Apa Tuan Ashlan sudah kembali..". Tanya Lisa, pada salah satu pegawai yang bertugas di meja resepsionis.


"Untuk itu Saya tidak tahu Nona, tapi Tuan Ashlan beserta Istrinya masih belum check out.."

__ADS_1


"Istri..., Apa Dia sudah menikah..!?". Sudah semalaman ia menuggu sang mantan, Anggap saja ia egois dan memanglah ia egois setelah menyakiti dengan cara pergi meninggalkan Pria yang amat ia cintai, kini ia ingin mengajak nya kembali. Meskipun adanya paksaan dari Mamanya.


Lalu sekarang Apa, Ashlan sudah menikah, masa iya dirinya harus jadi pelakor dan Pria itu dari Istrinya. Lisa terus Menggeleng karna tak ingin mengikuti jejak Ibunya dulu yang telah merebut Ayah Sanjaya dari Ibu Nilla


Pucuk di cinta ulam pun tiba, mungkin ini lah perumpamaan yang cocok untuk nya, setelah menuggu seharian di lobby hotel, Akhirnya yang di tunggu datang juga.


...Deg...


Lisa terpaku sejenak, sosok Adik yang ia cari selama ini, tengah di gandeng oleh Ashlan, Wanita itu langsung berlari dan menghampiri keduanya, namun pokus Lisa hanya pada Anna dan melupakan tujuan nya.


"Anna.., Ini benar kamu Ann.." Pekik Lisa, langsung menghentikan jalan sepasang Suami Istri itu. Tanpa banyak kata lagi ia langsung memeluk Adik yang sangat di rinduknya itu.


Anna dan juga Ashlan menelisik siapa


Wanita yang telah memeluk Anna, Pria itu pun tak sempat melihat Dia Siapa, karna terlalu cepat Wanita itu menyembunyikan wajah di ceruk leher Istrinya.


"Ann ini benar Kamu.." . Lisa tak bisa lagi membendung air matanya, hampir 2 tahun ia Tek bertemu dengan Adiknya, tahun pertama karna ia pokus mengejar karir dan tahun kedua karna Anna lari dari rumah.

__ADS_1


"Lisa..."


__ADS_2