My Dear Anna

My Dear Anna
Part 44


__ADS_3

Dari arah belakang Rey mengamati kedua Pria yang telah di sibuk menonton Video dewasa, dan yang lebih parah mereka menonton adegan nya sendiri.


"Kalian memang Pro...". Ucap Rey, Kedua Pria itu menoleh bersamaan, keduanya langsung mengeluarkan sorot mata yang tajam.


"Kenapa Kau juga ikut menonton". Ucap Ashlan.


"Kalian memerlukan orang ketiga untuk menganalisis, tak perlu di analisis pun kedua Video sangat lah beda". Rey menjawab nya dengan datar tak memperdulikan tanggapan dari. keduanya.


"Tuan Ashlan apa kau yakin jika Anda adalah Pria pertama untuk nya". Ray berucap sembari menonton tayangan ulang yang kini tengah di putar oleh Adam.


"Tentu saja, coba kau dengarkan, Aku berbicara di Video itu." Ashlan pun mengiyakan.


"Video tertutup selimut, jadi Aku kurang yakin" Setelah mendengar kalimat yang baru ia dengan Rey sangat percaya. "Tapi tunggu, apa ada orang lain yang merekam Aksi kalian".


Video milik Ashlan buka berasal dari kamera CCTV, seperti milik Adam, melainkan ada seseorang yang merekam nya.

__ADS_1


"Tunangan ku yang merekam". Datarnya Ashlan saat menjawab.


Rey dan Adam menggeleng bersamaan, apa Pria ini tak memiliki hati sampai menyuruh tunangan nya merekam Aksi panas nya. "Sungguh terlalu".


"Heiiii... itu tak seperti yang kalian pikirkan, Dia memang tunangan ku tapi Dia mencintai Pria lain, begitupun Istriku.. Aaargh sudah lah, cukup rumit jika harus di ceritakan". Ashlan memberikan ponsel milik Adam, karna ia sudah selesai menonton nya.


Ada rasa nyeri saat wanita yang ia tahu siapa, tengah bercinta dengan orang lain. "Tapi Video ini di ambil 2 tahun yang lalu'. Ashlan melihat tanggal di rincian Video itu.


"Itu memang sudah lama" Adam pun ikut memberikan ponsel milik Ashlan dirinya pun sudah selesai menonton nya, bahkan sampai memutar ulang dia mencari kata - kata yang ucapkan Ashlan.


"Itu terjadi saat Anna menjadi sekertaris baruku, Dan Aku baru tahu jika Dia adalah gelandang yang pernah Aku tabrak, cerita nya sangat rumit untuk di jelaskan". Ashlan menghela nafas nya panjang, saat ini ia sangat merindukan Istrinya.


"Apa....!. Gelandangan..." Rey dan Adam berucap bersamaan tentu saja keduanya sangat terkejut. Seorang Nona Muda dari keluarga Brox menjadi seorang gelandangan.


"Apa kalian tak percaya..." Ashlan menatap keduanya dengan wajah sendu, dia kembali mengingatkan pertemuan nya dengan Anna dulu.

__ADS_1


Gelandangan yang ia tabrak, dan sempat ia jodoh kan dengan Nathan, kini begitu amat ia cintai. "Dimana Kau Anna". Ashlan berbicara sangat lirih.


"Aku sudah menemukan nya". ucap Adam, meskipun belum ada bukti tapi ia merasa sangat yakin. Dan untuk masalah kesamaan Wanita nya dengan Istri Ashlan ia masi belum tau, Akan ia Pastika saat sudah menemukan.


"Benarkah...," Mata nya langsung berbinar bagai mendapat oasis di gurun pasir.


"Ya.. seperti yang Aku bilang, wajah Istrimu memiliki kemiringan yang luar biasa dengan Wanita ku, mungkin saja mereka pun beranggapan sama seperti ku".Jelas Adam.


"Maksudmu....".


"Seperti yang Aku bilang tadi sudah 2 bulan Aku tak bertemu dengan nya, dan itu semua adalah salah ku, hingga berimbas pada proyek kita dan kamu sudah tahu siapa dalang nya...!?".


Ashlan langsung mengangguk paham, ia tahu kemana arah Adam berucap saat ini. "Aku harus kesana". setelah Tau Istrinya berada di sana ia tak akan menggunakan kesempatan itu, meskipun ia tahu nyawa lah yang akan di pertaruhkan.


"Akan ku temani'...

__ADS_1


__ADS_2