One Night Love Moana

One Night Love Moana
Moana: Kayla


__ADS_3

"Apa aku menakutinya barusan?" Gumam Adam dengan menatap punggung Kayla dari kejauhan.


"Mungkin saja"


...Dreetttt... dreetttt......


Ketika Adam tengah melamun sambil memandang terus punggung Kayla, tiba-tiba ponselnya bergetar karena ada sebuah panggilan masuk dari seseorang.


Dan tidak membutuhkan waktu lama, Adam pun langsung saja menerima panggilan telpon masuk tersebut.


^^^Adam: Ada apa^^^


Unknown 📞: Bawa wanita itu ke mari


^^^Adam: Baiklah^^^


Tut.


"Apa yang akan ia lakukan lagi" Gumam Adam kembali.


...*****...


"Turunkan dan lepaskan aku, mau bawa kemana aku!" Berontak Kayla yang meminta untuk di turunkan dari gendongannya saat ini.


Kayla memberontak karena tidak ingin Adam menggendong tubuhnya selepas tadi dirinya belum lama Adam bentak, ia masih marah kepada Adam. Ia tidak ingin Adam menyentuhnya saat ini makanya ia memberontak.


"Kau diamlah, bukankah kau ingin pergi dari sini?" Tutur Adam dengan datar.


"Ya bawa aku pergi sekarang, aku ingin pulang dan ingin mencari Moana. Ia sahabatku ia pasti sedang membutuhkan aku" Jawab cepat Kayla dengan seketika berhenti memberontak.


"Apa yang akan kau lakukan jika sudah bertemu dengannya?" Tanya Adam.


"Tentu saja membawanya pulang, apa lagi?" Balas Kayla dengan ketus.


"Apa kau yakin bisa membawanya pulang?" Tanya Adam kembali dengan datar sambil menurunkan pelan tubuh Kayla untuk masuk ke dalam mobil.


"Tentu saja"


"Semoga berhasil" Ucap Adam lalu kemudian mulai menutup pintu mobilnya dan berjalan pergi menuju kemudi.

__ADS_1


"Apa maksud perkataannya... mungkinkah tuan Keandra tidak akan melepaskan Moana?" Gumam pelan Kayla.


Mendengar ucapan Adam barusan seketika membuat Kayla berfikir dan diam. Tidak lagi membuka suaranya dan kini mulai melamun, memikirkan Moana? tentu saja.


...Disisi Moana......


"Kau akan terus seperti ini?" Tanya Keandra pada Moana yang kian masih setia terduduk di dekat jendela sambil memeluk erat kedua lututnya.


"Kau tidak akan menyentuh makanan mu? seperti ini... apa kau ingin menyiksa tubuhmu, Moana?" Tutur Keandra dengan kembali bertanya kepada Moana yang masih setia diam membisu tanpa mau mengeluarkan suaranya kembali.


"Huuuuffff"


"Aku akan menuruti permintaan mu asalkan kau mau makan, Moana" Ucap Keandra yang kian tengah membujuk Moana.


Masih sama tidak ada respon apapun dari Moana, bahkan bergerak sedikitpun Moana tidak. Ia lebih memilih untuk tidak memperdulikan sekitarnya, sedangkan Keandra. Ia harus bisa lebih menahan dirinya untuk tidak melakukan apapun kembali yang membuat Moana tidak menyukainya.


Keandra hanya bisa berusaha untuk bisa mengajak Moana kembali beraktifitas, seperti mengisi perutnya saat ini. Karena sedari tadi Moana masih belum mau mengisi perutnya dan bahkan untuk minum saja tidak.


"Moana"


Satu panggilan sebuah nama dari Keandra untuk Moana, tidak ada jawaban dari sang pemilik nama tersebut. Lalu kemudian panggilan kedua pun juga tidak ada respons dari Moana.


"Moana"


"Tatap mataku, Moana" Pinta Keandra pada Moana.


"Moana!"


"Tatap mataku" Pinta Keandra kembali, dan Moana pun kian menatap mata milik Keandra tapi itu hanya sebentar. Setelah itu iapun membuang kembali arah pandangan'nya ke arah lain.


"Kayla akan kemari" Ucap Keandra datar.


Mendengar nama Kayla, seketika Moana pun menatap wajah Keandra dalam.


"Kau tidak berbohong?" Tanya Moana lirih.


"Aku tidak berbohong, jika kau mau makan. Maka aku akan mempertemukan mu dengannya, tapi jika kau tidak ingin makan. Maka aku akan menyuruh seseorang untuk membawanya kembali pergi" Ujar Keandra dengan pergi berjalan menuju meja yang ada di dalam kamarnya dan mulai membawa makanan yang berada di meja tersebut kepada Moana.


Dengan menyodorkan makanan tersebut secara perlahan, Moana pun dengan perlahan pula menerima makanan tersebut. Kali ini, Moana menurut karena ia benar-benar ingin menemui Kayla. Jika kali ini ia tidak menurut maka ka pasti tidak dapat bertemu Kayla.

__ADS_1


Oleh sebab itu, Moana kali ini menurut dan mulai mengambil makanan yang memang untuknya sejak awal berada di meja kamar Keandra.


'Kayla' Batin Moana.


Melihat Moana sudah mau mengisi perutnya, kini Keandra mulai tersenyum manis melihat Moana. Keandra sempat ingin marah kepada Moana karena tidak mau menurutinya, tapi ia teringat akan sesuatu.


Jika ia kembali menyakiti Moana dengan ego dan keras kepalanya, pasti Moana akan lebih memberontak dan tidak ingin bersamanya. Bisa juga Moana pasti akan ketakutan kembali akan dirinya itu, jadi ia lebih memilih untuk membujuk Moana saja kali ini dan tidak gegabah akan tindakannya seperti sebelumnya.


...*****...


"Apa ini mansion tuan Keandra?" Tanya Kayla pada Adam.


"Hmmmm"


"Aku ingin cepat-cepat bertemu Moana, ia pasti sedang membutuhkan aku!" Ujar Kayla dengan cepat berusaha untuk keluar dari dalam mobil, tapi pergerakannya tiba-tiba terhalang oleh Adam yang secara sengaja.


"Lepas, aku ingin pergi menyusul sahabatku" Pinta Kayla pada Adam yang tengah memegang tangannya.


"Apa kau yakin tanpaku kau akan bisa masuk kedalam dengan mudah?" Tanya Adam pada Kayla dengan menatap lekat wajah Kayla saat ini.


"Itu..."


Kayla yang mendengar perkataan dari Adam pun seketika berhenti memberontak, dan Adam langsung saja keluar dari mobilnya lalu membuka kan pintu mobil Kayla untuk Kayla segera keluar.


Dengan patuh, Kayla pun menurut dan pergi beriringan dengan Adam. Sebelum benar-benar masuk ke dalam mansion milik Keandra yaitu mansion Galaxy. Adam terlebih dahulu membisikkan sesuatu kepada Kayla hingga membuat Kayla mengangguk patuh.


"Patuhlah jika kau memang benar-benar ingin bertemu dengan sahabatmu, kau mengerti?" Bisik Adam dengan bertanya di telinga milik Kayla.


"Aku mengerti, asalkan aku memang benar-benar akan bertemu dengan Moana" Jawab Kayla dengan patuh.


"Moana saat ini sedang di dalam kamar Keandra, kau tidak boleh gegabah ketika sudah masuk ke dalam. Dan jika kau berhadapan dengan Keandra sebaiknya jangan memberontak atau kau akan di kirimkan kembali ke tempat tadi, mansion tengah hutan" Ujar Adam.


"Mengapa harus ke mansion hutan itu? mengapa tidak langsung memulangkan aku ke tempat dimana aku tinggal" Tanya Kayla.


"Karena jika kau di kembalikan ke tempat asalmu, kau pasti akan memikirkan cara untuk membawa Moana pergi kembali bersamamu. Seperti sebelumnya, atau bisa juga kau akan meminta bantuan pada seseorang untuk membawa Moana kembali" Jelas Adam.


"Cihhh, pemikiran kalian terlalu sempit" Sinis Kayla.


"....."

__ADS_1


"Seharusnya kalian tidak berfikir seperti itu, lagian. Jika Moana bisa keluar dari cengkraman tuan Keandra bukankah itu mustahil? mustahil untuk tuan Keandra tidak mendapatkan Moana kembali. Karena aku yakin anak buahnya akan berpencar dan mencari Moana dimana pun. Ditambah aku dan Moana hanya orang biasa yang tak memiliki kekuasaan, sudah pasti akan lebih mudah untuk tuan Keandra menangkap kami kembali" Terang Kayla dengan menatap sinis wajah Adam.


"Hanya Keandra yang tau"


__ADS_2