My Dear Anna

My Dear Anna
Part 68


__ADS_3

"Ann.. percayalah....". Tatapan begitu sendu mengarah pada sang Istri, rasanya di hati ada rasa sesal, seharusnya ia bisa lebih sabar menghadapi kembaran Anna yang menurutnya menyebal itu, jika akan berakhir seperti ini.


Evelyn seakan menonton drama langsung yang tayang di layar kaca dan tentu sering menjadi tontonan oleh Mommy Nilla, drama Istri merajuk dan juga cemburu.


Hahaha rasanya ia ingin tertawa puas detik itu juga, ternyata melihat Anna merajuk seperti itu, seakan melihat cerminan dirinya sendiri.


'oH shitt Aku Jadi ingat dia..' Lagi - lagi Pria yang sangat ingin ia lupakan itu malah melihat di kepalanya.


"Sebaiknya Kau jelaskan pada Istriku..". Ashlan butuh penjelasan dari pihak ke dua, yaitu Evelyn, karna wanita itu pula Anna salah paham padanya.


"Apa itu cara mu, untuk meminta tolong.." C'k.. Wanita itu memang menyebalkan dan sok jual mahal, melihat sang adik curiga bukan nya membantu malah tak peduli.


"Ev..." .Tegur Robert.


"Hei Kau....". ucap Evelyn menatap tajam pada Ashlan "Anna kan Istrimu, Dia marah dan curiga gara-gara Siapa. karna mu kan...!. urus saja sendiri.." Evelyn bangkit dari duduk nya. Masalah Suami Istri itu biar jadi urusan masing-masing Dia tak mau ikut campur.

__ADS_1


"Lihat bagaimana menyebalkan nya Saudara mu itu, mana mungkin Aku menyukai nya Ann, percaya lah..". Ashlan kesal bukan kepalang, Wanita yang menyebabkan semua ini malah pergi Tampa bertanggung jawab.


"Jika bicara tak bisa menyelesaikan masalah , cobalah untuk tidur bersama..". Robert memberi sebuah petuah. Pria itu pun ikut bangkit untuk menyusul Evelyn.


Pria itu berpikir sejenak, sudah dari A sampai Z Ashlan berbicara, Namun Anna masih saja memasang wajah tak percaya. "Baiklah.. lebih baik Aku ikuti saran dari Robert..." Ashlan berdiri dan mendekati Anna, tanpa mengucapkan sepatah kata pun, Pria itu langsung memangku Istrinya.


"Alan...Apa yang kamu lakukan... cepat turun kan Aku..." Anna langsung bersuara heboh, dan mengundang pasang mata dari para penjaga yang mengelilingi tempat itu


Mereka cukup terkejut dan hanya bisa mengulum senyum namun sebisa mungkin untuk Acuh dan bersikap profesional, tak peduli untuk urusan sang majikan, mereka akan turun tangan jika kondisi yang mengancam Tuan nya.


"Al.... Kamu mau apa..". Anna yang sudah di himpit Suami nya itu, mulai ketakutan.


"Aku hanya ingin berbicara berdua dengan mu Ann..". Pria itu berguling ke arah samping, tadinya ingin meniduri sang Istri agar tak lagi merajuk, namun hati tak tega meskipun kondisi Anna sudah jauh lebih baik, mungkin ia harus berpuasa lebih lama lagi.


" Aku tahu, Dulu Aku tak memperlakukan mu dengan baik, dan itu memang semua salah ku..". Rasanya lebih cocok untuk mengutarakan isi hati dari pada harus bercocok tanam.

__ADS_1


"Tapi percayalah kecurigaan mu tentang ku dan Evelyn sama sekali tidak benar, Hati ku sudah menjadi milik mu Ann..".


Anna menjadi bingung sendiri, di suatu sisi ia tak menyukai kedekatan Evelyn dan Suaminya, meskipun itu di isi dengan banyak perdebatan, tapi ia pun merasa tak yakin dengan perasaan nya sendiri, sedang kan Dirinya kehilangan ingatan tentang Pria itu.


Apakah dulu ia mencintai nya....?.


" Dan 1 Minggu lagi kita tinggal di Mansion ini, setelah menghadiri pernikahan Adam, kita Akan pulang ke negara T...". Putus Ashlan. Sudah cukup bagi orang tua Anna untuk Ikut campur, Wanita itu sudah sah menjadi Istrinya, dan ia berhak untuk membawa sang Istri kemana pun ia mau.


"Pulang ke Negara T..." Anna cukup terkejut.


Pria itu menggaguk dan perlahan membawa sang Istri kedalam pelukan nya. "Saat Disana Aku ingin membuat lagi Junior untuk melanjutkan keturunan Abraham." Bisik nya pada pada telinga Anna dan sengaja suara nya di buat sensual hingga meninggalkan kan sensasi geli.


"Maksud mu ..,! dari meneruskan keluarga Abraham apa...?.". Anna tak paham kemana arah ucapan dari Suaranya itu.


"Tentu saja Proses membuat Anak Ann...". Melabuhkan sebuah kecupan pada bibir Wanita nya. "Aku ingin di sini tumbuh junior ku...". Tangan sudah menyelundup masuk ke dalam baju, mengusap lembut permukaan kulit perut yang masih rata.

__ADS_1


"Aku mencintaimu mu Ann..."


__ADS_2