
Selama 2 bulan lebih Anna kehilangan ingatan nya karna tragedi naas yang menimpa nya bahkan sampai kehilangan jabang bayi yang ia kandung.
Dan selama itu Anna selalu mendapat pengobatan untuk mempercepat pemulihan terutama untuk rahim yang sempat terluka dan karna itu pula Ashlan sampai menahan
diri untuk tidak menyentuh Istinya itu.
Namun tidak untuk malam ini, Pria itu menyalurkan has*rat nya dengan sangat hati-hati dan sangat lembut dan untung nya Anna pun tak merasakan sakit sama sekali yang ada Wanita itu sangat menikmati nya.
'Inikah yang namanya ber*cinta'. Gumam Anna di dalam hati. Setiap detik rasanya sangat nikmat saat menerima setiap hentakan dari Ashlan, Pria itu pun melakukan nya dengan lembut.
"Apa kah sakit...?". Entah sudah berapa kali Ashlan menanyakan perihal itu, ia hanya takut apa yang di lakukan saat ini akan menyakiti Istrinya.
"Tidak ...emmmmmh. Ahhhk..". Jangan kan sakit yang ada Anna terus merasakan nikmat di pada bagian inti nya.
Lama keduanya menikmati satu sama lain, hingga akhir nya pelepasan itu datang dan Ashlan yang sudah merasakan lelah pun, langsung ambruk di tubuh Istrinya.
...----------------...
Pagi pun datang, Sepasang Suami Istri itu tampak masih bergelut di bawah selimut dan pasti nya masih dalam ke adaan polos.
Namun mendengar suara bel yang terus menghantam Indra pendengaran, memaksa kedua nya untuk membuka mata, meskipun rasa kantuk masih terasa.
"Selamat pagi Tuan...",Sapa seorang MUA (Make Up Artis). Wanita itu memberi hormat pada customer nya saat membuka pintu untuk nya.
"Masuk lah ...! ,Istri ku masih mandi...". Ashlan yang sudah paham Siapa ke tiga Wanita yang kini menatap nya dengan kagum itu, langsung mempersilahkan nya masuk.
Apa lagi Pria itu hanya memakai Bathrobe. Ke tiga MUA yang jumlah nya 3 orang, yang sengaja terus mencuri pandang pada dirinya, Namun Pria itu tak peduli, toh memang Dia sudah biasa dapat perhatian seperti itu .
__ADS_1
Ketiga tamu nya memang sengaja ia undang untuk mempercantik sang Istri, sudah berada di ruangan nya.Tatapan kagum terus terlihat dari ketiga mata Wanita itu, namun sebisa mungkin untuk bersikap profesional saat bekerja, Apa lagi Pria itu sudah memiliki Istri, dan yang jadi di pertanyaan Siapa Wanita beruntung itu...?.
"Ada apa ini..,???." Tanya Anna yang baru saja keluar dari kamar mandi, dan langsung di suguhkan pemandangan yang tak biasa, di kamar nya sudah di penuhi banyak gaun dan juga sepatu.
"Mereka akan membantu mu berdandan Sayang.." Jawab Ashlan. Pria itu pun langsung menghampiri Anna yang masih mematung di ambang pintu.. "Aku mandi dulu ya, Neraka akan membantumu untuk lebih cantik lagi..?..". Sebelum melangkah masuk ke dalam tak lupa Pria itu melabuhkan kecupan di bibir Anna.
Dan para Wanita asing yang satu ruangan dengan Anna, Hanya bisa menelan selivanya, karna juga ingin di kecup Pria tampan seperti itu.
"Mari Nona..!
Salah satu MUA mengajak Anna untuk duduk di meja rias, dan tangan lihai itu langsung memperlihatkan keterampilan pada customer nya.
Cukup lama Anna di rias bahkan Ashlan pun sudah selesai lagi dari urusan nya di kamar mandi, dan sudah siap dengan setelan nya.
"Apa kah ini juga bisa di tutupi.." Anna menunjuk tanda merah yang ada di leher nya itu, bukan hanya 1 melainkan ada 4 dan Anna tahu karna apa itu.
"Tentu saja Nona..". Bagi perias itu hanya perihal kecil jangan kan tanda merah karena bekas percintaan, kulit keriput dan hitam pun bisa di tutupi oleh yang nama nya Make Up.
Dan lagi Ashlan menatap kagum ke arah Istrinya yang sudah selesai di rias dan kali ini tengah memperlihatkan beberapa gaun pesta untuk di nilai oleh dirinya. "Pakai yang manapun kamu tetap Cantik Ann.." Puji Ashlan dengan jujur.
"Jadi Aku pakai yang mana Al..." Ini gaun ketiga yang Anna kenakan, dan di antara semuanya ini lah yang paling 'wah'. Menurut nya, karna Suaminya sampai datang menghampiri.
"Jika tampilan mu seperti ini, Aku tak yakin kita akan ke pesta Adam, yang ada Aku ingin menindih mu seperti semalam..". Bisik nya dengan suara Sensual. Pria itu sangat menyukai Gaun ini saat di kenakan sang Istri, namun untuk dirinya sendiri karna begitu terbuka.
"Coba yang ini..." Ashlan membawa gaun ke 4, untuk di coba Anna, dam Gadis itu pun hanya bisa menghela nafasnya karna Pria itu tak mengijinkan kan untuk memakai model yang terbuka.
Dan setelah Drama panjang pemilihan gaun Ashlan dan juga Anna pun turun menuju Ballroom hotel di mana acara pernikahan Adam tengah di gelar.
__ADS_1
Dan ke datangan mereka langsung di sambut banyak kalangan, Pria itu sangat terkenal di dunia bisnis, apa lagi hampir semua kolega nya hadir di sana.
"Bukan nya itu Evelyn..." Ucap Zania, sang mempelai pengantin, Adam yang mendengar nama Wanitanya di sebut langsung mencari ke beradaan sosok yang masih menguasai hatinya.
"Dia Anna..." Saat di samping nya ada Ashlan tentu saja itu bukan lah Evelyn.
"Anna...". Di lihat dari manapun Wanita cantik yang tengah di gandeng itu adalah Evelyn, dan baru kali ini Zania bertemu dengan Anna.
"Bukan kah ini hari bahagia mu.." Celetuk Ashlan memberi selamat. tak ada rona kebahagiaan yang ia lihat dari Adamar, ia pun tahu Pria itu terpaksa menikahi seorang desainer sekelas Zania Munaf.
"Menurutmu Aku bisa bahagia.." Pandangan Adam tertuju pada Anna setidak nya rindunya sedikit terobati saat melihat Istri dari sahabatnya ini.
"Jaga Mata mu itu...". Meskipun Adam melihat Anna sebagai Evelyn tetap saja ia tak menyukainya. Dan Adamar hanya bisa tersenyum kecut saat sorot intimidasi dari Ashlan.
"Ya ..Aku hanya merindukan saudara nya AL.." Adamar memang sengaja mengatakan itu, ia pun tak peduli dengan perasaan Zania yang saat ini memasang wajah tak suka.
"Kita turun...". Ajak Ashlan merangkul Wanitanya, memberi tamu undangan lain untuk memberi Selma, namun tak ia sangka kedatang dari podium di tunggu oleh Pria paruh baya.
"Tuan Ashlan...". Sapa Tuan Smith. ,"Bolehkan Saya meminta waktu Anda sebentar.. " Pintanya dengan memohon bahkan keringat dingin pun mulai bercucuran.
Dan Ashlan tahu siapa Pria baya itu, yang tidak lain adalah Ayah dari Wanita yang telah membuat Istri nya meregang nyawa. "Saya mohon Tuan beri Saya waktu, dan kali ini Aku meminta Jessica untuk berlutut di kaki Istri Anda.
"Siapa Dia Al..." Ucap Anna yang tidak tahu Siapa Pria tua yang kini memohon pada Suaminya nya itu.
"Kau tanya Dia...?, Dia adalah calon CEO yang akan segera di tendang dari dunia bisnis.." Dan Setelah mendengar itu, Tuan Smith langsung berlutut di hadapan Ashlan dan juga Anna.
__ADS_1
",Saya mohon maafkan Saya Tuan..." Pria Tua itu bersimpuh di kaki Ashlan dan menjadi pusat perhatian banyak orang.
Namun dengan tidak peduli Ashlan pergi karna tak ada kata maaf untuk orang tua itu meskipun Putrinya nya lah yang salah.