
Kendaraan mewah beroda 4 itu itu cukup melesat dengan cepat, tentu karna sang supir merasa sangat khawatir tentang nyawa yang di pertaruhkan di kursi penumpang.
Tak ada percakapan antara Robert dan juga Evelyn meskipun ada banyak hal yang ingin mereka bahas, terutama tentang wanita yang begitu memiliki kemiripan yang luar biasa dengan Evelyn.
Robert langsung turun saat kendaraan sudah sampai di Rumah sakit di susul oleh Evelyn, dan mereka langsung di sambut jajaran staf rumah sakit yang terjaga.
"Selamat kan Wanita ini.." Titah Robert. pihak Rumah sakit yang bertugas langsung sigap, Tubuh Anna pun sudah berpindah ke brangkar, ia langsung di bawa lari ke ruang UGD untuk di tangani.
"Bersihkan dirimu Robert..". Manik Evelyn menangkap banyak noda di semua tempat pakaian yang di kenakan Pria itu.
Robert pun mengangguk mengiyakan, ia langsung ke arah kamar mandi dan membersihkan diri di sana, walaupun hanya sekedar mencuci tangan, tapi yang di perlukan Pria itu adalah mandi meskipun bukan dirinya yang bersimbah darah tapi noda darah yang menempel sangatlah banyak hingga menimbulkan aroma anyir.
Evelyn tak bisa diam, ia tampak gelisah sesekali melihat pintu UGD yang masih belum saja terbuka, padahal baru saja iring iringan Anna memasuki tempat ini.
__ADS_1
Dia tak sabar dan selalu harap-harap cemas, seolah-seolah orang yang sangat berarti ada di dalam sana cukup lama ia berdiam disitu. "Duduklah...".Ucap Pria itu saat melihat Wanitanya terlihat cemas.
"Kenapa mereka lama sekali..". Dalam keadaan duduk pun Dia masih tak bisa tenang, tangan nya terus mengeluarkan keringat dingin.
"Kondisi nya memang parah, dan pasti mereka sedang mengambil tindakan operasi Ev.. Apa kau tau darah yang di keluarkan Wanita itu sangatlah banyak, apa lagi luka lebam di sekujur tubuh Wanita itu..!". Robert pun merasa takut akan hal itu, sesuatu yang buruk akan terjadi, namun di kepala terus mengeluarkan kata Positif.
"Aku yakin Dia pasti selamat.." Tampa sadar Evelyn menggenggam tangan Robert, dan sebuah rangkulan pun tiba- tiba ia dapatkan.
Tepat nya 1 jam mereka menunggu namun tak ada pertanda pintu akan terbuka, dan setelah berlalu 40 menit baru lah Wanita itu tampak berdiri, saat seorang Dokter keluar dari tempat itu.
"Bagaimana keadaan nya...". Evelyn sudah tidak sabar ingin tahu, bagaiman kondisi dari Wanita yang mirip dengan nya. "Apa Dia selamat...!?".Tanya nya lagi.
Dokter itu tampak termenung di tempatnya, pasalnya baru tadi ia menyelamatkan Wanita yang ada di depan nya, dan ia sangat tahu siapa Wanita itu. "Nona Evelyn...!?".
__ADS_1
Evelyn memutar bola mata nya jengah, Bukan nya menjawab Dokter itu malah bertanya balik. "Jawab pertanyaan ku tadi...". Suara Evelyn sampai di buat tinggi, sudah sangat lama di menunggu.
"Maaf Nona..". Dokter itu menunduk dan langsung menjelaskan kondisi pasien yang ia tangani tadi. "Kodisi pasien sangatlah mengkhawatirkan, banyak nya luka lebam terutama di area punggung, untung lah Dia cepat di tangani dan akhirnya bisa selamat..., Tapi...!?" Dokter itu menggantung ucapan nya di akhir kalimat.
Evelyn dan Robert menjadi penasaran. "Jelaskan..!".
"Kami hanya bisa menyelematkan 1 nyawa". ucap Dokter dengan hati - hati.
"Maksud Anda..?."
"Pasien mengalami keguguran, yang baru berusia 4 Minggu, Kondisi nya sangat parah perlu 3 bulan untuk kembali normal".Jelas Dokter.
"Keguguran..." Robert dan Evelyn saling pandang.
__ADS_1