My Dear Anna

My Dear Anna
Part 67


__ADS_3

Setalah berganti baju, Anna dan juga Ashlan kembali ke area danau setelah mendapat ijin dari Mommy Nilla.


Saat sampai, tempat itu menjadi ramai, tentu saja itu ulah dari Dad Leo, setelah ke jadian yang menimpa Anna, Semua di jaga ketat untuk anaknya itu.


Dan Matanya menangkap sosok Pria yang ia kenal.."Robert kau ikut juga.." Tanya Anna.


"Tentu saja, jarang jarang bisa bermalam di tempat terbuka dengan Nona Galak ini.." Tangan nya mencolek dagu Evelyn.


Anna tahu jika Robert sangat menyukai Saudarinya itu, namun sang kakak terus saja acuh tak peduli atau masih memendam rasa untuk yang lain.


"Tugas kalian hanya berjaga disini, jika ada yang mencurigakan cepat hubungi aku.." Evelyn memberikan perintah pada anak buahnya.


"Siap Nona.." Samunya tampak mengangguk paham, dan Anna yang melihat Sudah seperti di militer saja.


Malam pun tiba dengan capat, beberapa Tenda berbagai ukuran sudah berdiri dan tepat nya di area tengah sudah ada api unggun yang sudah di nyalakan.


Tampak Anna keluar dari tenda di susul Ashlan dari belakang, Pria itu langsung merangkul Wanita nya. berjalan beriringan menghampiri sepasang manusia yang tengah mengisi perut dan setidak nya 10 pengawal berjaga di setiap sisi untuk keamanan.


"Sosis...". Tawar Evelyn pada sepasang sejoli yang baru ikut bergabung.


"Aku sudah memiliki nya tak perlu kau tawari.." Ashlan lah menjawab.

__ADS_1


"Sosis berurat maksud mu.." Evelyn makin memperjelas saja apa maksud dari ucapan Adik ipar nya itu.


Ashlan tak lagi menanggapi Ia ikut duduk di salah satu kursi yang sudah di siapkan. "Kau ingin makan apa Sayang..." Tawar Ashlan, hidangan yang sudah tersaji yang di masak dengan cara di panggang itu bisa di lihat Ashlan.


"Ayam bakar..." Jawab Anna, tak perlu menunggu lama Ashlan mengambil 2 potong ayam bakar 1 untuk nya dan 1 lagi untuk Istrinya.


"Menyesal Aku ajak mereka, setiap kali di depan mata selalu saja mereka menebarkan keromantisan.." Gerutu Evelyn. Dia jadi merindukan seseorang memanjakan dirinya nya dan semua itu mengarah pada Adam.


",Ada yang iri nie..." Goda Ashlan, Sengaja membuat Wanita itu risih dengan sikap manis nya pada sang Istri.


"Ya Tuhan Ann, kenapa Kau memiliki Suami yang berlebih seperti ini..."


"Ya dengar tuh, jangan terus jual mahal, giliran Robert menyerah dan nyari yang lain nangis kejer kau.. dasar susah move on.". Kesal rasanya melihat Saudari Istrinya itu, tak hanya bar - bar namun menyebalkan dan satu lagi tukang ganggu itu lah alasan utama kenapa ia tak suka dengan Evelyn


"Ya ampun kau ini, siapa pula yang sok jual mahal..."


Anna hanya bisa menghela nafasnya panjang, melihat Suami dan kakaknya nya selalu ada saja yang di perdebatkan.


Sepanjang malam suasana kamping itu menjadi riuh karna perdebatan yang di buat Ashlan dan juga Evelyn, padahal hawa malam itu sangat lah dingin.


"Masuk tenda sana..." Usir Evelyn, menyesal ia mengijinkan Pria itu ikut bergabung niat ingin menenangkan diri dengan berkemah malah terus saja di panas-panasi.

__ADS_1


"Al sudah lah .. kamu sejak tadi berdebat terus dengan Kakak ku, Aku pusing dengar nya All..." kali ini Ann benar - benar kesal. hati nya mendadak menyimpan rasa curiga dan ia merasa gelisah karna itu.


Seorang Pria tampan yang mengaku sebagai Suaminya itu, tampak berbeda saat bersama saudarinya.


"Maaf kan Aku Sayang, itu salah Kakak mu sendiri yang menyebal kan..." Jawab Ashlan, tak mau di salahkan, Kaka ipar nya itu memang sangat menyebalkan.


"Apa kau menyukainya...". Entah kenapa Ia berucap seperti itu.


"Apa yang kamu ucapkan itu..". Ashlan langsung memotong cepat, ia tak mengerti kenapa Istrinya bisa salah paham seperti itu.


Evelyn tak kalah kaget, bagaimana adik nya itu bisa berpikir sejauh itu. " Dengar Ann meskipun kalian terlihat mirip, Sama sekali Aku tak pernah menyukai nya lebih dari dirimu.."


"Oh ya.. Bukan nya Waktu itu kau sampai memeluk ku.." Ucapan nya tak serius dia hanya senang mengganggu pasangan itu yang terus saja mesra di depan nya, sedang kan Dirinya harus menahan sakit, karna Prianya akan menikah.


"Ev sudahlah..." Robert menyela, Gadis nya itu bagai menyiram minyak ke dalam Api..walaupun ia tahu, wanitanya tak serius.


"Itu hanya Aku saja yang keliru waktu itu, percayalah Ann...". Ashlan memandang lekat wajah Wanita yang tampak kecewa.


"Memang nya kapan Kau memeluk Evelyn.." Setahunya Pria itu selalu menempel dan tak pernah meninggalkan nya, kalau bukan urusan ke kamar mandi.


"Itu dulu, saat pertama kali Aku menginjakan Mansion dan saat itu pula pertemuan Aku dengan Evelyn yang ku kira adalah kamu sayang".

__ADS_1


__ADS_2