
"ADA APA DENGANMU HA!!" Bentak Varel pada Adam dengan keras. Ya Varel Malik Bagaskara yang tak lain adalah ayah dari Adam Malik Bagaskara.
Kalau kalian bingung mengapa di part sebelumnya nama ibu Adam adalah Andrea Bagaskara dan di part ini jadi Kinan Bagaskara. Jawabnya sudah jelas, bahwa Andrea ibu kandung Adam sedangkan Kinan ibu sambung Adam yang baru. 2 tahun sebelumnya ibu kandung Adam dinyatakan hilang dan sampai saat ini belum diketahui dimana keberadaan tapi banyak yang mengatakan bahwa Andrea ibu kandung Adam telah tiada akibat kecelakaan mobil saat itu dimana Varel dan Andrea habis pulang dari negara L. Apa saat ingin menemui Adam ketika habis kecelakaan saat itu? Jawabnya iya benar! Dan sampai saat ini Andrea belum ditemukan.
Kecelakaan saat itu memang mengakibatkan Varel dan Andrea terlempar jauh, karena keduanya melompat dari dalam mobil yang akan meledak. Varel sempat koma selama 1 minggu sedangkan Andrea tidak diketahui dan dinyatakan tidak sempat melompat keluar jadi kata lainnya meninggal karena ikut meledak di dalam mobil yang terbakar sampai tak sersisa. Masalah Kinan selepas 1 tahun Andrea belum juga ditemukan Varel menikah lagi itulah sebabnya Kinan menjadi ibu sambung Adam.
Tidak tau apakah Varel mencintai Kinan atau tidak tapi yang jelas Adam sangat membenci sosok ibu sambungnya itu, dan ia tidak pernah ingin ikut campur apapun masalah keluarga nya itu. Terlebih lagi ia diam dan tidak membantu Kayla itu salah! Karena sebenarnya selama ini Adam selalu membela Kayla di belakang Kayla tanpa sepengetahuan siapapun.
"Tanyakan pada istri gila mu ini apa yang ia lakukan terhadap kekasihku! Jika ia berbohong maka aku akan melemparkan pisau ini pada mulutnya" Ancam Adam dengan marah menatap wajah Kinan yang ketakutan.
"S--sayang ak--aku tidak melakukan ap-apapun, ak--aku tidak tau apa yang dimaksud putra kita" Takut Kinan dengan berlari meminta pertolongan pada Varel.
"Apa yang kau lakukan pada calon menantuku Kinan!" Geram Varel dengan bertanya sambil menarik pergelangan tangan Kinan yang berada dibelakangnya itu untuk kedepan.
"Ak--aku tidak melakukan ap-apapun seperti yang dikatakan Adam" Bohong Kinan.
"BOHONG!" Bantah Adam dengan keras.
"Diam Adam! Kendalikan dirimu" Pinta Varel dengan tegas.
"Katakan dengan jujur Kinan" Pinta Varel kembali.
"Ak--aku... Ak--aku aku hany--a"
"Hanya apa ha?! Mulutmu itu akan bisu atau apa sampai-sampai tidak becus dalam menyebut kata saja. Kau hanya perlu jujur dan berkata bahwa kau telah melakukan tindakan kriminal pada kekasih ku. Dengan berniat membunuhnya dengan cara menyuruh seseorang untuk menabrak kekasihku dan membayar seluruh stok donor darah ke setiap rumah sakit agar kekasihku mati. Memberikan racun dan menyuruh seorang pembunuh bayaran untuk melukainya" Timpal Adam dengan menggebu-gebu.
__ADS_1
Varel yang mendengar penjelasan dan pengakuan dari putra semata wayangnya itu pun terkejut dan membulatkan kedua matanya seakan tak percaya dengan apa yang ia dengar, karena selama ini ia terlalu sibuk dan tidak tau menahu apa yang telah terjadi. Varel itu menyukai Kayla! Ia mengingatkan Kayla untuk menjadi pasangan putranya, bahkan Kayla juga disukai oleh Andrea pada saat itu sebelum kecelakaan menimpanya. Keduanya merestui hubungan Adam dan Kayla tapi Kinan jelas tidak, karena pikirannya jika Kayla berhasil masuk ke dalam keluarga Bagaskara maka aset keluarga Bagaskara akan jatuh pada calon penerus dari keduanya.
Maka lebih baik biarkan dia yang memilih wanita polos tak tahu menahu untuk dijadikan istri Adam, dengan kata lain sebagai domba hitam nya. Wanita yang polos tentu tidak akan mengerti soal harta, tapi Kayla wanita yang pintar dan mengerti soal aset dan yang lainnya. Tentunya ia takut nanti harta dari keluarga Bagaskara akan jatuh ke tangan Kayla.
"KINAN!"
"APA ITU BENAR?! KAU MERENCANAKAN SEMUA ITU. KATAKAN PADAKU BENAR ATAU TIDAK" Marah Varel.
"Bohong! Ak--aku sungguh tak melakukan itu" Elak Kinan.
PLAKKKK
Tanpa tak terduga Adam melayangkan satu tamparan keras pada pipi milik Kinan tersebut, hal itu mengejutkan Varel dan Kinan sendiri tentunya. Tak disangka Adam berani menampar ibu sambungnya itu tepat dihadapan ayah kandungnya itu.
"Arghh!"
"Aku muak dengan wajah sok polosnya itu padahal aslinya manipulatif, aku benci dia. Jika bukan karena kau aku tak akan pernah membiarkannya hidup lagi, aku bersumpah bila ia melakukan sesuatu pada kekasihku lagi maka aku sendiri akan menghabisinya di hadapan mu" Geram Adam pada Kinan.
"Awss! Hikssss... Mengapa kau menampar ibumu, apa salah ku? Aku hanya ingin yang terbaik untukmu. Wanita itu tidak baik untukmu, maka dari itu aku ingin menyingki--"
PLAKKKK
"DIAM KAU *****! KAU INI PELAKOR TAK TAHU DI UNTUNG DAN TAK TAHU MALU. SEBAIKNYA KAU TUTUP MULUT BERBISA MU INI SEBELUM AKU BENAR-BENAR MEROBEKNYA" Teriak Adam dengan penuh kemarahan.
Ia tidak suka bila kekasihnya di katakan tak pantas atau tak baik untuknya, padahal baginya Kayla lah wanita yang layak bersanding dengannya. Tidak ada yang lain! Karena cintanya hanya akan untuk wanitanya itu yaitu Kayla.
__ADS_1
"ADAM PAPAH BILANG KENDALIKAN DIRIMU!" Teriak marah Varel karena perkataannya tak di dengarkan oleh putranya itu.
"Aku tak akan bisa mengendalikan diriku jika itu menyangkut kekasih ku! Kekasih ku adalah segalanya bagiku. Karena wanita ****** ini kekasihku harus merasakan luka pada setiap tubuhnya terutama hatinya, dan karena ****** itu juga aku yang kau anggap putramu ini harus merasakan kehilangan wanita yang ia cintai" Ucap Adam dengan menatap dalam manik mata Varel.
"Kau tau bukan seberapa sakitnya kehilangan seseorang yang kau cintai?! Kau bahkan saat itu juga hampir tidak waras karena kehilangan mama ku. Benar bukan? Tapi itu tak berselang lama, karena kau sepertinya setelah sadar langsung menjadi pria lain dimana kau sepertinya bukan papah ku yang aku kenal. Kau bagaikan orang lain, tanpa persetujuan dariku bahkan kau menikah dengan wanita ular seperti ini. Sungguh aku jijik dan muak dengan kalian berdua" Ungkap Adam dengan mengatakan isi hatinya yang selama ini ia tahan untuk tak berbicara.
"Adam jika kau menyimpulkan sesuatu dari sudut pandang sebelah mata saja maka kau sampai kapan pun tak akan mengerti, jika memang kau tidak menginginkan Kinan sebagai ibu pengganti untukmu maka aku sebagai Papah mu akan menyetujui permintaan mu" Balas Varel.
"Mas apa yang kau katakan!" Panik Kinan dengan menatap wajah sang suami.
"Apa kau akan menuruti permintaan ku seperti dulu? Benarkah, bagaimana jika aku memintamu untuk menceraikan wanita ular ini? kau akan setuju atau tidak" Tanya Adam dengan menatap remeh wajah sang Papah.
"....." Varel terdiam cukup lama, tapi kemudian ia menatap wajah Kinan.
"Kau tidak akan mendengarkan putramu bukan? Mas ingatlah aku istrimu, kau menikahiku karena kau mencintaiku kan?" Kata Kinan dengan memegang kedua tangan Varel.
"Kau membisu? Kenapa, apa kau tidak berniat untuk mencerai--"
"Kau bukan istriku lagi mulai hari ini! talak 3 aku jatuhkan padamu Kinan. Marga Bagaskara aku lepas dari namamu dan aku kembalikan marga aslimu Kinan Renta" Ucap Varel dengan tegas.
Jlebbb
Bagai sebuah mimpi yang selama ini ia takutkan akhirnya terjadi, dimana ia benar-benar telah dijatuhkan talak 3 oleh sang suami. Dimana semua usahanya selama 3 tahun terakhir ini sia-sia bagaimana angin kentut berlalu, tubuhnya lemas ia tak mampu untuk berdiri kembali menyeimbangi berat tubuhnya. Air matanya pun lolos begitu saja dari kedua matanya dan pandangan pun menjadi kosong, syok! Ia tidak percaya ini.
"Adam kau putraku satu-satunya, aku sebagai Papah mu meminta maaf karena telah berhasil menghancurkan kepercayaan mu. Tapi yang jelas Papah tidak mencintai Kinan, selama ini Papah juga sibuk dengan dunia luar karena Papah mengingatkan sesuatu. Sampai pada akhirnya Papah tau maka Papah akan membuangnya lagi" Terang Varel yang tak dimengerti oleh Adam saat ini.
__ADS_1
"Sebenarnya apa semua ini!" Batin Adam.